Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kecepatan Putar, Durasi Gesek dan Tekanan Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan Gesek (Friction Welding)
View through CrossRef
Pengelasan busur listrik elektroda terbungkus cocok digunakan untuk pelat-pelat datar. Namun untuk benda pejal sulit untuk dilakukan, apabila digunakan untuk benda pejal, maka, hasilnya kurang baik. Salah satu solusi untuk mengelas benda pejal yaitu menggunakan pengelasan gesek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik hasil pengelasan gesek (friction welding) dengan variasi kecepatan putar, durasi gesek dan tekanan serta mengetahui bagaimana struktur mikro hasil pengelasan gesek (friction welding). Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model one-shot case study dan analisis deskriptif. Analisis deskriptif meliputi hasil uji tarik dan struktur mikro hasil pengelasan gesek. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai kekuatan tarik yang paling tinggi dihasilkan pada variasi kecepatan putar 2850 Rpm, durasi gesek 60 detik pada tekanan 8 Mpa. Sedangkan untuk hasil kekuatan tarik yang paling rendah yaitu dihasilkan pada variasi kecepatan putar 2850 Rpm, durasi gesek 80 detik pada tekanan 8 Mpa. Hasil foto mikro menunjukan bahwa tidak ada perubahan fase pada hasil pengelasan gesek hanya terjadi penghalusan partikel Mg2Si pada daerah Zpd dan Zpl, sedangkan pada daerah Zud memiliki bentuk partikel Mg2Si yang sama dengan spesimen tanpa perlakuan.
State University of Malang (UM)
Title: Analisis Kecepatan Putar, Durasi Gesek dan Tekanan Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan Gesek (Friction Welding)
Description:
Pengelasan busur listrik elektroda terbungkus cocok digunakan untuk pelat-pelat datar.
Namun untuk benda pejal sulit untuk dilakukan, apabila digunakan untuk benda pejal, maka, hasilnya kurang baik.
Salah satu solusi untuk mengelas benda pejal yaitu menggunakan pengelasan gesek.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik hasil pengelasan gesek (friction welding) dengan variasi kecepatan putar, durasi gesek dan tekanan serta mengetahui bagaimana struktur mikro hasil pengelasan gesek (friction welding).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model one-shot case study dan analisis deskriptif.
Analisis deskriptif meliputi hasil uji tarik dan struktur mikro hasil pengelasan gesek.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai kekuatan tarik yang paling tinggi dihasilkan pada variasi kecepatan putar 2850 Rpm, durasi gesek 60 detik pada tekanan 8 Mpa.
Sedangkan untuk hasil kekuatan tarik yang paling rendah yaitu dihasilkan pada variasi kecepatan putar 2850 Rpm, durasi gesek 80 detik pada tekanan 8 Mpa.
Hasil foto mikro menunjukan bahwa tidak ada perubahan fase pada hasil pengelasan gesek hanya terjadi penghalusan partikel Mg2Si pada daerah Zpd dan Zpl, sedangkan pada daerah Zud memiliki bentuk partikel Mg2Si yang sama dengan spesimen tanpa perlakuan.
Related Results
Pengaruh Tekanan terhadap Sifat Mekanik dan Mikrostruktur pada Sambungan Las Gesek Aluminium AA1100
Pengaruh Tekanan terhadap Sifat Mekanik dan Mikrostruktur pada Sambungan Las Gesek Aluminium AA1100
Teknik pengelasan pada aluminium sudah banyak dilakukan, tetapi masih perlu dikembangkan agar dapat tersambung dengan baik. Pengelasan gesek (friction welding) adalah penyambungan ...
Pengaruh Arus Listrik Spot Welding KW14-1031 Terhadap Kekuatan Geser Pada Baja St42
Pengaruh Arus Listrik Spot Welding KW14-1031 Terhadap Kekuatan Geser Pada Baja St42
Teknologi pengelasan tidak hanya digunakan untuk memproduksi tetapi berfungsi juga sebagai reparasi dari semua alat-alat yang terbuat dari logam. Pengelasan titik (spot welding) me...
ANALISIS SIFAT MEKANIS BAJA St.60 HASIL PENGELASAN FRICTION WELDING DENGAN VARIASI PENDINGIN
ANALISIS SIFAT MEKANIS BAJA St.60 HASIL PENGELASAN FRICTION WELDING DENGAN VARIASI PENDINGIN
Banyaknya komponen dalam industri manufaktur memerlukan penggunaan teknik pengelasan yang efektif dan efisien. Pengelasan gesekan adalah metode penyambungan benda padat di mana laj...
Pengaruh Kemiringan Struktur Plat Segitiga Terhadap Kecepatan Gesek Dasar pada Saluran Terbuka
Pengaruh Kemiringan Struktur Plat Segitiga Terhadap Kecepatan Gesek Dasar pada Saluran Terbuka
Pada aliran saluran terbuka, distribusi kecepatan seringkali dibedakan sebagai distribusi kecepatan di daerah inner region, yang berada di dekat dasar dimana distribusi kecepatan l...
PENGARUH BESAR SUDUT KAMPUH TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN GMAW
PENGARUH BESAR SUDUT KAMPUH TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN GMAW
Hasil pengelasan yang baik merupakan tujuan utama dari proses pengelasan. Banyak terjadi hasil pengelasan yang kurang baik seperti cacat-cacat las, kekuatan yang dihasilkan kurang ...
Perubahan Nilai Kekuatan Tarik Pada Hasil Pengelasan Friction Stir Welding Aluminium 2024 - T3 Yang Menggunakan Perlakuan Transient Thermal
Perubahan Nilai Kekuatan Tarik Pada Hasil Pengelasan Friction Stir Welding Aluminium 2024 - T3 Yang Menggunakan Perlakuan Transient Thermal
<p><em>Paduan aluminium seri 2xxx merupakan paduan Al-Cu dengan sifat mekanis yang cukup tinggi, yaitu tegangan tarik maksimum 470 MPa dan tegangan luluh 280 MPa. Padua...
Analisa efek thermal pengelasan FCAW terhadap Deformasi Dengan Variasi Posisi Pengelasan dan Ketebalan Plate Pada Pelat EH 36 Untuk Stool Support
Analisa efek thermal pengelasan FCAW terhadap Deformasi Dengan Variasi Posisi Pengelasan dan Ketebalan Plate Pada Pelat EH 36 Untuk Stool Support
Penelitian ini meliputii analisa efek thermal yang menganalisa pengaruh panas yang terjadi pada saat proses pengelasan FCAW pada pelat baja EH 36 yang mengakibatkan deformasi. Defo...

