Javascript must be enabled to continue!
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI TOMAT (Studi Kasus di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli)
View through CrossRef
Tomat tidak asing lagi bagi masyarakat, karena dalam kehidupan sehari–hari selalu hadir tanpa mengenal musim.Selain itu masyarakat telah membudidayakannya sebagai usaha pertanian yang menguntungkan pengembangan tomat baik melalui ekstensifikasi maupun intensifikasi.Penelitian dilakukan di desa Buahan, kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.Pemilihan lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling yaitu penentuan lokasi penelitian yang dilakukan secara sengaja,populasi dalampenelitian ini adalah 62 petani. Penentuan sampelmenggunakan metode simplle random samplingsampel dari penelitian ini yaitu40 petani yang menanam tomat, data yang dikumpulkan diambil dari data primer dan data sekunder.Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif.Analisis data kualitatif digunakan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi petani tomat dan untuk mmenganalisis pengaruh karakteristik petani terhadap penerimaan dari usahatani tomat digunakan uji regresi linear berganda dengan fungsi produksi regresicobb-Douglas.Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa usahatani tomat di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dapat meningkatkan pendapatan petani.Tingkat pendapatan petani tomat sebesar Rp.2.563.275, besarnya nilai R/C ratio adalah 2,02 lebih besar dari 1 sehingga dapat dikatakan bahwa usahatani tomat sudah layak di usahakan di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.Beberapa kendala yang dihadapi oleh petani tomat didesa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dalam usahatani tomat sebagai berikut:(1) terbatasnya permodalan bagi petani untuk membiayai kegiatan usahatani, (2) adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman tomat, sehingga terkadang pendapatan para petani menurun,(3) masih kurangnya penyuluhan dari dinas pertanian di kabupaten bangli sehingga masyarakat kurang memahami cara membudidayakan tomat yang baik dan benar,(4)Penetapan harga yang ditentukan oleh petani seringkali tidak sesuai dengan harapan, karena konsumen menginginkan harga yang rendah.
Kata Kunci : Tomat, Pendapatan, Usahatani, Biaya
Title: FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI TOMAT (Studi Kasus di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli)
Description:
Tomat tidak asing lagi bagi masyarakat, karena dalam kehidupan sehari–hari selalu hadir tanpa mengenal musim.
Selain itu masyarakat telah membudidayakannya sebagai usaha pertanian yang menguntungkan pengembangan tomat baik melalui ekstensifikasi maupun intensifikasi.
Penelitian dilakukan di desa Buahan, kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Pemilihan lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling yaitu penentuan lokasi penelitian yang dilakukan secara sengaja,populasi dalampenelitian ini adalah 62 petani.
Penentuan sampelmenggunakan metode simplle random samplingsampel dari penelitian ini yaitu40 petani yang menanam tomat, data yang dikumpulkan diambil dari data primer dan data sekunder.
Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif.
Analisis data kualitatif digunakan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi petani tomat dan untuk mmenganalisis pengaruh karakteristik petani terhadap penerimaan dari usahatani tomat digunakan uji regresi linear berganda dengan fungsi produksi regresicobb-Douglas.
Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa usahatani tomat di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dapat meningkatkan pendapatan petani.
Tingkat pendapatan petani tomat sebesar Rp.
2.
563.
275, besarnya nilai R/C ratio adalah 2,02 lebih besar dari 1 sehingga dapat dikatakan bahwa usahatani tomat sudah layak di usahakan di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Beberapa kendala yang dihadapi oleh petani tomat didesa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dalam usahatani tomat sebagai berikut:(1) terbatasnya permodalan bagi petani untuk membiayai kegiatan usahatani, (2) adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman tomat, sehingga terkadang pendapatan para petani menurun,(3) masih kurangnya penyuluhan dari dinas pertanian di kabupaten bangli sehingga masyarakat kurang memahami cara membudidayakan tomat yang baik dan benar,(4)Penetapan harga yang ditentukan oleh petani seringkali tidak sesuai dengan harapan, karena konsumen menginginkan harga yang rendah.
Kata Kunci : Tomat, Pendapatan, Usahatani, Biaya.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
Salah satu komoditas yang diusahakan oleh petani sejak lima tahun terakhir di Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung dalam upaya mewujudkan ketahan pangan seperti tertu...
ANALISIS SEKTOR BASIS BUAH-BUAHAN PADA MASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN SAMOSIR
ANALISIS SEKTOR BASIS BUAH-BUAHAN PADA MASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN SAMOSIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditi buah-buahan apa saja yang menjadi komoditi basis pada masing-masing kecamatan di Kabupaten Samosir, untuk mengetahui komoditi bua...
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...

