Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli menjadi Global Geopark Network (GGN)
View through CrossRef
Latar belakang penelitian ini adalah mengingat keuntungan memiliki geopark untuk objek wisata Kintamani yaitu promosi yang terus dilakukan oleh UNESCO. Selain itu, dapat meningkatkan nilai situs, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pembangunan sosial ekonomi yang berkelanjutan. Namun, hingga saat ini belum banyak perubahan positif dalam industri pariwisata Kintamani. Rumusan masalah penelitian adalah 1). Mengapa kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli sebagai Global Geopark Network (GGN) tidak efektif? 2). Apa saja faktor yang menghambat kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli sebagai Global Geopark Network (GGN)?. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Model Retrospektif William N. Dunn dimana peneliti menganalisis dampak yang mungkin timbul 'setelah' kebijakan Kawasan Gunung Batur ke dalam Global Geopark Network (GGN). Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa kebijakan kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli menjadi Global Geopark Network (GGN) berdampak pada kehidupan sosial budaya, dan perekonomian. Faktor-faktor yang menjadi kendala di kawasan Gunung Batur sebagai Global Geopark Network (GGN) adalah 1). Isi kebijakan, 2). Informasi, 3). Dukungan, dan 4). Distribusi potensial.
Title: Analisis Kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli menjadi Global Geopark Network (GGN)
Description:
Latar belakang penelitian ini adalah mengingat keuntungan memiliki geopark untuk objek wisata Kintamani yaitu promosi yang terus dilakukan oleh UNESCO.
Selain itu, dapat meningkatkan nilai situs, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pembangunan sosial ekonomi yang berkelanjutan.
Namun, hingga saat ini belum banyak perubahan positif dalam industri pariwisata Kintamani.
Rumusan masalah penelitian adalah 1).
Mengapa kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli sebagai Global Geopark Network (GGN) tidak efektif? 2).
Apa saja faktor yang menghambat kebijakan Kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli sebagai Global Geopark Network (GGN)?.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Model Retrospektif William N.
Dunn dimana peneliti menganalisis dampak yang mungkin timbul 'setelah' kebijakan Kawasan Gunung Batur ke dalam Global Geopark Network (GGN).
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menyatakan bahwa kebijakan kawasan Gunung Batur di Desa Batur Tengah Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli menjadi Global Geopark Network (GGN) berdampak pada kehidupan sosial budaya, dan perekonomian.
Faktor-faktor yang menjadi kendala di kawasan Gunung Batur sebagai Global Geopark Network (GGN) adalah 1).
Isi kebijakan, 2).
Informasi, 3).
Dukungan, dan 4).
Distribusi potensial.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
The topography of DNA replication origins in Eukarya: GGN clusters, landmark nucleosomes, CDC6 and G4 structures
The topography of DNA replication origins in Eukarya: GGN clusters, landmark nucleosomes, CDC6 and G4 structures
Abstract
Background
We recently identified tandem repeats of GGN triplets as a sequence motif strongly enr...
215. The role of testis specific protein 1 (Tpx-1) and gametogenetin (Ggn) in mammalian spermatogenesis
215. The role of testis specific protein 1 (Tpx-1) and gametogenetin (Ggn) in mammalian spermatogenesis
The sperm tail has a key role in male fertility, since it is responsible for motility, driving sperm toward and into the ovum. In this study, we characterized a sperm tail protein,...
Androgen receptor gene GGN repeat length and reproductive characteristics in young Swedish men
Androgen receptor gene GGN repeat length and reproductive characteristics in young Swedish men
Background: The human androgen receptor (AR) gene contains two polymorphisms of CAG and GGN repeats respectively. The GGN repeat function is still largely unknown and to date there...
Preservation of Traditional Art in Batur Traditional Village through Training In The Gamelan Angklung Don Pitu | Pelestarian Seni Tradisi Di Desa Adat Batur Melalui Pelatihan Gamelan Angklung Don Pitu
Preservation of Traditional Art in Batur Traditional Village through Training In The Gamelan Angklung Don Pitu | Pelestarian Seni Tradisi Di Desa Adat Batur Melalui Pelatihan Gamelan Angklung Don Pitu
Batur Village is located in the highlands in Kintamani District, Bangli Regency. Batur Traditional Village has three village areas, namely North Batur Village, Central Batur Villag...
Analisis Perbandingan Kelayakan Usahatani Jeruk Siam dan Jeruk Kintamani Di Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli
Analisis Perbandingan Kelayakan Usahatani Jeruk Siam dan Jeruk Kintamani Di Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli
Feasibility Analysis of Siam Oranges and Kintamani Oranges Farming in Manikliyu Village, Kintamani District, Bangli Regency
Orange plants are one of the plants that are widel...
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI TOMAT (Studi Kasus di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli)
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI TOMAT (Studi Kasus di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli)
Tomat tidak asing lagi bagi masyarakat, karena dalam kehidupan sehari–hari selalu hadir tanpa mengenal musim.Selain itu masyarakat telah membudidayakannya sebagai usaha pertanian y...

