Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena Odorata) terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Brachiaria Hybrid Cv. Mulato Panen Ke-3

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organic kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK) dan kandungan mineral kalsium (Ca) rumput Mulato(Brachiaria hybrid cv. Mulato) panen ke-3. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu: R0= tanpa mulsa (perlakuan Kontrol), 2) R1= ketebalan mulsa 1 cm (60 gr/polybag), 3) R2= ketebalan mulsa 3 cm (180 gr/polybag), 4) R3= ketebalan mulsa 5 cm (300 gr/polybag) dan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 16 unit percobaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Analisis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein kasar (%) R0: 6,72, R1: 7,74, R2: 7,75, R3: 8,52, Serat Kasar (%) R0: 40,69, R1: 40,76, R2: 40,96, R3: 41,11 dan Mineral Kalsium (%) R0: 0,88, R1: 0,92, R2: 0,88, R3: 0,86. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK) dan mineral kalsium (Ca) rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) panen ke-3 pada setiap perlakuan memberikan pengaruh  yang tidak nyata (P>0,05). Dapat disimpulakn dari penelitian ini bahwa pemberian mulsa organik kirinyuh (Chromolaena odorata) hingga sebanyak 300gr per polybag belum mampu memberikan pengaruh terhadap kandungan protein kasar, serat kasar dan mineral kalsium rumput Brachiariahibrid cv.Mulato pada panen ketiga
Title: Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena Odorata) terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Brachiaria Hybrid Cv. Mulato Panen Ke-3
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organic kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK) dan kandungan mineral kalsium (Ca) rumput Mulato(Brachiaria hybrid cv.
Mulato) panen ke-3.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu: R0= tanpa mulsa (perlakuan Kontrol), 2) R1= ketebalan mulsa 1 cm (60 gr/polybag), 3) R2= ketebalan mulsa 3 cm (180 gr/polybag), 4) R3= ketebalan mulsa 5 cm (300 gr/polybag) dan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 16 unit percobaan.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan Analisis Of Variance (ANOVA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein kasar (%) R0: 6,72, R1: 7,74, R2: 7,75, R3: 8,52, Serat Kasar (%) R0: 40,69, R1: 40,76, R2: 40,96, R3: 41,11 dan Mineral Kalsium (%) R0: 0,88, R1: 0,92, R2: 0,88, R3: 0,86.
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK) dan mineral kalsium (Ca) rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv.
Mulato) panen ke-3 pada setiap perlakuan memberikan pengaruh  yang tidak nyata (P>0,05).
Dapat disimpulakn dari penelitian ini bahwa pemberian mulsa organik kirinyuh (Chromolaena odorata) hingga sebanyak 300gr per polybag belum mampu memberikan pengaruh terhadap kandungan protein kasar, serat kasar dan mineral kalsium rumput Brachiariahibrid cv.
Mulato pada panen ketiga.

Related Results

Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap Pertumbuhan Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato)
Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap Pertumbuhan Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato)
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap pertumbuhan rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Materi yang digu...

Back to Top