Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Sadar Bencana Melalui Pembelajaran Geografi: Studi Literatur

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan memberikan deskripsi terkait pendidikan geografi melalui pembelajaran geografi dalam rangka peningkatan kesadaran bencana. Penelitian ini disusun dengan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan studi literatur berdasarkan penelitian yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil analisis literatur menunjukan bahwa Pembelajaran geografi memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan kesadaran bencana di kalangan siswa. Dalam konteks ini, pemahaman akan faktor-faktor yang memicu bencana alam, seperti topografi, iklim, dan geologi, menjadi landasan yang penting. Melalui pembelajaran geografi, siswa tidak hanya memahami bagaimana lingkungan fisik memengaruhi terjadinya bencana, tetapi juga dapat mengidentifikasi daerah-daerah yang rentan terhadap ancaman tersebut. Selain itu, pembelajaran geografi memberikan wawasan yang mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari bencana. Siswa belajar tentang kerentanan sosial, distribusi kerusakan, dan ketidaksetaraan dalam pemulihan pasca-bencana, yang semuanya merupakan aspek penting dalam pemahaman menyeluruh tentang bencana. Pendekatan pembelajaran yang melibatkan proyek, teknologi, dan studi kasus membantu siswa mengembangkan keterampilan praktis, seperti analisis spasial, pemetaan risiko, dan pengambilan keputusan berbasis data, yang esensial dalam manajemen bencana. Selain itu, pembelajaran geografi juga berpotensi untuk mempengaruhi sikap dan perilaku siswa terkait bencana. Dengan menjadi lebih sadar akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, siswa menjadi lebih cenderung terlibat dalam upaya perlindungan diri sendiri dan komunitas mereka, membentuk masyarakat yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana alam
Title: Analisis Sadar Bencana Melalui Pembelajaran Geografi: Studi Literatur
Description:
Penelitian ini bertujuan memberikan deskripsi terkait pendidikan geografi melalui pembelajaran geografi dalam rangka peningkatan kesadaran bencana.
Penelitian ini disusun dengan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan studi literatur berdasarkan penelitian yang berhubungan dengan penelitian ini.
Hasil analisis literatur menunjukan bahwa Pembelajaran geografi memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan kesadaran bencana di kalangan siswa.
Dalam konteks ini, pemahaman akan faktor-faktor yang memicu bencana alam, seperti topografi, iklim, dan geologi, menjadi landasan yang penting.
Melalui pembelajaran geografi, siswa tidak hanya memahami bagaimana lingkungan fisik memengaruhi terjadinya bencana, tetapi juga dapat mengidentifikasi daerah-daerah yang rentan terhadap ancaman tersebut.
Selain itu, pembelajaran geografi memberikan wawasan yang mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari bencana.
Siswa belajar tentang kerentanan sosial, distribusi kerusakan, dan ketidaksetaraan dalam pemulihan pasca-bencana, yang semuanya merupakan aspek penting dalam pemahaman menyeluruh tentang bencana.
Pendekatan pembelajaran yang melibatkan proyek, teknologi, dan studi kasus membantu siswa mengembangkan keterampilan praktis, seperti analisis spasial, pemetaan risiko, dan pengambilan keputusan berbasis data, yang esensial dalam manajemen bencana.
Selain itu, pembelajaran geografi juga berpotensi untuk mempengaruhi sikap dan perilaku siswa terkait bencana.
Dengan menjadi lebih sadar akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, siswa menjadi lebih cenderung terlibat dalam upaya perlindungan diri sendiri dan komunitas mereka, membentuk masyarakat yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana alam.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
OPTIMALISASI KOMUNIKASI BENCANA DI MEDIA MASSA SEBAGAI PENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA
OPTIMALISASI KOMUNIKASI BENCANA DI MEDIA MASSA SEBAGAI PENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA
Upaya manajemen bencana alam yang terjadi di Indonesia saat ini memerlukan dukungan dari media massa dalam melakukan komunikasi kepada masyarakat. Degradasi lingkungan dan gl...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang :  Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...
Penanggulangan Krisis Kesehatan di Indonesia Tahun 2016
Penanggulangan Krisis Kesehatan di Indonesia Tahun 2016
AbstractHealth crisis is an event/series of events that threaten the health of individuals or communities caused by disasters and / or potentially disasters. Researchs on health cr...
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
Kesiapan dan pencegahan terhadap bencana alam merupakan salah satu faktor dalam mengurangi dampak kerugian serta korban. Bencana adalah suatu rangkaian peristiwa mengganggu, merusa...

Back to Top