Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelatihan Pencegahan Pajanan Asbes Bagi Relawan Bencana

View through CrossRef
Relawan perlu dibekali dengan pelatihan khusus untuk menghindari pajanan asbes. Asbes merupakan bahan mineral yang jika terhirup dapat menyebabkan masalah kesehatan serius misalnya kanker. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan praktek pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana melalui pelatihan pencegahan pajanan asbes. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah relawan bencana yang berasal dari berbagai organisasi relawan daerah Bandung, Jakarta, dan Cianjur yang berjumlah 30 peserta. Metode pelatihan mengikuti modul dan kurikulum yang telah disiapkan terdiri dari ceramah, permainan, studi kasus, jigsaw, praktik, role play, demonstrasi dan pemutaran video. Evaluasi keberhasilan pelatihan dilakukan dengan membandingkan hasil pre test dan post test.   relawan 71.78 dan setelah kegiatan pelatihan nilai rata-rata post test relawan meningkat menjadi 90.73. Kesimpulan pelatihan pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ini mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan relawan dalam pencegahan pajanan asbes saat. Dampak jangka panjang dari kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas relawan dalam pencegahan pajanan asbes saat terjadi bencana dan relawan dapat melindungi diri terhadap pencegahan pajanan asbes. Rencana tindak lanjut dari kegiatan PKM ini, publikasi modul dan kurikulum pelatihan pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ke masyarakat luas, misalnya  ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Non Governmental Organization (NGO) sehingga pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ini dikenal di kalangan masyarakat luas.
Title: Pelatihan Pencegahan Pajanan Asbes Bagi Relawan Bencana
Description:
Relawan perlu dibekali dengan pelatihan khusus untuk menghindari pajanan asbes.
Asbes merupakan bahan mineral yang jika terhirup dapat menyebabkan masalah kesehatan serius misalnya kanker.
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan praktek pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana melalui pelatihan pencegahan pajanan asbes.
Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah relawan bencana yang berasal dari berbagai organisasi relawan daerah Bandung, Jakarta, dan Cianjur yang berjumlah 30 peserta.
Metode pelatihan mengikuti modul dan kurikulum yang telah disiapkan terdiri dari ceramah, permainan, studi kasus, jigsaw, praktik, role play, demonstrasi dan pemutaran video.
Evaluasi keberhasilan pelatihan dilakukan dengan membandingkan hasil pre test dan post test.
  relawan 71.
78 dan setelah kegiatan pelatihan nilai rata-rata post test relawan meningkat menjadi 90.
73.
Kesimpulan pelatihan pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ini mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan relawan dalam pencegahan pajanan asbes saat.
Dampak jangka panjang dari kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas relawan dalam pencegahan pajanan asbes saat terjadi bencana dan relawan dapat melindungi diri terhadap pencegahan pajanan asbes.
Rencana tindak lanjut dari kegiatan PKM ini, publikasi modul dan kurikulum pelatihan pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ke masyarakat luas, misalnya  ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Non Governmental Organization (NGO) sehingga pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ini dikenal di kalangan masyarakat luas.

Related Results

PENGARUH PELATIHAN PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA TERHADAP PENGETAHUAN RELAWAN
PENGARUH PELATIHAN PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA TERHADAP PENGETAHUAN RELAWAN
Relawan adalah tindakan kemanusiaan yang  nyata dan sangat dibutuhkan. Banyak orang yang tertarik untuk menjadi relawan, baik anak muda yang belum lulus sekolah atau orang dewasa y...
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana
Pembentukan relawan kebencanaan sebagai salah satu program kerja KKN Desa Tanjung Luar sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana  terlaksana dengan baik berkat kerjasam...
Pengaruh Pajanan Sinar Matahari terhadap Penuaan Kulit Wajah Berdasarkan Penilaian Skin Analyzer pada Perempuan Minahasa di Sulawesi Utara
Pengaruh Pajanan Sinar Matahari terhadap Penuaan Kulit Wajah Berdasarkan Penilaian Skin Analyzer pada Perempuan Minahasa di Sulawesi Utara
Abstract: Sun exposure is considered the predominant extrinsic contributor to skin aging. This was an observational analytical study with a cross-sectional design involving 177 Min...
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
Strategi penanggulangan bencana akan dapat berjalan dengan efektif apabila penduduk mempunyai pemahaman yang memadai mengenai menejemen dan mitigasi bencana. Wilayah Kabupaten Slem...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
Kesiapan dan pencegahan terhadap bencana alam merupakan salah satu faktor dalam mengurangi dampak kerugian serta korban. Bencana adalah suatu rangkaian peristiwa mengganggu, merusa...

Back to Top