Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA KEPUASAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA BEKERJA SAMA DENGAN BPJS KESEHATAN

View through CrossRef
Abstrak: Analisis Kepuasan Rumah Sakit Di Indonesia Bekerja Sama Dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Data BPJS Kesehatan menyebutkan bahwa setiap tahunnya peserta JKN mengalami peningkatan. Peningkatan ini, perlu diiringi dengan penambahan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, fasilitas kesehatan terutama rumah sakit tidak serta merta mengalami peningkatan bahkan masih mengalami penurunan dalam menjalin mitra dengan BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan rumah sakit di Indonesia bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Penelitian mengunakan data sekunder dari Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes) tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Adapun sampel penelitian adalah seluruh rumah sakit di Indonesia yang ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan, dan rumah sakit lainnya dilakukan sampling dengan menggunakan perhitungan besar sampel. Maka sampel terpilih sebanyak 456 rumah sakit. Kerangka teori penelitian dibuat berdasarkan teori kepuasan service quality (SERVQUAL) meliputi lima dimensi: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Hasil penelitian mendapatkan 80,7% rumah sakit puas bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dari 19 indikator, hasil analisis bivariat seluruh indikator berpengaruh terhadap kepuasan rumah sakit dalam bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sedangkan indikator yang berpengaruh dalam analisis multivariat adalah beban kerja akibat pelayanan JKN sepadan dengan imbalan yang diterima oleh rumah sakit, BPJS Kesehatan mendukung peningkatan kinerja RS dalam pelaksanaan JKN, BPJS Kesehatan bersifat responsif terhadap keluhan ataupun masukan, aturan yang dibuat oleh BPJS Kesehatan tentang pembiayaan JKN dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan. Maka dimensi yang berpengaruh terhadap kepuasan rumah sakit bekerja sama dengan BPJS Kesehatan adalah reliability, responsiveness, dan emphaty.
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: ANALISA KEPUASAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA BEKERJA SAMA DENGAN BPJS KESEHATAN
Description:
Abstrak: Analisis Kepuasan Rumah Sakit Di Indonesia Bekerja Sama Dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Data BPJS Kesehatan menyebutkan bahwa setiap tahunnya peserta JKN mengalami peningkatan.
Peningkatan ini, perlu diiringi dengan penambahan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Namun, fasilitas kesehatan terutama rumah sakit tidak serta merta mengalami peningkatan bahkan masih mengalami penurunan dalam menjalin mitra dengan BPJS Kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan rumah sakit di Indonesia bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Penelitian mengunakan data sekunder dari Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes) tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional study.
Adapun sampel penelitian adalah seluruh rumah sakit di Indonesia yang ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan, dan rumah sakit lainnya dilakukan sampling dengan menggunakan perhitungan besar sampel.
Maka sampel terpilih sebanyak 456 rumah sakit.
Kerangka teori penelitian dibuat berdasarkan teori kepuasan service quality (SERVQUAL) meliputi lima dimensi: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty.
Hasil penelitian mendapatkan 80,7% rumah sakit puas bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Dari 19 indikator, hasil analisis bivariat seluruh indikator berpengaruh terhadap kepuasan rumah sakit dalam bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Sedangkan indikator yang berpengaruh dalam analisis multivariat adalah beban kerja akibat pelayanan JKN sepadan dengan imbalan yang diterima oleh rumah sakit, BPJS Kesehatan mendukung peningkatan kinerja RS dalam pelaksanaan JKN, BPJS Kesehatan bersifat responsif terhadap keluhan ataupun masukan, aturan yang dibuat oleh BPJS Kesehatan tentang pembiayaan JKN dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan.
Maka dimensi yang berpengaruh terhadap kepuasan rumah sakit bekerja sama dengan BPJS Kesehatan adalah reliability, responsiveness, dan emphaty.

Related Results

Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Abstract The limited financial capacity of BPJS Health is one of the problems faced by the National Health Insurance (JKN) program. As an effort to answer this problem, BPJS ...
Gambaran Kepesertaan, Pemanfaatan, dan Harapan untuk BPJS Kesehatan di Kalangan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Gambaran Kepesertaan, Pemanfaatan, dan Harapan untuk BPJS Kesehatan di Kalangan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Abstract. The improvement of the quality of public services at the Social Security Organizing Agency (BPJS) for Health in Indonesia is crucial to enhance satisfaction among the pub...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top