Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Ibu dalam Kelompok PKK Melalui Pelatihan Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini
View through CrossRef
Peraturan indonesia menyatakan pernikahan boleh dilakukan bagi laki-laki yang sudah berusia 19 tahun dan perempuan berusia 19 tahun sehingga pernikahan dibawah 19 tahun dikategorikan pernikahan dini. Pernikahan dini adalah masalah kesehatan global yang berhubungan dengan konsekuensi negatif pada kesehatan fisik dan psikologis yang biasa diikuti dengan kehamilan remaja yang kemudian akan berkontribusi pada Angka Kematian Ibu (AKI). Pernikahan dini merupakan permasalahan yang disebabkan berbagai faktor. Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab terjadinya pernikahan dini, antara lain kebutuhan biologis atau psikologis, kebiasaan, keadaan ekonomi, pengetahuan, tingkat pendidikan, sumber informasi, dan pola pengasuhan orang tua terutama ibu. Keluarga khususnya orang tua merupakan kunci terpenting dalam melindungi anak dari permasalahan anak usia dini, khususnya terkait pernikahan dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memenuhi kebutuhan ibu (kelompok PKK) akan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi yang benar dan efektif dan membantu menekan tingginya angka pernikahan dini pada remaja di wilayah Kabupaten Malang khususnya Desa Jabung. Pengabdian masyarakat dilakukan dalam beberapa kegiatan yaitu kegiatan pelatihan yang terdiri dari penyampaian materi dan demo-redemonstrasi penyuluhan, kegiatan praktikum peer tutor dan monitoring. Setelah dilakukan pelatihan dapat dilihat adanya peningkatan pengetahuan kelompok PKK yaitu rerata nilai pengetahuan diperoleh sebelum kegiatan adalah 57.8 meningkat menjadi 80 setelah diberikan pelatihan dan adanya peningkatan ketrampilan dari praktikum redemontrasi pemberian penyuluhan sebagai peer tutor. Pelaksanaan kegiatan pengabmas berjalan dengan baik dan masyarakat sangat aktif mengikuti semua kegiatan. Hasil kegiatan terlihat dari peningkatan nilai penilaian pre-test dan post-test serta penilaian praktikum peer tutor oleh kelompok PKK. Rencana tindak lanjut pengabdian masyarakat adalah monitoring dan pembinaan.
Lembaga Sistem Informasi Komputer dan Teknologi (SISFOKOMTEK)
Title: Pemberdayaan Ibu dalam Kelompok PKK Melalui Pelatihan Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini
Description:
Peraturan indonesia menyatakan pernikahan boleh dilakukan bagi laki-laki yang sudah berusia 19 tahun dan perempuan berusia 19 tahun sehingga pernikahan dibawah 19 tahun dikategorikan pernikahan dini.
Pernikahan dini adalah masalah kesehatan global yang berhubungan dengan konsekuensi negatif pada kesehatan fisik dan psikologis yang biasa diikuti dengan kehamilan remaja yang kemudian akan berkontribusi pada Angka Kematian Ibu (AKI).
Pernikahan dini merupakan permasalahan yang disebabkan berbagai faktor.
Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab terjadinya pernikahan dini, antara lain kebutuhan biologis atau psikologis, kebiasaan, keadaan ekonomi, pengetahuan, tingkat pendidikan, sumber informasi, dan pola pengasuhan orang tua terutama ibu.
Keluarga khususnya orang tua merupakan kunci terpenting dalam melindungi anak dari permasalahan anak usia dini, khususnya terkait pernikahan dini.
Pengabdian masyarakat ini bertujuan memenuhi kebutuhan ibu (kelompok PKK) akan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi yang benar dan efektif dan membantu menekan tingginya angka pernikahan dini pada remaja di wilayah Kabupaten Malang khususnya Desa Jabung.
Pengabdian masyarakat dilakukan dalam beberapa kegiatan yaitu kegiatan pelatihan yang terdiri dari penyampaian materi dan demo-redemonstrasi penyuluhan, kegiatan praktikum peer tutor dan monitoring.
Setelah dilakukan pelatihan dapat dilihat adanya peningkatan pengetahuan kelompok PKK yaitu rerata nilai pengetahuan diperoleh sebelum kegiatan adalah 57.
8 meningkat menjadi 80 setelah diberikan pelatihan dan adanya peningkatan ketrampilan dari praktikum redemontrasi pemberian penyuluhan sebagai peer tutor.
Pelaksanaan kegiatan pengabmas berjalan dengan baik dan masyarakat sangat aktif mengikuti semua kegiatan.
Hasil kegiatan terlihat dari peningkatan nilai penilaian pre-test dan post-test serta penilaian praktikum peer tutor oleh kelompok PKK.
Rencana tindak lanjut pengabdian masyarakat adalah monitoring dan pembinaan.
Related Results
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK DALAM PENGENALAN POTENSI DAN PEMBUATAN KRIPIK BUAH PARE DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK DALAM PENGENALAN POTENSI DAN PEMBUATAN KRIPIK BUAH PARE DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN
ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat tentang Pemberdayaan Kelompok PKK Dalam Pengenalan Potensi dan Pembuatan Kripik Buah Pare Dalam Meningkatkan Kesehatan” yang merupakan salah...
PELATIHAN PEMBUATAN DENDENG DAN ANEKA OLAHAN DAUN SINGKONG DI DESA TALANG SEBARIS KECAMATAN AIR PERIUKAN KABUPATEN SELUMA
PELATIHAN PEMBUATAN DENDENG DAN ANEKA OLAHAN DAUN SINGKONG DI DESA TALANG SEBARIS KECAMATAN AIR PERIUKAN KABUPATEN SELUMA
Desa Talang Sebaris merupakan salah satu desa dalam wilayah Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu dengan luas wilayah 847,28 Ha, dengan topografi dataran renda...
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Latar Belakang: Pernikahan dini menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu kurang dari 2...
Peningkatan Edukasi Melalui Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini Pada Remaja Di SMK 1 Banyuwangi
Peningkatan Edukasi Melalui Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini Pada Remaja Di SMK 1 Banyuwangi
Remaja menjadi generasi penerus bangsa sehingga perlu menyiapkan kualitas sumberdaya manusia yang unggul. Kasus permasalahan remaja yang sangat erat dengan masalah kesehatan reprod...
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Pernikahan usia anak atau lebih dikenal dengan istilah pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi di berbagai tempat di tanah air, baik di pe...
Pembentukan Kader Seroja (Kesehatan Reproduksi Remaja) Untuk Mencegah Pernikahan Dini Di SMPN 2 Singosari
Pembentukan Kader Seroja (Kesehatan Reproduksi Remaja) Untuk Mencegah Pernikahan Dini Di SMPN 2 Singosari
Pernikahan dini merupakan salah satu masalah sosial yang berdampak luas pada kehidupan remaja, termasuk pada aspek kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi. Upay...
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
Abstract
Background: Early marriage practice in Indonesia is more often found in rural than in urban areas.
Objective: The aim of this study is to examine the relationship of socio...

