Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Model kurikulum pendidikan multikultural di taman kanak-kanak

View through CrossRef
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: (1) konsep kurikulum pendidikan multikultural di Taman Kanak-Kanak, dan (2) model pengembangan kurikulum pendidikan multikultural di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini berhasil menemukan bahwa: (1) konsep kurikulum pendidikan multikultural di Taman Kanak-Kanak merupakan bentuk kurikulum yang memuat materi-materi pendidikan multikultural yang diperuntukkan bagi pembelajaran anak usia dini dalam rangka mengenalkan dan menanamkan sikap kebersamaan, keadilan, dan toleransi pada diri anak. (2) model pengembangan kurikulum pendidikan multikultural di Taman Kanak-Kanak dilakukan dengan menggunakan empat pendekatan, yaitu pendekatan kontribusi, aditif, transformasi, dan aksi sosial. Dari keempat pendekatan tersebut yang dapat diterapkan dalam pendidikan anak usia dini hanya ada dua, yakni: pendekatan kontribusi dan pendekatan aditif.Kata kunci: kurikulum, pendidikan multikulturan, taman kanak-kanak.  THE MODEL OF MULTICULTURAL EDUCATION CURRICULUM IN KINDERGARTENAbstractThis article aims to know: (1) The concept of multicultural education curriculum in kindergarten, and (2) The model of multicultural education curriculum. This study method used descriptive qualitative method. The collecting data was done by interview, observation and documentation of learning activities in the kindergarten. This study resulted the findings that: (1) The concept of multicultural education curriculum in kindergarten as a form of curriculum contains the materials of multicultural education which given to the learning of the childhood in order to introduce and inculcate unity, justice, and tolerance in children. (2) The model of curriculum development of multicultural education in kindergarten is done by using four approaches, namely the contrivution of additives, transformation, and social action. From the four approaches that can be applied in early childhood education, there are only two, namely the contribution approach and additive approach.Keywords: curriculum, multicultural education, kindergarten
Title: Model kurikulum pendidikan multikultural di taman kanak-kanak
Description:
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: (1) konsep kurikulum pendidikan multikultural di Taman Kanak-Kanak, dan (2) model pengembangan kurikulum pendidikan multikultural di Taman Kanak-Kanak.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak.
Penelitian ini berhasil menemukan bahwa: (1) konsep kurikulum pendidikan multikultural di Taman Kanak-Kanak merupakan bentuk kurikulum yang memuat materi-materi pendidikan multikultural yang diperuntukkan bagi pembelajaran anak usia dini dalam rangka mengenalkan dan menanamkan sikap kebersamaan, keadilan, dan toleransi pada diri anak.
(2) model pengembangan kurikulum pendidikan multikultural di Taman Kanak-Kanak dilakukan dengan menggunakan empat pendekatan, yaitu pendekatan kontribusi, aditif, transformasi, dan aksi sosial.
Dari keempat pendekatan tersebut yang dapat diterapkan dalam pendidikan anak usia dini hanya ada dua, yakni: pendekatan kontribusi dan pendekatan aditif.
Kata kunci: kurikulum, pendidikan multikulturan, taman kanak-kanak.
  THE MODEL OF MULTICULTURAL EDUCATION CURRICULUM IN KINDERGARTENAbstractThis article aims to know: (1) The concept of multicultural education curriculum in kindergarten, and (2) The model of multicultural education curriculum.
This study method used descriptive qualitative method.
The collecting data was done by interview, observation and documentation of learning activities in the kindergarten.
This study resulted the findings that: (1) The concept of multicultural education curriculum in kindergarten as a form of curriculum contains the materials of multicultural education which given to the learning of the childhood in order to introduce and inculcate unity, justice, and tolerance in children.
(2) The model of curriculum development of multicultural education in kindergarten is done by using four approaches, namely the contrivution of additives, transformation, and social action.
From the four approaches that can be applied in early childhood education, there are only two, namely the contribution approach and additive approach.
Keywords: curriculum, multicultural education, kindergarten.

Related Results

Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Cerpen kanak-kanak masa kini telah mencetuskan ketidakpuasan hati para Panel Penilai Hadiah Sastera Perdana Malaysia (HSPM) akibat kemerosotan mutu penghasilan cerpen kanak-kanak. ...
Iptek bagi Masyarakat Taman Kanak-Kanak di Desa Kalitirto Kecamatan Berbah
Iptek bagi Masyarakat Taman Kanak-Kanak di Desa Kalitirto Kecamatan Berbah
<p>Berbah adalah kecamatan Sleman, Yogyakarta, yang memiliki 21 sekolah taman kanak-kanak sebagai pendidikan formal untuk anak-anak. Dua taman kanak-kanak telah mendapatkan a...
Tahap Penyesuaian Tingkah Laku Kanak-Kanak Tadika Yayasan Islam Terengganu
Tahap Penyesuaian Tingkah Laku Kanak-Kanak Tadika Yayasan Islam Terengganu
Traditionally, the problem of children behavioural adjustment was linked to the factors of surrounding environment and biology. This universal phenomenon occurring all over the wor...
Peranan Guru dalam Pelaksanaan Aktiviti Seni Halus Kanak-kanak
Peranan Guru dalam Pelaksanaan Aktiviti Seni Halus Kanak-kanak
Kebergantungan kanak-kanak pada orang dewasa adalah perkara yang normal disebabkan mereka masih dalam fasa perkembangan dan pembentukan diri. Di sekolah, orang dewasa yang bersama ...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Mengenalpasti persepsi kanak-kanak tadika terhadap landskap persekitaran tadika NCDRC, UPSI
Mengenalpasti persepsi kanak-kanak tadika terhadap landskap persekitaran tadika NCDRC, UPSI
Persekitaran pembelajaran di luar kelas merupakan salah satu faktor utama dalam mempengaruhi perkembangan psikomotor kanak-kanak tadika. Perkembangan psikomotor kanak-kanak tadika ...
MUHAMMAD RASHID RIDA DAN PEMIKIRANNYA TERHADAP PENDIDIKAN AWAL KANAK-KANAK
MUHAMMAD RASHID RIDA DAN PEMIKIRANNYA TERHADAP PENDIDIKAN AWAL KANAK-KANAK
Peringkat pendidikan awal kanak-kanak merupakan fasa yang sangat  penting dalam pembentukan peribadi dan intelektual manusia. Kepentingan pendidikan pada peringkat awal kanak-kanak...

Back to Top