Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN KEBUTUHAN PRODUK DESAIN PADA MUSEUM PRABU GEUSAN ULUN SEBAGAI TEMPAT WISATA EDUKASI SEJARAH

View through CrossRef
 The Prabu Geusan Ulun Museum, which is located in Sumedang Regency, has the potential to be an educational tourism destination. However, the Prabu Geusan Ulun Museum has had obstacles in expanding its existence to the wider community. The lack of artistic and design touches on supporting assets hampers the progress of the museum organization. The aim of this research is to present a design product as a solution to the process of strengthening and introducing the Prabu Geusan Ulun Museum to create the image and character of the museum. Based on practical design theory in Indonesia, it is divided into 3 groups, namely industrial design, graphic design and interior design. This research uses qualitative methods with data collection techniques namely literature study, observation and interviews. The results of this research are based on practical theory in Indonesia, namely, industrial design produces merchandise, creates supporting designs for public facilities, and creates designs for outdoor stages or system exhibitions, while graphic design produces sign systems, short films in the form of documentation of activities or attractions held at the Prabu Museum Geusan Ulun, and Instagram post template design. Providing design products that suit the image and needs of the Prabu Gesuan Ulun Museum by utilizing and developing potential by implementing it in design products is expected to help introduce the existence of the Prabu Geusan Ulun Museum to the wider community.Keywords: Museum Prabu Geusan Ulun, Design Products.AbstrakMuseum Prabu Geusan Ulun yang terletak di Kabupaten Sumedang mempunyai potensi sebagai destinasi wisata edukasi, pada keberjalanan museum Prabu Geusan Ulun memiliki kendala dalam memperluas eksistensinya kepada masyarakat luas. Minimnya sentuhan seni dan desain pada aset pendukung membuat terhambatnya perkembangan kemajuan organisasi museum. Tujuan penelitian ini yaitu menghadirkan produk desain sebagai solusi pada proses penguatan dan pengenalan Museum Prabu Geusan Ulun untuk menciptakan citra dan karakter museum. Berdasarkan teori desain praktis di Indonesia dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu desain industri, desain grafis, dan desain interior. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data ialah studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini berdasarkan teori praktis di Indonesia yaitu, desain industri menghasilkan merchandise, membuat desain penunjang sarana umum, dan membuat desain panggung luar atau pameran bersistem, sedangkan desain grafis menghasilkan sign system, film pendek berupa dokumentasi kegiatan atau atraksi yang dilaksanakan di Museum Prabu Geusan Ulun, dan desain template postingan Instagram. Mengadakannya produk desain yang sesuai dengan citra dan kebutuhan Museum Prabu Gesuan Ulun dengan memanfaatkan serta mengembangkan potensi dengan mengimplementasikannya pada produk desain diharapkan dapat membantu memperkenalkan keberadaan Museum Prabu Geusan Ulun kepada masyarakat luas.Kata Kunci: konseptualisasi, desain interior, rumah tinggalAuthors:Amalia Rachma Attorik : Universitas TelkomMorinta Rosandini : Universitas Telkom References:Angeline, W., Nurusholih, S., & Syafikarani, A. (2023). Perancangan Strategi Promosi Koleksi      Museum Prabu Geusan Ulun Melalui Pameran Augmented Reality. e-Proceedings of                 Art & Design, 10(5).Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54. 10.21831/hum.v21i1.Faradita, N. C., Martono, S., Yurisma, D. Y. (2023). Perancangan Destination Branding Kawasan Pantai Pucanglaban Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Awareness. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 12(2), 374-379. https://doi.org/10.24114/gr.v12i2.49570Gantina, D., Boediman, S. F., Nurbaeti, N., & Gunawijaya, J. (2021).Museum Prabu Geusan Ulun Kabupaten Sumedang Sebagai Daya Tarik Wisata Kabupaten Sumedang. Jurnal Pariwisata Trisakti, 26(3), 233-242. https://doi.org/10.30647/jip.v26i3.1583Meisari, Y., Cardiah, T., & Raja, M. T. M. (2021). Redesain Interior Museum Prabu Geusan Ulun. eProceedings of Art & Design, 8(2).Mendayun, A. I. (2020). E-Book Profile Museum Prabu Geusan Ulun. Sumedang: Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang.Mendayun, A. I. (2023), œKebutuhan Museum Prabu Geusan Ulun.Hasil Wawancara Pribadi: 3 April 2023, Museum Prabu Geusan Ulun.Mendayun, A. I. (2023), œKebutuhan Museum Prabu Geusan Ulun. Hasil Wawancara Pribadi: 7 Juni 2023, Museum Prabu Geusan Ulun.Mudawamah, N. S. (2021). Pengelolaan Koleksi di Museum Musik Indonesia sebagai Upaya Pelestarian Warisan Budaya. Fihris: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 16(1), 1-20.  https://doi.org/10.14421/fhrs.2021.162.1-20Oetari, J., Ciptandi, F., & Rosandini, M. (2023). Analisis Visual Artefak Budaya Makuta Binokasih Sang Hyang Pake. Jurnal Rupa, 8(1), 6-7. https://doi.org/10.25124/rupa.v8i1.5592Prihatin, P., Sunarmi., & Soerwalan, S. (2024) Menglobalisasikan Bendawi Kriya Di Museum Prabu Geusan Ulun Di Sumedang, Jawa Barat. Gorga: Junal Seni Rupa, 13(1), 118-126. https://doi.org/10.24114/gr.v13i01.55528Sachari, A., & Sunarya, Y. Y. (2000). Tinjauan Desain. Penerbit Institut Teknologi Bandung. Tanpa Tahu
Title: KAJIAN KEBUTUHAN PRODUK DESAIN PADA MUSEUM PRABU GEUSAN ULUN SEBAGAI TEMPAT WISATA EDUKASI SEJARAH
Description:
 The Prabu Geusan Ulun Museum, which is located in Sumedang Regency, has the potential to be an educational tourism destination.
However, the Prabu Geusan Ulun Museum has had obstacles in expanding its existence to the wider community.
The lack of artistic and design touches on supporting assets hampers the progress of the museum organization.
The aim of this research is to present a design product as a solution to the process of strengthening and introducing the Prabu Geusan Ulun Museum to create the image and character of the museum.
Based on practical design theory in Indonesia, it is divided into 3 groups, namely industrial design, graphic design and interior design.
This research uses qualitative methods with data collection techniques namely literature study, observation and interviews.
The results of this research are based on practical theory in Indonesia, namely, industrial design produces merchandise, creates supporting designs for public facilities, and creates designs for outdoor stages or system exhibitions, while graphic design produces sign systems, short films in the form of documentation of activities or attractions held at the Prabu Museum Geusan Ulun, and Instagram post template design.
Providing design products that suit the image and needs of the Prabu Gesuan Ulun Museum by utilizing and developing potential by implementing it in design products is expected to help introduce the existence of the Prabu Geusan Ulun Museum to the wider community.
Keywords: Museum Prabu Geusan Ulun, Design Products.
AbstrakMuseum Prabu Geusan Ulun yang terletak di Kabupaten Sumedang mempunyai potensi sebagai destinasi wisata edukasi, pada keberjalanan museum Prabu Geusan Ulun memiliki kendala dalam memperluas eksistensinya kepada masyarakat luas.
Minimnya sentuhan seni dan desain pada aset pendukung membuat terhambatnya perkembangan kemajuan organisasi museum.
Tujuan penelitian ini yaitu menghadirkan produk desain sebagai solusi pada proses penguatan dan pengenalan Museum Prabu Geusan Ulun untuk menciptakan citra dan karakter museum.
Berdasarkan teori desain praktis di Indonesia dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu desain industri, desain grafis, dan desain interior.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data ialah studi literatur, observasi, dan wawancara.
Hasil dari penelitian ini berdasarkan teori praktis di Indonesia yaitu, desain industri menghasilkan merchandise, membuat desain penunjang sarana umum, dan membuat desain panggung luar atau pameran bersistem, sedangkan desain grafis menghasilkan sign system, film pendek berupa dokumentasi kegiatan atau atraksi yang dilaksanakan di Museum Prabu Geusan Ulun, dan desain template postingan Instagram.
Mengadakannya produk desain yang sesuai dengan citra dan kebutuhan Museum Prabu Gesuan Ulun dengan memanfaatkan serta mengembangkan potensi dengan mengimplementasikannya pada produk desain diharapkan dapat membantu memperkenalkan keberadaan Museum Prabu Geusan Ulun kepada masyarakat luas.
Kata Kunci: konseptualisasi, desain interior, rumah tinggalAuthors:Amalia Rachma Attorik : Universitas TelkomMorinta Rosandini : Universitas Telkom References:Angeline, W.
, Nurusholih, S.
, & Syafikarani, A.
(2023).
Perancangan Strategi Promosi Koleksi      Museum Prabu Geusan Ulun Melalui Pameran Augmented Reality.
e-Proceedings of                 Art & Design, 10(5).
Fadli, M.
R.
(2021).
Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif.
Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54.
10.
21831/hum.
v21i1.
Faradita, N.
C.
, Martono, S.
, Yurisma, D.
Y.
(2023).
Perancangan Destination Branding Kawasan Pantai Pucanglaban Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Awareness.
Gorga: Jurnal Seni Rupa, 12(2), 374-379.
https://doi.
org/10.
24114/gr.
v12i2.
49570Gantina, D.
, Boediman, S.
F.
, Nurbaeti, N.
, & Gunawijaya, J.
(2021).
Museum Prabu Geusan Ulun Kabupaten Sumedang Sebagai Daya Tarik Wisata Kabupaten Sumedang.
Jurnal Pariwisata Trisakti, 26(3), 233-242.
https://doi.
org/10.
30647/jip.
v26i3.
1583Meisari, Y.
, Cardiah, T.
, & Raja, M.
T.
M.
(2021).
Redesain Interior Museum Prabu Geusan Ulun.
eProceedings of Art & Design, 8(2).
Mendayun, A.
I.
(2020).
E-Book Profile Museum Prabu Geusan Ulun.
Sumedang: Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang.
Mendayun, A.
I.
(2023), œKebutuhan Museum Prabu Geusan Ulun.
Hasil Wawancara Pribadi: 3 April 2023, Museum Prabu Geusan Ulun.
Mendayun, A.
I.
(2023), œKebutuhan Museum Prabu Geusan Ulun.
Hasil Wawancara Pribadi: 7 Juni 2023, Museum Prabu Geusan Ulun.
Mudawamah, N.
S.
(2021).
Pengelolaan Koleksi di Museum Musik Indonesia sebagai Upaya Pelestarian Warisan Budaya.
 Fihris: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 16(1), 1-20.
 https://doi.
org/10.
14421/fhrs.
2021.
162.
1-20Oetari, J.
, Ciptandi, F.
, & Rosandini, M.
(2023).
Analisis Visual Artefak Budaya Makuta Binokasih Sang Hyang Pake.
Jurnal Rupa, 8(1), 6-7.
https://doi.
org/10.
25124/rupa.
v8i1.
5592Prihatin, P.
, Sunarmi.
, & Soerwalan, S.
(2024) Menglobalisasikan Bendawi Kriya Di Museum Prabu Geusan Ulun Di Sumedang, Jawa Barat.
Gorga: Junal Seni Rupa, 13(1), 118-126.
https://doi.
org/10.
24114/gr.
v13i01.
55528Sachari, A.
, & Sunarya, Y.
Y.
(2000).
Tinjauan Desain.
Penerbit Institut Teknologi Bandung.
Tanpa Tahu.

Related Results

Pelestarian Lingkungan Menurut Ajaran Agama Hindu di Pura Ulun Danu Tamblingan
Pelestarian Lingkungan Menurut Ajaran Agama Hindu di Pura Ulun Danu Tamblingan
Ajaran agama Hindu mengenai konsep lingkungan hidup sangat mendasar, terutama menyangkut tentang alam pegunungan/perbukitan maupun hutan. Air sebagai sumber kesejahtraan hidup term...
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
Menu aneka makanan yang murah meriah serta enak adalah daya tarik utama sebuah tempat kuliner, khususnya tempat wisata kuliner di kota Surabaya. Tempat dan letak yang strategis sua...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Pengembangan potensi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan dukungan masyarakat dalam mempromosikan dan terlibat secara aktif. Potensi besar pariwisata yang ada di Ka...
Kaawakan Ulun
Kaawakan Ulun
“Kaawakan Ulun” merupakan sebuah judul karya koreografi pada tugas akhir yang penata tempuh pada semester genap tahun akademik 2015/2016. Koreografi Kaawakan Ulun menceritakan tent...
Kaawakan Ulun
Kaawakan Ulun
“Kaawakan Ulun” merupakan sebuah judul karya koreografi pada tugas akhir yang penata tempuh pada semester genap tahun akademik 2015/2016. Koreografi Kaawakan Ulun menceritakan tent...

Back to Top