Javascript must be enabled to continue!
PASCAOPERASI ADENOMA HIPOFISIS: HUBUNGAN ANTARA DURASI AWITAN DENGAN LUARAN KLINIS VISUS DAN LAPANG PANDANG
View through CrossRef
Pendahuluan: Adenoma hipofisis dapat menyebabkan penurunan visus dan penyempitan lapangan pandang. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa lama keluhan berhubungan secara signifikan dengan hasil klinis. Sebagai rumah sakit pusat rujukan nasional, semua pasien adenoma hipofisis yang datang ke RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dirujuk dari dokter spesialis mata, ahli saraf, dan ahli bedah saraf dari institusi lain.
Tujuan: Dalam penelitian ini, kami meneliti hubungan antara durasi, yang dihitung dari saat gejala pertama kali muncul ke waktu operasi, dan hasil visus dan lapang pandang pada pasien adenoma hipofisis yang menjalani operasi transfenoidal.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian restrospektif pada pasien adenoma hipofisis yang menjalani operasi transsfenoidal antara 2015-2017 di RSCM. Durasi antara awitan gejala dan operasi dihitung dalam bulan. Pemeriksaan visus dan lapang pandang dilakukan 1 hari sebelum operasi dan dalam 1 hingga 2 bulan pascaoperasi.
Hasil: Terdapat 71 pasien (36 pria, 35 wanita) dengan penurunan visus dan lapang pandang menyempit, dengan usia rata-rata 42 tahun (20-77 tahun). Durasi rata-rata awitan untuk kedua gejala adalah 12 bulan (1-108 bulan). Sebanyak 40,5% pasien mengalami peningkatan visus pascaoperasi, dengan durasi rata-rata awitan 11 bulan. Peningkatan lapang pandang dialami pada 67,6% pasien, dengan durasi rata-rata awitan 12 bulan.
Diskusi: Kesimpulan penelitian terdapat hubungan bermakna secara statistik antara durasi awitan sampai dilakukan tindakan operasi dengan luaran klinis lapang pandang. Perbaikan lapang pandang didapatkan pada pasien yang memiliki durasi awitan sampai dilakukan tindakan operasi sampai dengan 12 bulan.
Kata kunci: Adenoma hipofisis, lapang pandang, operasi transfenoidal, visus
Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia
Title: PASCAOPERASI ADENOMA HIPOFISIS: HUBUNGAN ANTARA DURASI AWITAN DENGAN LUARAN KLINIS VISUS DAN LAPANG PANDANG
Description:
Pendahuluan: Adenoma hipofisis dapat menyebabkan penurunan visus dan penyempitan lapangan pandang.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa lama keluhan berhubungan secara signifikan dengan hasil klinis.
Sebagai rumah sakit pusat rujukan nasional, semua pasien adenoma hipofisis yang datang ke RSUPN Dr.
Cipto Mangunkusumo (RSCM) dirujuk dari dokter spesialis mata, ahli saraf, dan ahli bedah saraf dari institusi lain.
Tujuan: Dalam penelitian ini, kami meneliti hubungan antara durasi, yang dihitung dari saat gejala pertama kali muncul ke waktu operasi, dan hasil visus dan lapang pandang pada pasien adenoma hipofisis yang menjalani operasi transfenoidal.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian restrospektif pada pasien adenoma hipofisis yang menjalani operasi transsfenoidal antara 2015-2017 di RSCM.
Durasi antara awitan gejala dan operasi dihitung dalam bulan.
Pemeriksaan visus dan lapang pandang dilakukan 1 hari sebelum operasi dan dalam 1 hingga 2 bulan pascaoperasi.
Hasil: Terdapat 71 pasien (36 pria, 35 wanita) dengan penurunan visus dan lapang pandang menyempit, dengan usia rata-rata 42 tahun (20-77 tahun).
Durasi rata-rata awitan untuk kedua gejala adalah 12 bulan (1-108 bulan).
Sebanyak 40,5% pasien mengalami peningkatan visus pascaoperasi, dengan durasi rata-rata awitan 11 bulan.
Peningkatan lapang pandang dialami pada 67,6% pasien, dengan durasi rata-rata awitan 12 bulan.
Diskusi: Kesimpulan penelitian terdapat hubungan bermakna secara statistik antara durasi awitan sampai dilakukan tindakan operasi dengan luaran klinis lapang pandang.
Perbaikan lapang pandang didapatkan pada pasien yang memiliki durasi awitan sampai dilakukan tindakan operasi sampai dengan 12 bulan.
Kata kunci: Adenoma hipofisis, lapang pandang, operasi transfenoidal, visus.
Related Results
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU MENUJU OPERASI PENGANGKATAN TUMOR INTRAKRANIAL DENGAN SKALA PERFORMA KARNOFSKY PASCAOPERASI
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU MENUJU OPERASI PENGANGKATAN TUMOR INTRAKRANIAL DENGAN SKALA PERFORMA KARNOFSKY PASCAOPERASI
Pendahuluan: Waktu tunggu menuju operasi pengangkatan tumor intrakranial elektif di Indonesia masih belum diketahui, terlebih lagi hubungannya dengan luaran fungsional pascaoperasi...
Carcinoma ex Pleomorphic Adenoma: A Case Series and Literature Review
Carcinoma ex Pleomorphic Adenoma: A Case Series and Literature Review
Abstract
Introduction
Carcinoma ex pleomorphic adenoma (CXPA) is a rare malignant salivary gland tumor that can lead to severe complications and carries a risk of distant metastasi...
EVALUASI TAJAM PENGLIHATAN DAN INDEKS PROPTOSIS PASIEN MENINGIOMA SPHENOORBITA PASCAOPERASI KRANIEKTOMI
EVALUASI TAJAM PENGLIHATAN DAN INDEKS PROPTOSIS PASIEN MENINGIOMA SPHENOORBITA PASCAOPERASI KRANIEKTOMI
Pendahuluan: Meningioma sphenoorbita (MSO) adalah massa tumor eksofitik yang menginfiltrasi tulang pada sphenoid ridge, dinding lateral orbita, atap orbita, dan meluas ke fisura or...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
KADAR FIBRINOGEN SEBAGAI FAKTOR PROGNOSTIK PASIEN PERDARAHAN INTRASEREBRAL SPONTAN
KADAR FIBRINOGEN SEBAGAI FAKTOR PROGNOSTIK PASIEN PERDARAHAN INTRASEREBRAL SPONTAN
FIBRINOGEN VALUE AS PROGNOSTIC FACTOR IN SPONTANEOUS INTRACEREBRAL HEMORRHAGEABSTRACTIntroduction: Spontaneous intracerebral haemorrhage (SIH) refers as spontaneous bleedi...
Kontribusi Durasi Merokok sebagai Penyebab Terjadinya Karies Gigi pada Penghuni Panti Sosial
Kontribusi Durasi Merokok sebagai Penyebab Terjadinya Karies Gigi pada Penghuni Panti Sosial
Abstract: Smoking duration can have a number of detrimental effects on oral health including tooth loss, periodontal disease, oral soft tissue changes, excessive tooth wear, halito...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...

