Javascript must be enabled to continue!
Kitab Ahl Menurut Al-Shahrastani dalam bukunya al-Mila wa al-Nihal
View through CrossRef
Al-Syahrastani (wafat 548 H/1153 M) adalah seorang sejarawan dan filsuf yang memiliki latar belakang keagamaan yang kuat yang mempengaruhi agama dan heresiografer. Dia adalah salah satu pelopor dalam mengembangkan pendekatan ilmiah untuk mempelajari agama. Kitab Al-Milal wa An-Nihal (Kitab Sekte dan Kepercayaan), adalah mahakarya monumental Syahrastani, menyajikan sudut pandang doktrinal dari semua agama dan filsafat yang ada sampai masanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang digunakan oleh Al-Syahrastani dalam menggambarkan Ahlul Kitab dalam kitab Al-Milal wa An-Nihal-nya, serta pandangannya tentang Ahlul Kitab. Melalui analisis tekstual dan metode deskriptif, penelitian ini memberikan penjelasan tentang metode Al-Syahrastani dan pandangannya tentang Ahlul Kitab dalam kitab Al-Milal wa An-Nihal-nya. Penelitian menemukan bahwa Ahlul Kitab menurut Al-Syahrastani dalam kitab Al-Milal wa Al-Nihal-nya, Ahlul Kitab memiliki dua kriteria; pertama, kitab suci Muhaqqaq (yang benar-benar diturunkan oleh Allah dan masih berupa kitab suci yang masih digunakan sampai sekarang), kedua, Ahlul Kitab menerima Firman Allah dalam bentuk tulisan atau bacaan, sehingga mereka disebut Ahlul Kitab (kaum yang mampu memahami wahyu melalui baca tulis). Dari kriteria tersebut, Al-Syahrastani hanya menyebut Yahudi dan Nasrani sebagai Ahlul Kitab yang sebenarnya.
Title: Kitab Ahl Menurut Al-Shahrastani dalam bukunya al-Mila wa al-Nihal
Description:
Al-Syahrastani (wafat 548 H/1153 M) adalah seorang sejarawan dan filsuf yang memiliki latar belakang keagamaan yang kuat yang mempengaruhi agama dan heresiografer.
Dia adalah salah satu pelopor dalam mengembangkan pendekatan ilmiah untuk mempelajari agama.
Kitab Al-Milal wa An-Nihal (Kitab Sekte dan Kepercayaan), adalah mahakarya monumental Syahrastani, menyajikan sudut pandang doktrinal dari semua agama dan filsafat yang ada sampai masanya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang digunakan oleh Al-Syahrastani dalam menggambarkan Ahlul Kitab dalam kitab Al-Milal wa An-Nihal-nya, serta pandangannya tentang Ahlul Kitab.
Melalui analisis tekstual dan metode deskriptif, penelitian ini memberikan penjelasan tentang metode Al-Syahrastani dan pandangannya tentang Ahlul Kitab dalam kitab Al-Milal wa An-Nihal-nya.
Penelitian menemukan bahwa Ahlul Kitab menurut Al-Syahrastani dalam kitab Al-Milal wa Al-Nihal-nya, Ahlul Kitab memiliki dua kriteria; pertama, kitab suci Muhaqqaq (yang benar-benar diturunkan oleh Allah dan masih berupa kitab suci yang masih digunakan sampai sekarang), kedua, Ahlul Kitab menerima Firman Allah dalam bentuk tulisan atau bacaan, sehingga mereka disebut Ahlul Kitab (kaum yang mampu memahami wahyu melalui baca tulis).
Dari kriteria tersebut, Al-Syahrastani hanya menyebut Yahudi dan Nasrani sebagai Ahlul Kitab yang sebenarnya.
Related Results
Cendekiawan Heresiografi Awal dalam Perbandingan Agama: Muhammad ‘Abd Al-Karim Al-Shahrastani dan Kitabnya, Al-Milal Wa Al-Nihal
Cendekiawan Heresiografi Awal dalam Perbandingan Agama: Muhammad ‘Abd Al-Karim Al-Shahrastani dan Kitabnya, Al-Milal Wa Al-Nihal
This study is an effort to highlight the views of one of the Islamic scholars who has contributed a lot of time and energy to studying the traditions of other religions. His name w...
FIQH MUHAMMAD RASYID RIDLA
FIQH MUHAMMAD RASYID RIDLA
Perbedaan pendapat dalam fiqh adalah suatu yang tidak terhindarkan. Karena itu pula fiqh kerap diidentikkan dengan perbedaan pendapat. Di antara persoalan yang sejak dulu senantias...
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
Penetapan Kanon Kitab Suci Perjanjian Lama dalam Gereja Katolik merupakan sebuah proses panjang dan kompleks yang bertujuan untuk menentukan kitab-kitab mana yang secara sah diakui...
INTERFAITH MARRIAGE IN INDONESIA'S LAW: A COMPARATIVE STUDY OF TAFSIR AL-MISBAH AND AL-MARAGHI
INTERFAITH MARRIAGE IN INDONESIA'S LAW: A COMPARATIVE STUDY OF TAFSIR AL-MISBAH AND AL-MARAGHI
Interfaith marriage takes place between a man and a woman of different religions. This marriage remains a polemic and happens for some reason. The interpretation of Interfaith Marr...
Ahl al-Hadis and Ahl al-Ra’y (A Polemic of Domination Dynamics on Hadith)
Ahl al-Hadis and Ahl al-Ra’y (A Polemic of Domination Dynamics on Hadith)
In the horizon of Hadith study, two major streams have different thoughts on hadith interpretation, namely Ahl Al-Hadith and Ahl Al-Ra'y. Ahl Al-Hadith views hadith, based on their...
ANALISIS KITAB RUJUKAN HADIS YANG DIGUNAKAN DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM OLEH SHAYKH AL-ZARNUJI
ANALISIS KITAB RUJUKAN HADIS YANG DIGUNAKAN DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM OLEH SHAYKH AL-ZARNUJI
<p class="06IsiAbstrak">Kitab <em>Ta’lim al-Muta’alim</em> yang dikarang oleh shaykh al-Zarnuji merupakan kitab klasik yang berisikan adab atau etika belajar dan ...
POLARISASI SUFISTIK DAN HADIS PADA POPULARITAS IHYA’ ‘ULUMUDDIN DI NUSANTARA
POLARISASI SUFISTIK DAN HADIS PADA POPULARITAS IHYA’ ‘ULUMUDDIN DI NUSANTARA
<p><a name="_Hlk39758655"></a><span>Imam al-Ghazali sebagai pengarang kitab <em>Ihya’ ‘Ulumuddin </em>memiliki latar belakang hidup yang beragam...
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Konsep kompetensi kepribadian guru menurut kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim karya Syaikh Hasyim Asy'ari. (2) Peran guru menurut kit...

