Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Winda Sari, Yuzaidi PEMIKIRAN HADIS JOSEPH SCHACHT DAN BANTAHAN TERHADAPNYA

View through CrossRef
ABSTRACT                                                                   Hadith as the second source of law in Islam plays an important role for Muslims. However, the existence and authenticity of the hadith still received negative comments from several parties, including the orientalists. Orientalist who is famous for his analysis of the Prophet's Hadith is Joseph Schacht. This paper aims to identify Joseph Schacht's opinions about the hadith and rebuttal to Joseph Schacht's opinion by using the literature study method. The results show that there are several figures who dispute Joseph Schacht's opinion on Hadith such as M.M. A'zami. Rebuttal from M.M. A'zami scientifically proves that Joseph Schacht's opinion about Hadith is not true. Some further research is expected to enrich the scientific treasures, especially in the field of Hadith.   Keywords: Thinking, Joseph Schacht, Hadis    ABSTRAK   Hadis sebagai sumber hukum kedua dalam Islam memegang peranan penting bagi umat Islam. Tetapi eksistensi dan otentitas hadis masih mendapat komentar negatif dari beberapa pihak, diantaranya dari para orientalis. Orientalis yang terkenal dengan analisanya terhadap Hadis Nabi adalah Joseph Schacht. Tulisan ini bertujuan mengidentifikasi pendapat-pendapat    Joseph Schacht tentang hadis dan bantahan terhadap pendapat Joseph Schacht tersebut dengan menggunakan metode studi pustaka. Hasilnya menunnjukkan bahwa terdapat beberapa tokoh yang membantah pendapat Joseph Schacht tentang Hadis seperti M.M. A’zami. Bantahan dari M.M. A’zami secara ilmiah membuktikan bahwa pendapat Joseph Schacht tentang Hadis tidak benar. Beberapa penelitian lanjutan diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan khususnya di bidang Hadis.      
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
Title: Winda Sari, Yuzaidi PEMIKIRAN HADIS JOSEPH SCHACHT DAN BANTAHAN TERHADAPNYA
Description:
ABSTRACT                                                                   Hadith as the second source of law in Islam plays an important role for Muslims.
However, the existence and authenticity of the hadith still received negative comments from several parties, including the orientalists.
Orientalist who is famous for his analysis of the Prophet's Hadith is Joseph Schacht.
This paper aims to identify Joseph Schacht's opinions about the hadith and rebuttal to Joseph Schacht's opinion by using the literature study method.
The results show that there are several figures who dispute Joseph Schacht's opinion on Hadith such as M.
M.
A'zami.
Rebuttal from M.
M.
A'zami scientifically proves that Joseph Schacht's opinion about Hadith is not true.
Some further research is expected to enrich the scientific treasures, especially in the field of Hadith.
  Keywords: Thinking, Joseph Schacht, Hadis    ABSTRAK   Hadis sebagai sumber hukum kedua dalam Islam memegang peranan penting bagi umat Islam.
Tetapi eksistensi dan otentitas hadis masih mendapat komentar negatif dari beberapa pihak, diantaranya dari para orientalis.
Orientalis yang terkenal dengan analisanya terhadap Hadis Nabi adalah Joseph Schacht.
Tulisan ini bertujuan mengidentifikasi pendapat-pendapat    Joseph Schacht tentang hadis dan bantahan terhadap pendapat Joseph Schacht tersebut dengan menggunakan metode studi pustaka.
Hasilnya menunnjukkan bahwa terdapat beberapa tokoh yang membantah pendapat Joseph Schacht tentang Hadis seperti M.
M.
A’zami.
Bantahan dari M.
M.
A’zami secara ilmiah membuktikan bahwa pendapat Joseph Schacht tentang Hadis tidak benar.
Beberapa penelitian lanjutan diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan khususnya di bidang Hadis.
     .

Related Results

PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Hadis Nabi dalam hierarki sumber hukum Islam berada pada kedudukan kedua selepas al-Quran. Hadis berfungsi untuk menjelaskan, menafsirkan apa yang terkandung dalam al-Qur...
PEMIKIRAN HADIS ‘ABDULLAH AL-HARARI Studi Kajian Ulama’ Hadis Modern-Kontemporer
PEMIKIRAN HADIS ‘ABDULLAH AL-HARARI Studi Kajian Ulama’ Hadis Modern-Kontemporer
Penelitian ini membahas pemikiran hadis Abdullah al-Harari, seorang ulama asal Harar, Ethiopia, yang memiliki kontribusi signifikan dalam kajian ilmu hadis. Penelitian ini dilakuka...
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Sebagai negara yang penduduknya mayoritas Muslim, perkembangan hadis tentunya masuk ke Indonesia, menjadi menarik untuk dibahas karena sebagian besar penikmat ilmu hadis sendiri be...
HISTORITAS PERKEMBANGAN HADIS (DARI PERIODE KLASIK HINGGA KONTEMPORER)
HISTORITAS PERKEMBANGAN HADIS (DARI PERIODE KLASIK HINGGA KONTEMPORER)
ABSTRACT The history of the study of hadith from time to time experienced a very significant development, initially the study of hadith from oral to oral developed into writing, t...
PENGGUNAAN HADIS DALAM TAFSIR AL-MARAGHI
PENGGUNAAN HADIS DALAM TAFSIR AL-MARAGHI
"> Penafsiran Al-Quran telah berlangsung sejak zaman sahabat hingga zaman modern. Berbagai metodedan teori serta teknik penafsiran telah tumbuh berkembang. Seiring dengan mobili...
Autentisitas Hadis Menurut Syiah
Autentisitas Hadis Menurut Syiah
In the Ahlussunah manhaj, the parameter in interacting with ḥadīṡ is understanding ṡubūt al-Sunnah, namely being able to determine the authenticity or knowing the accuracy of a ḥad...

Back to Top