Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS YURIDIS TENTANG EKSISTENSI PENERAPAN HAK GUNA BANGUNAN DI KOTA BATAM

View through CrossRef
Permasalahan tentang Keberadaan Permohonan Hak Guna Bangunan di Kota Batam hampir sering tidak dilaksanakan dengan baik dan tidak sesuai dengan prosedur hukum. Hak Guna Bangunan pada dasarnya telah digunakan diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Tanah Hak. Namun dalam implementasi yang dilakukan masih banyak yang tidak sesuai, masih banyak dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat belum memahami penggunaan Hak Guna Bangunan, bagaimana memperoleh Hak Guna Bangunan Hak. Salah satu faktor atau pengaruhnya adalah kurangnya pengawasan pemerintah, kurangnya sosialisasi dan peran pemerintah dalam memastikan efektivitas dan evaluasi pelaksanaan Hak Guna Bangunan. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan keberadaan dan efektifitasnya pelaksanaan Hak Guna Bangunan di Kota Batam, seperti pelaksanaan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat, meningkatkan pengawasan penggunaan Hak Guna Bangunan, dan peran aktif Pemerintah dalam pelaksanaannya Hak Guna Bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan aplikasi tersebut Hak Guna Bangunan (HGB) di Kota Batam dalam memahami cara memperoleh Hak Guna Usaha Membangun dan bagaimana Hak Guna Bangunan dapat menjadi Hak Milik dalam artian hukum dan peraturan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis dokumen terkait Hak Guna Bangunan di Kota Batam, bersumber dari jurnal, buku, karya ilmiah, tesis dan dokumen resmi lainnya.
Title: ANALISIS YURIDIS TENTANG EKSISTENSI PENERAPAN HAK GUNA BANGUNAN DI KOTA BATAM
Description:
Permasalahan tentang Keberadaan Permohonan Hak Guna Bangunan di Kota Batam hampir sering tidak dilaksanakan dengan baik dan tidak sesuai dengan prosedur hukum.
Hak Guna Bangunan pada dasarnya telah digunakan diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Tanah Hak.
Namun dalam implementasi yang dilakukan masih banyak yang tidak sesuai, masih banyak dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat belum memahami penggunaan Hak Guna Bangunan, bagaimana memperoleh Hak Guna Bangunan Hak.
Salah satu faktor atau pengaruhnya adalah kurangnya pengawasan pemerintah, kurangnya sosialisasi dan peran pemerintah dalam memastikan efektivitas dan evaluasi pelaksanaan Hak Guna Bangunan.
Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan keberadaan dan efektifitasnya pelaksanaan Hak Guna Bangunan di Kota Batam, seperti pelaksanaan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat, meningkatkan pengawasan penggunaan Hak Guna Bangunan, dan peran aktif Pemerintah dalam pelaksanaannya Hak Guna Bangunan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan aplikasi tersebut Hak Guna Bangunan (HGB) di Kota Batam dalam memahami cara memperoleh Hak Guna Usaha Membangun dan bagaimana Hak Guna Bangunan dapat menjadi Hak Milik dalam artian hukum dan peraturan yang berlaku.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis dokumen terkait Hak Guna Bangunan di Kota Batam, bersumber dari jurnal, buku, karya ilmiah, tesis dan dokumen resmi lainnya.

Related Results

STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
Batam telah menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Sejak dibangun pada tahun 1970-an oleh Otorita Batam (saat ini bernama BP Batam), Pulau Batam telah be...
PENINGKATAN STATUS HAK GUNA BANGUNAN MENJADI HAK MILIK
PENINGKATAN STATUS HAK GUNA BANGUNAN MENJADI HAK MILIK
Article 33 paragraph (3) of the 1945 Constitution which reads Earth, water and natural resources in it are controlled by the State and used for the greatest prosperity of the peopl...
Kewenangan Badan Pengusahaan Batam Dalam Eksekusi Lahan di Kota Batam
Kewenangan Badan Pengusahaan Batam Dalam Eksekusi Lahan di Kota Batam
The purpose of this study is to analyse the extent of juridical authority of Batam Management Agency in the process of land execution, and to review the extent to which such author...
KEPASTIAN HUKUM PEMBATALAN SERTIFIKAT HAK MILIK AKIBAT CACAT ADMINISTRATIF
KEPASTIAN HUKUM PEMBATALAN SERTIFIKAT HAK MILIK AKIBAT CACAT ADMINISTRATIF
Undang - Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok Pokok Agraria telah memberikan landasan hukum baik bagi pemerintah dalam tugasnya sebagai pelaksana dari peraturan perundang-undang...
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
Kewenangan Satgas Yuridis Dalam Memproses Data Yuridis Pada Program Ptsl Di Bpn Kabupaten Pandeglang
Kewenangan Satgas Yuridis Dalam Memproses Data Yuridis Pada Program Ptsl Di Bpn Kabupaten Pandeglang
Pelaksanaan dalam memproses data yuridis pada program PTSL dilakukan oleh Satgas Yuridis PTSL namun dalam kewenangannya, Satgas Yuridis memiliki hambatan sehingga dapat mengakibatk...
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...

Back to Top