Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STRATEGI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN DI KOTA CIREBON

View through CrossRef
Penelitian ini mendeskripsikan tentang strategi pelestarian cagar budaya terhadap keputusan berkunjung kembali wisatawan di Kota Cirebon. Pelestarian dilakukan agar masyarakat ikut serta dalam menjaga kelestarian cagar budaya yang ada. Strategi pelestarian tidak hanya berorientasi masa lampau, namun pelestarian terhadap keputusan berkunjung harus dilakukan dengan visi yang berwawasan dan diperuntukkan bagi kepentingan ke masa kini dan masa depan. Adapun hasil dari strategi pelestarian dan perlindungan ini agar dapat berguna bagi masyarakat harus dengan memperhatikan dan menjaga unsur-unsur penting, yaitu : integritas, keaslian, dan kemanfaatan baik untuk ilmu pengetahuan, sejarah, agama, jati diri, kebudayaan, maupun ekonomi melalui pelestarian cagar budaya yang keuntungannya dapat dirasakan oleh generasi saat ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Strategi Pelestarian Cagar Budaya sebagai Variabel (X) berada pada katagori Baik dan Keputusan Berkunjung kembali wisatawan sebagai Variabel (Y) berada pada katagori Baik. Hal ini dinyatakan bahwa Strategi Pelestarian Cagar Budaya berpengaruh terhadap Keputusan Berkunjung kembali wisatawan karena kedua Variabel tersebut dinyatakan Baik. Maka hipotesis yang penulis ajukan dapat teruji kebenarannya bahwa pelestarian cagar budaya didasarkan dimensi strategi dari Keban maka keputusan berkunjung kembali wisatawan aan meningkat. Kesimpulannya ada hubungan antara Strategi Pelestarian dengan Keputusan Berkunjung kembali para wisatawan ke cagar budaya di Kota Cirebon.  
Title: STRATEGI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN DI KOTA CIREBON
Description:
Penelitian ini mendeskripsikan tentang strategi pelestarian cagar budaya terhadap keputusan berkunjung kembali wisatawan di Kota Cirebon.
Pelestarian dilakukan agar masyarakat ikut serta dalam menjaga kelestarian cagar budaya yang ada.
Strategi pelestarian tidak hanya berorientasi masa lampau, namun pelestarian terhadap keputusan berkunjung harus dilakukan dengan visi yang berwawasan dan diperuntukkan bagi kepentingan ke masa kini dan masa depan.
Adapun hasil dari strategi pelestarian dan perlindungan ini agar dapat berguna bagi masyarakat harus dengan memperhatikan dan menjaga unsur-unsur penting, yaitu : integritas, keaslian, dan kemanfaatan baik untuk ilmu pengetahuan, sejarah, agama, jati diri, kebudayaan, maupun ekonomi melalui pelestarian cagar budaya yang keuntungannya dapat dirasakan oleh generasi saat ini.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, Strategi Pelestarian Cagar Budaya sebagai Variabel (X) berada pada katagori Baik dan Keputusan Berkunjung kembali wisatawan sebagai Variabel (Y) berada pada katagori Baik.
Hal ini dinyatakan bahwa Strategi Pelestarian Cagar Budaya berpengaruh terhadap Keputusan Berkunjung kembali wisatawan karena kedua Variabel tersebut dinyatakan Baik.
Maka hipotesis yang penulis ajukan dapat teruji kebenarannya bahwa pelestarian cagar budaya didasarkan dimensi strategi dari Keban maka keputusan berkunjung kembali wisatawan aan meningkat.
Kesimpulannya ada hubungan antara Strategi Pelestarian dengan Keputusan Berkunjung kembali para wisatawan ke cagar budaya di Kota Cirebon.
 .

Related Results

STRATEGI PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA MELALUI DIGITALISASI
STRATEGI PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA MELALUI DIGITALISASI
Perkembangan teknologi digital dewasa ini dapat dimanfaatkan dalam upaya pelestarian cagar budaya dengan melalui digitalisasi. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep digital...
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Keanekaragaman cagar budaya Indonesia dapat mencerminkan kekayaan sekaligus identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, cagar budaya Indonesia jumlahnya belum diketahui secara past...
Analisis Keterikatan Emosi dan Hubungan Liniasi para Pemangku Kepentingan dalam Pelestarian Cagar Budaya Keraton di Kota Cirebon
Analisis Keterikatan Emosi dan Hubungan Liniasi para Pemangku Kepentingan dalam Pelestarian Cagar Budaya Keraton di Kota Cirebon
Abstract. Social cohesion is the ability of groups to unite which is formed by cohesiveness through emotional attachment and linear relationships. The current phenomenon of globali...
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Wisatawan Berkunjung Ke Desa Wisata Kandri Semarang Jawa Tengah
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Wisatawan Berkunjung Ke Desa Wisata Kandri Semarang Jawa Tengah
Terdapat beberapa Faktor yang mempengaruhi keputusan berkunjung. Dalam penelitian ini dibatasi pada Produk, Harga, Tempat dan Promosi terhadap keputusan berkunjung karena keputusan...
Menjadi Modern Tanpa Kehilangan Identitas: Problematika Pelestarian Cagar Budaya di Wilayah Sulawesi Tenggara
Menjadi Modern Tanpa Kehilangan Identitas: Problematika Pelestarian Cagar Budaya di Wilayah Sulawesi Tenggara
Modernisasi menjadi hal yang sulit dihindari suatu bangsa yang tergolong sedang berkembang, terlebih Indonesia yang masyarakatnya sangat terbuka. Semangat modernisasi cenderung dit...
UPAYA PELESTARIAN RUMAH SEJARAH DALEM NOTONEGORO SEBAGAI CAGAR BUDAYA OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG
UPAYA PELESTARIAN RUMAH SEJARAH DALEM NOTONEGORO SEBAGAI CAGAR BUDAYA OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG
Dalem Notonegoro merupakan bekas Rumah Bupati Notonegoro salah satu Bupati Pemalang yang saat ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya dengan dibuktikan adanya SK penetap...

Back to Top