Javascript must be enabled to continue!
TRADISI MATITISUARA PADA NGUSABA KEDASA DI PURA ULUN DANU BATUR DESA BATUR KECAMATAN KINTAMANI KABUPATÉN BANGLI (KAJIAN BAHASA BALI)
View through CrossRef
Penelitian ini menganalisis Tradisi Matitisuara yang dilaksanakan selama upacara Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli. Fokus utama penelitian adalah mengkaji bentuk lingual bahasa Bali dalam tradisi tersebut, peran tradisi terhadap masyarakat, serta implikasinya terhadap pola pikir warga setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan informan kunci seperti Dané Jero Penyarikan dan tokoh adat, serta studi dokumen terhadap Raja Purana Pura Ulun Danu Batur. Analisis data dilakukan secara induktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori strukturalisme, sosiolinguistik, dan fungsionalisme.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif mikrolinguistik, tradisi Matitisuara melestarikan kekhasan dialek Batur, seperti penggunaan fonem vokal /a/ pada akhir kata yang tetap diucapkan tegas. Secara makrolinguistik, tradisi ini berfungsi sebagai media komunikasi spiritual yang mengandung petuah (piteket) penting bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Terdapat tiga bait utama petuah yang menekankan pentingnya kerja keras (daak), ketekunan dalam usaha meskipun dimulai dari hal kecil, serta penggunaan dana secara bijaksana untuk investasi sosial dan keagamaan. Implikasi dari tradisi ini sangat mendalam, di mana Matitisuara menjadi landasan etis dan motivasi bagi berbagai profesi, mulai dari guru, petani, hingga undagi (tukang), dalam menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi dan rasa bakti. Kesimpulannya, Tradisi Matitisuara bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan instrumen vital dalam internalisasi nilai-nilai luhur dan penguatan identitas budaya yang menjaga keharmonisan masyarakat Desa Batur
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: TRADISI MATITISUARA PADA NGUSABA KEDASA DI PURA ULUN DANU BATUR DESA BATUR KECAMATAN KINTAMANI KABUPATÉN BANGLI (KAJIAN BAHASA BALI)
Description:
Penelitian ini menganalisis Tradisi Matitisuara yang dilaksanakan selama upacara Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli.
Fokus utama penelitian adalah mengkaji bentuk lingual bahasa Bali dalam tradisi tersebut, peran tradisi terhadap masyarakat, serta implikasinya terhadap pola pikir warga setempat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan informan kunci seperti Dané Jero Penyarikan dan tokoh adat, serta studi dokumen terhadap Raja Purana Pura Ulun Danu Batur.
Analisis data dilakukan secara induktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori strukturalisme, sosiolinguistik, dan fungsionalisme.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif mikrolinguistik, tradisi Matitisuara melestarikan kekhasan dialek Batur, seperti penggunaan fonem vokal /a/ pada akhir kata yang tetap diucapkan tegas.
Secara makrolinguistik, tradisi ini berfungsi sebagai media komunikasi spiritual yang mengandung petuah (piteket) penting bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Terdapat tiga bait utama petuah yang menekankan pentingnya kerja keras (daak), ketekunan dalam usaha meskipun dimulai dari hal kecil, serta penggunaan dana secara bijaksana untuk investasi sosial dan keagamaan.
Implikasi dari tradisi ini sangat mendalam, di mana Matitisuara menjadi landasan etis dan motivasi bagi berbagai profesi, mulai dari guru, petani, hingga undagi (tukang), dalam menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi dan rasa bakti.
Kesimpulannya, Tradisi Matitisuara bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan instrumen vital dalam internalisasi nilai-nilai luhur dan penguatan identitas budaya yang menjaga keharmonisan masyarakat Desa Batur.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KAJIAN KEBUTUHAN PRODUK DESAIN PADA MUSEUM PRABU GEUSAN ULUN SEBAGAI TEMPAT WISATA EDUKASI SEJARAH
KAJIAN KEBUTUHAN PRODUK DESAIN PADA MUSEUM PRABU GEUSAN ULUN SEBAGAI TEMPAT WISATA EDUKASI SEJARAH
The Prabu Geusan Ulun Museum, which is located in Sumedang Regency, has the potential to be an educational tourism destination. However, the Prabu Geusan Ulun Museum has had obsta...
Pelestarian Lingkungan Menurut Ajaran Agama Hindu di Pura Ulun Danu Tamblingan
Pelestarian Lingkungan Menurut Ajaran Agama Hindu di Pura Ulun Danu Tamblingan
Ajaran agama Hindu mengenai konsep lingkungan hidup sangat mendasar, terutama menyangkut tentang alam pegunungan/perbukitan maupun hutan. Air sebagai sumber kesejahtraan hidup term...
Analisis Kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli menjadi Global Geopark Network (GGN)
Analisis Kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli menjadi Global Geopark Network (GGN)
Latar belakang penelitian ini adalah mengingat keuntungan memiliki geopark untuk objek wisata Kintamani yaitu promosi yang terus dilakukan oleh UNESCO. Selain itu, dapat meningkatk...
Bentuk-bentuk Istilah Pernikahan di Desa Adat Batur
Bentuk-bentuk Istilah Pernikahan di Desa Adat Batur
Penelitian ini menjelaskan tentang keberadaan berbagai istilah pernikahan yang ada di desa Batur. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan bentuk-bentuk dari istilah pernikaha...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
Analisis Faktor –faktor Yang Menjadi Pertimbangan Wisatawan Untuk Mengunjungi Obyek Wisata Penelokan Kintamani Bangli Bali
Analisis Faktor –faktor Yang Menjadi Pertimbangan Wisatawan Untuk Mengunjungi Obyek Wisata Penelokan Kintamani Bangli Bali
The development of tourism in Indonesia in general and Bali in particular that continues to move dynamically, and the tendency of tourists to travel is an opportunity and challenge...
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
<p>Umat Hindu selalu memegang teguh ajaran <em>Tri Hita Karana </em>yaitu tiga sumber</p><p>yang mendatangkan kebahagiaan, yakni hubungan manusia deng...

