Javascript must be enabled to continue!
Makna Komunikasi Simbolik Tope Le’leng Dalam Tradisi Masyarakat Suku Kajang Kabupaten Bulukumba
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna komunikasi simbolik tope le’leng dalam tradisi masyarakat suku kajang kabupaten Bulukumba. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan model analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman. Data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi sedangkan data sekunder diperoleh dengan menelaah dokumen dan literatur yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna tope le’leng yang diyakini oleh masyarakat kajang adalah kejujuran. Masyarakat memaknai tope le’leng sebagai identitas diri dan bagian dari kehidupan mereka. Tope le’leng merupakan ciri khas dan sesuatu yang sakral sehingga tidak bisa ditinggalkan oleh masyarakat kajang. Selain itu terdapat nilai budaya yang melekat pada tope le’leng. Nilai budaya yang terdapat pada topr le’leng yaitu kesetaraan dan kesederhanaan.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Makna Komunikasi Simbolik Tope Le’leng Dalam Tradisi Masyarakat Suku Kajang Kabupaten Bulukumba
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna komunikasi simbolik tope le’leng dalam tradisi masyarakat suku kajang kabupaten Bulukumba.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan model analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman.
Data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder.
Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi sedangkan data sekunder diperoleh dengan menelaah dokumen dan literatur yang berkaitan dengan objek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna tope le’leng yang diyakini oleh masyarakat kajang adalah kejujuran.
Masyarakat memaknai tope le’leng sebagai identitas diri dan bagian dari kehidupan mereka.
Tope le’leng merupakan ciri khas dan sesuatu yang sakral sehingga tidak bisa ditinggalkan oleh masyarakat kajang.
Selain itu terdapat nilai budaya yang melekat pada tope le’leng.
Nilai budaya yang terdapat pada topr le’leng yaitu kesetaraan dan kesederhanaan.
Related Results
Gambaran Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
Gambaran Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengamati gambaran kehidupan social ekonomi masyarakat pesisir di Kota Makassar, Daerah Galesong di Kabupaten Gowa dan Takalar serta Bira, Tan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Efektivitas redesain alat tenun terhadap keluhan muskuloskeletal disorders penenun Sarung Tope Le’leng di Desa Tanah Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba
Efektivitas redesain alat tenun terhadap keluhan muskuloskeletal disorders penenun Sarung Tope Le’leng di Desa Tanah Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba
Penenun Sarung Tope Le’leng di Desa Tanah Toa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, masih banyak menggunakan alat tenun tradisional yang belum memenuhi prinsip ergonomi. Kondisi ...
Pola Permukiman Tradisional Kajang
Pola Permukiman Tradisional Kajang
One of traditional settlements in Indonesia is located in the residential area of Kajang, Bulukumba, South Sulawesi Province. Settlement community in Kajang is classified into two ...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PROSESI TRADISI MAPPABOTTING DESA AMPARITA KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG SULAWESI SELATAN
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PROSESI TRADISI MAPPABOTTING DESA AMPARITA KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG SULAWESI SELATAN
Tradisi perkawinan adat bugis atau yang dikenal dengan tradisi Mappabotting khususnya masyarakat Hindu Bugis memiliki beberapa tahap atau proses komunikasi. Tentunya untuk ...
KONSTRUKSI IDENTITAS VIRTUAL DAN PRAKTIK KOMUNIKASI ORANG KAJANG DI MEDIA SOSIAL
KONSTRUKSI IDENTITAS VIRTUAL DAN PRAKTIK KOMUNIKASI ORANG KAJANG DI MEDIA SOSIAL
Bagi masyarakat Kajang yang memiliki kebanggaan sekaligus inferioritas atas budayanya media sosial merupakan ranah baru yang dapat mewujudkan identitas baru bagi mereka. Penelitian...
Peran Budaya Dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kajang
Peran Budaya Dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kajang
Penelitian bertujuan mengkaji peran budaya dalam perkembangan pendidikan Islam di Kecamatan Kajang, mengetahui hubungan budaya dengan perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kaj...

