Javascript must be enabled to continue!
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
View through CrossRef
Abstract : This paper explain: (1) Background of civic education in Indonesia (2) Problems in implementing civic education in Indonesia (3) How the character of civic education in Economic Asean Society (MEA) is. Civic education in Indonesia as the background by along history of Indonesian since colonialism era until filling independence era that can make different ruled based on each era. Many problems in implementing civic educatioan in Indonesia is : (a) study more give high knowledge but less application, (b) some teacher not able to manage classroom efectivety, (c) between material of civic educatioan and time allocation is not balance, (d) civic education in Indonesia can make negative effect for students perceptions, (e) some teacher teach still use the conventional model, (f) activities teachers more dominant than students. The role of civic education in the face of Economic Asean Society (EAS) : (a) increasing awareness and sense of nationalism to local products, (b) propose an appropriate legal products to create a fovorable regulatory Indonesia for example, every citizen of a foregin working in Indonesia should be able to speak Indonesian, invested capital should be in rupiah. (c) mainting an attitude independent and active foreign policy and not fixated on intra-Asean trade, (d) promote and introduce the Pancasila economic system is Indonesian economic condition in order to stay awake. Keywords: Civic education, Economic Asean Society Abstrak. Makalah ini menjelaskan: (1) Latar belakang pendidikan kewarganegaraan di Indonesia, (2) Permasalahan dalam menerapkan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia (3) Bagaimana karakter pendidikan kewarganegaraan dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia berlatar belakang sejarah Indonesia yang panjang sejak era penjajahan hingga era kemerdekaan yang mana tiap-tiap era memliki peraturan yang berbeda. Berbagai masalah dalam menerapkan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia diantaranya adalah: (a) pelajaran lebih banyak memberi pengetahuan namun kurang aplikasinya, (b) beberapa guru tidak dapat mengelola kelas secara efektif, (c) tidak seimbang antara banyaknya materi ajar pendidikan kewarganegaraan dan alokasi waktu, d) Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia dapat menimbulkan dampak negatif bagi persepsi siswa, (e) beberapa guru masih mengajar menggunakan model konvensional, (f) kegiatan guru lebih dominan daripada siswa. Peran pendidikan kewarganegaraan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA): (a) meningkatkan kesadaran dan rasa nasionalisme terhadap produk lokal, (b) mengajukan produk hukum yang sesuai untuk menciptakan peraturan yang mengatur Indonesia misalnya, sebagai contoh, setiap warga negara asing yang bekerja di Indonesia harus bisa berbahasa Indonesia, modal yang diinvestasikan harus dalam rupiah. (c) mempertahankan kebijakan politik luar negeri yang independen dan aktif dan tidak terpaku pada perdagangan intra-ASEAN, (d) mempromosikan dan mengenalkan bahwa sistem ekonomi Pancasila adalah kondisi ekonomi Indonesia agar tetap mawas diri. Kata kunci: Pendidikan kewarganegaraan, Masyarakat Ekonomi Asean.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
Description:
Abstract : This paper explain: (1) Background of civic education in Indonesia (2) Problems in implementing civic education in Indonesia (3) How the character of civic education in Economic Asean Society (MEA) is.
Civic education in Indonesia as the background by along history of Indonesian since colonialism era until filling independence era that can make different ruled based on each era.
Many problems in implementing civic educatioan in Indonesia is : (a) study more give high knowledge but less application, (b) some teacher not able to manage classroom efectivety, (c) between material of civic educatioan and time allocation is not balance, (d) civic education in Indonesia can make negative effect for students perceptions, (e) some teacher teach still use the conventional model, (f) activities teachers more dominant than students.
The role of civic education in the face of Economic Asean Society (EAS) : (a) increasing awareness and sense of nationalism to local products, (b) propose an appropriate legal products to create a fovorable regulatory Indonesia for example, every citizen of a foregin working in Indonesia should be able to speak Indonesian, invested capital should be in rupiah.
(c) mainting an attitude independent and active foreign policy and not fixated on intra-Asean trade, (d) promote and introduce the Pancasila economic system is Indonesian economic condition in order to stay awake.
Keywords: Civic education, Economic Asean Society Abstrak.
Makalah ini menjelaskan: (1) Latar belakang pendidikan kewarganegaraan di Indonesia, (2) Permasalahan dalam menerapkan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia (3) Bagaimana karakter pendidikan kewarganegaraan dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia berlatar belakang sejarah Indonesia yang panjang sejak era penjajahan hingga era kemerdekaan yang mana tiap-tiap era memliki peraturan yang berbeda.
Berbagai masalah dalam menerapkan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia diantaranya adalah: (a) pelajaran lebih banyak memberi pengetahuan namun kurang aplikasinya, (b) beberapa guru tidak dapat mengelola kelas secara efektif, (c) tidak seimbang antara banyaknya materi ajar pendidikan kewarganegaraan dan alokasi waktu, d) Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia dapat menimbulkan dampak negatif bagi persepsi siswa, (e) beberapa guru masih mengajar menggunakan model konvensional, (f) kegiatan guru lebih dominan daripada siswa.
Peran pendidikan kewarganegaraan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA): (a) meningkatkan kesadaran dan rasa nasionalisme terhadap produk lokal, (b) mengajukan produk hukum yang sesuai untuk menciptakan peraturan yang mengatur Indonesia misalnya, sebagai contoh, setiap warga negara asing yang bekerja di Indonesia harus bisa berbahasa Indonesia, modal yang diinvestasikan harus dalam rupiah.
(c) mempertahankan kebijakan politik luar negeri yang independen dan aktif dan tidak terpaku pada perdagangan intra-ASEAN, (d) mempromosikan dan mengenalkan bahwa sistem ekonomi Pancasila adalah kondisi ekonomi Indonesia agar tetap mawas diri.
Kata kunci: Pendidikan kewarganegaraan, Masyarakat Ekonomi Asean.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PROTECTION OF HUMAN RIGHTS IN SOUTHEAST ASIA WITH SPECIAL REFERENCE TO THE ROHINGYA IN MYANMAR: A CRITICAL STUDY OF THE EFFECT OF ASEAN’S POLICY AND ACTION ON ASEAN INTERGOVERNMENTAL COMMISSION ON HUMAN RIGHTS (AICHR)
PROTECTION OF HUMAN RIGHTS IN SOUTHEAST ASIA WITH SPECIAL REFERENCE TO THE ROHINGYA IN MYANMAR: A CRITICAL STUDY OF THE EFFECT OF ASEAN’S POLICY AND ACTION ON ASEAN INTERGOVERNMENTAL COMMISSION ON HUMAN RIGHTS (AICHR)
AbstractSince its inception over four decades ago ASEAN has always worked towards improving the lives of its citizens. Year 2009 has opened another chapter with the inauguration of...
Sumber politik pendidikan pancasila
Sumber politik pendidikan pancasila
Sistem politik Indonesia dewasa ini sedang mengalami proses demokratisasi yang membawa berbagai konsekuensi tidak hanya terhadap dinamika kehidupan politik nasional, melainkan juga...
Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia
Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia
Tujuan dibentuknya UU Kewarganegaraan adalah melaksanakan kewajiban negara untuk memberikan perlindungan terhadap warga negaranya, baik di dalam maupun di luar negeri. Karena warga...
ASEAN WAY DALAM PERPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL
ASEAN WAY DALAM PERPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL
<p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>ASEAN is not free from conflict among its members. For the example is...
ASEAN Norms and Gender-Responsive Human security
ASEAN Norms and Gender-Responsive Human security
The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) has instrumentalized gender equality to present itself as a responsible regional organization accommodating universal norms. Howe...
Russia-ASEAN Summit 2016: Improvement For The Better Strategic Partnership
Russia-ASEAN Summit 2016: Improvement For The Better Strategic Partnership
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p>This article tries to elaborate the impact for the cooperation between ASEAN-Russia in economic and ...
PERAN PENDIDIKAN PERDAMAIAN KAITANNYA DENGAN PAK DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
PERAN PENDIDIKAN PERDAMAIAN KAITANNYA DENGAN PAK DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
Masyarakat Ekonomi Asean sementara berlangsung di negara-negara Asean dengan berbagai bentuk kerjasama di berbagai bidang yang berfokus pada bidang ekonomi. Hal ini menjadi peluang...

