Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH KETEBALAN MULSA ORGANIK KI RINYUH (Chromolaena odorata) TERHADAP PRODUKSI BAHAN SEGAR, BAHAN KERING, DAN BAHAN ORGANIK RUMPUT MULATO (Brachiaria hybrid cv. Mulato)
View through CrossRef
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) terhadap produksi bahan segar, bahan kering, dan bahan organik rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, total 16unit percobaan. Perlakuan tersebut adalah: M0 (tanpa mulsa), M1 (ketebalan 1cm/0.6525m2), M3 (ketebalan 3cm/0.5625m2), M5 (ketebalan 5cm/0.5625m2). Variabel yang diteliti adalah produksi bahan segar, bahan kering, dan bahan organik. Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi bahan segar tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap produksi bahan kering dan bahan organik. Hasil uji lanjut Duncan pada produksi bahan segar menunjukkan bahwa antara perlakuan M0:M1;M3:M5 memiliki perbedaan yang nyata. Kesimpulan bahwa penambahan mulsa Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) dengan ketebalan 3cm mampu memberikan produksi bahan segar (115,18 gram) dan bahan kering (23,09 gram) serta bahan organik (20,16 gram) tertinggi pada rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato.
Universitas Islam Malang
Title: PENGARUH KETEBALAN MULSA ORGANIK KI RINYUH (Chromolaena odorata) TERHADAP PRODUKSI BAHAN SEGAR, BAHAN KERING, DAN BAHAN ORGANIK RUMPUT MULATO (Brachiaria hybrid cv. Mulato)
Description:
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) terhadap produksi bahan segar, bahan kering, dan bahan organik rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv.
Mulato).
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, total 16unit percobaan.
Perlakuan tersebut adalah: M0 (tanpa mulsa), M1 (ketebalan 1cm/0.
6525m2), M3 (ketebalan 3cm/0.
5625m2), M5 (ketebalan 5cm/0.
5625m2).
Variabel yang diteliti adalah produksi bahan segar, bahan kering, dan bahan organik.
Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan.
Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi bahan segar tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap produksi bahan kering dan bahan organik.
Hasil uji lanjut Duncan pada produksi bahan segar menunjukkan bahwa antara perlakuan M0:M1;M3:M5 memiliki perbedaan yang nyata.
Kesimpulan bahwa penambahan mulsa Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) dengan ketebalan 3cm mampu memberikan produksi bahan segar (115,18 gram) dan bahan kering (23,09 gram) serta bahan organik (20,16 gram) tertinggi pada rumput Brachiaria hybrid cv.
Mulato.
Related Results
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) terhadap Produksi Bahan Kering dan Bahan Organik Brachiria Hybrid cv. Mulato Panen Ketiga
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) terhadap Produksi Bahan Kering dan Bahan Organik Brachiria Hybrid cv. Mulato Panen Ketiga
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Terpadu Lahan Kering Kepulauan, Universitas Nusa Cendana. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini ialah untuk mengetahui pangaruh ket...
Pengaruh Ketebalan MulsaOrganik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) TerhadapKandungan NDF Dan ADF Serta KecernaanIn Vitro Bahan Kering dan Bahan OrganikRumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) Panen Ke-3
Pengaruh Ketebalan MulsaOrganik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) TerhadapKandungan NDF Dan ADF Serta KecernaanIn Vitro Bahan Kering dan Bahan OrganikRumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) Panen Ke-3
Selain menentukan kecernaan in vitro bahan kering (KcBK) dan bahan organik (KcBO) dari rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) yang dipanen untuk ketiga kalinya, penelitian in...
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap Pertumbuhan Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato)
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap Pertumbuhan Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato)
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap pertumbuhan rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Materi yang digu...
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena Odorata) terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Brachiaria Hybrid Cv. Mulato Panen Ke-3
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena Odorata) terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Brachiaria Hybrid Cv. Mulato Panen Ke-3
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organic kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK) dan kandungan ...
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato)
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Ki Rinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato)
Studi ini untuk melihat apakah ketebalan mulsa organik kirinyuh berdampak pada kadar protein kasar (PK), serat kasar (SK), dan lemak kasar (LK) rumput mulato. Metode eksperimental ...
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
Pemotongan rumput merupakan suatu aktivitas yang penting dalam pemeliharaan rumput. Hal itu bertujuan agar hamparan rumput menjadi rapat dan merata. Oleh karena itulah ada baiknya ...
Analisis Pertumbuhan Tanaman Kedelai Pada Berbagai Jenis dan Dosis Mulsa Organik Gulma Kirinyuh dan Nimba
Analisis Pertumbuhan Tanaman Kedelai Pada Berbagai Jenis dan Dosis Mulsa Organik Gulma Kirinyuh dan Nimba
Abstrak. Penggunaan mulsa dapat mengurangi persaingan antara gulma dan tanaman utama dalam memperoleh air, unsur hara dan cahaya serta menjaga kelembaban dari evaporasi. Dengan ada...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...

