Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENINGKATAN KETERAMPILAN KEWARGANEGARAAN (CIVIC SKILLS) MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PORTOFOLIO

View through CrossRef
Bergulirnya era reformasi yang dimotori oleh gerakan mahasiswa membawa perubahan hampir di semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada masa reformasi Pendidikan Kewarganegraan juga sedang dalam proses perubahan menuju Pendidikan Kewarganegaraan dengan paradigma baru (New Indonesian Civic Education). Pendidikan Kewarganegaraan paradigma baru berorientasi pada terbentuknya masyarakat sipil (civil society) dengan memberdayakan warga negara melalui proses pendidikan agar mampu berperan serta secara aktif dalam sistem pemerintahan negara yang demokratis.Untuk mencapai visi dan misi PKn paradigma baru kemudian dikembangkan tiga kompetensi yang harus dimiliki siswa yang meliputi: pengetahuan kewarganegaraan (civic knowldge), keterampilan kewarganegaraan (civic skills), karakter kewarganegaraan (civic disposition/traits). Keterampilan kewarganegaraan yang akan dikembangkan sangat terkait erat dengan strategi pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran kewarganegaraan di sekolah. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan kewarganegaraan (civic skills) adalah strategi pembelajaran PKn berbasis portofolio.Strategi pembelajaran berbasis portofolio diyakini sebagai salah satu strategi pembelajaran yang dapat melatih siswa atau mahasiswa berperan serta secara aktif dalam sistem pemerintahan. Melalui penerapan strategi pembelajaran berbasis portofolio peserta didik dilatih untuk turut serta dalam mempengaruhi kebijakan publik yang akan dibuat oleh pemerintah. Strategi ini memungkinkan peserta didik, baik siswa maupun mahasiswa, berlatih memadukan antara konsep yang diperoleh dari buku atau penjelasan guru dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan kewarganegaraan yang diperoleh peserta didik dapat tercermin dari prosedur pengembangan portofolio yang meliputi identifikasi masalah, identifikasi alternatif pemecahan masalah, pemilihan alternatif, penentuan rencana tindakan (action plan), pengembangan portofolio, menyajikan portofolio, dan merefleksikan pengalaman belajar.
Universitas Negeri Yogyakarta
Title: PENINGKATAN KETERAMPILAN KEWARGANEGARAAN (CIVIC SKILLS) MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PORTOFOLIO
Description:
Bergulirnya era reformasi yang dimotori oleh gerakan mahasiswa membawa perubahan hampir di semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada masa reformasi Pendidikan Kewarganegraan juga sedang dalam proses perubahan menuju Pendidikan Kewarganegaraan dengan paradigma baru (New Indonesian Civic Education).
Pendidikan Kewarganegaraan paradigma baru berorientasi pada terbentuknya masyarakat sipil (civil society) dengan memberdayakan warga negara melalui proses pendidikan agar mampu berperan serta secara aktif dalam sistem pemerintahan negara yang demokratis.
Untuk mencapai visi dan misi PKn paradigma baru kemudian dikembangkan tiga kompetensi yang harus dimiliki siswa yang meliputi: pengetahuan kewarganegaraan (civic knowldge), keterampilan kewarganegaraan (civic skills), karakter kewarganegaraan (civic disposition/traits).
Keterampilan kewarganegaraan yang akan dikembangkan sangat terkait erat dengan strategi pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran kewarganegaraan di sekolah.
Salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan kewarganegaraan (civic skills) adalah strategi pembelajaran PKn berbasis portofolio.
Strategi pembelajaran berbasis portofolio diyakini sebagai salah satu strategi pembelajaran yang dapat melatih siswa atau mahasiswa berperan serta secara aktif dalam sistem pemerintahan.
Melalui penerapan strategi pembelajaran berbasis portofolio peserta didik dilatih untuk turut serta dalam mempengaruhi kebijakan publik yang akan dibuat oleh pemerintah.
Strategi ini memungkinkan peserta didik, baik siswa maupun mahasiswa, berlatih memadukan antara konsep yang diperoleh dari buku atau penjelasan guru dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Keterampilan kewarganegaraan yang diperoleh peserta didik dapat tercermin dari prosedur pengembangan portofolio yang meliputi identifikasi masalah, identifikasi alternatif pemecahan masalah, pemilihan alternatif, penentuan rencana tindakan (action plan), pengembangan portofolio, menyajikan portofolio, dan merefleksikan pengalaman belajar.

Related Results

Skills Berbohong Generasi Bangsa
Skills Berbohong Generasi Bangsa
This research aims to strengthen the competence of civic skills of students. Through learning civic education by shaping the mindset of students to be critical, understand and be a...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sumber politik pendidikan pancasila
Sumber politik pendidikan pancasila
Sistem politik Indonesia dewasa ini sedang mengalami proses demokratisasi yang membawa berbagai konsekuensi tidak hanya terhadap dinamika kehidupan politik nasional, melainkan juga...
Strategi Penyajian Portofolio Desain
Strategi Penyajian Portofolio Desain
AbstractStrategy to Design a Graphic Design Portfolio. Portfolio is very important for a graphic designer to pursue her/his career. Years ago, in Indonesia, there weren’t so many g...
Pelatihan Kreatif untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Portofolio untuk Anak Panti Asuhan
Pelatihan Kreatif untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Portofolio untuk Anak Panti Asuhan
Pemahaman tentang bagaimana menulis portofolio kerja sangat minim diketahui oleh anak panti. Hal ini penting dilakukan dalam bentuk pelatihan mengingat banyak anak panti yang setel...
Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia
Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia
Tujuan dibentuknya UU Kewarganegaraan adalah melaksanakan kewajiban negara untuk memberikan perlindungan terhadap warga negaranya, baik di dalam maupun di luar negeri. Karena warga...
Implementasi Nilai Kebajikan Warga Negara (Civic Virtues) di Institut Teknologi Bandung
Implementasi Nilai Kebajikan Warga Negara (Civic Virtues) di Institut Teknologi Bandung
Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran yang mendasar dalam pendidikan karakter multidimensi terutama untuk mengembangkan kompetensi kewarganegaraan. Kompetensi ini secara psikos...

Back to Top