Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEDUDUKAN SIYĀQ DALAM TAFSIR AL-QUR'AN

View through CrossRef
Artikel ini membahas tentang kedudukan siyaq dan juga perannya dalam penafsiran Al-Qur’an yang selalu mendapatkan perhatian dari para ulama’ dan ahli tafsir baik klasik maupun kontemporer. Jika kita mendalami siyaq maka hal itu akan sangat membantu kita dalam menganalisis dan mengungkapkan pengaruhnya dalam memahami tafsir-tafsir ayat Al-Qur’an. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk memahami siyaq suatu ayat dengan cara memahami sisi historis alur pembicaraannya, dalam konteks apa ayat tersebut disampaikan, kemudian memperhatikan ayat sawabiq (sebelumnya) dan lawahiq (sesudahnya), sehingga ayat tersebut bisa difahami secara utuh dan tepat tidak sepotong-sepotong. Artikel ini juga mengupas kedudukan siyaq yang sangat mempengaruhi penafsiran dan maksud suatu ayat yang meliputi beberapa aspek seperti aspek-aspek yang berkaitan dengan hukum fiqih, aspek-aspek yang berkaitan dengan sababun nuzul suatu ayat, dan aspek mufrodat/kosakata pada ayat. Dan juga mengupas tentang jenis-jenis siyaq yang terdapat dalam Al-Qur’an. Penelitian artikel  ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Sumber data berasal dari kitab-kitab Mu’jam Ummahatul Kutub seperti Lisanul Arab, dan kitab-kitab tafsir klasik seperti Tafsir At-Thabari, Tafsir Ibnu Katsir, dan lainnya serta Kitab-Kitab Hadits seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan At-Tirmidzi dan lain-lain sebagai bahan referensi utama dan selanjutnya dianalisis untuk memahami siyaq yang sesuai dengan murodul ayah
Title: KEDUDUKAN SIYĀQ DALAM TAFSIR AL-QUR'AN
Description:
Artikel ini membahas tentang kedudukan siyaq dan juga perannya dalam penafsiran Al-Qur’an yang selalu mendapatkan perhatian dari para ulama’ dan ahli tafsir baik klasik maupun kontemporer.
Jika kita mendalami siyaq maka hal itu akan sangat membantu kita dalam menganalisis dan mengungkapkan pengaruhnya dalam memahami tafsir-tafsir ayat Al-Qur’an.
Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk memahami siyaq suatu ayat dengan cara memahami sisi historis alur pembicaraannya, dalam konteks apa ayat tersebut disampaikan, kemudian memperhatikan ayat sawabiq (sebelumnya) dan lawahiq (sesudahnya), sehingga ayat tersebut bisa difahami secara utuh dan tepat tidak sepotong-sepotong.
Artikel ini juga mengupas kedudukan siyaq yang sangat mempengaruhi penafsiran dan maksud suatu ayat yang meliputi beberapa aspek seperti aspek-aspek yang berkaitan dengan hukum fiqih, aspek-aspek yang berkaitan dengan sababun nuzul suatu ayat, dan aspek mufrodat/kosakata pada ayat.
Dan juga mengupas tentang jenis-jenis siyaq yang terdapat dalam Al-Qur’an.
Penelitian artikel  ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka.
Sumber data berasal dari kitab-kitab Mu’jam Ummahatul Kutub seperti Lisanul Arab, dan kitab-kitab tafsir klasik seperti Tafsir At-Thabari, Tafsir Ibnu Katsir, dan lainnya serta Kitab-Kitab Hadits seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan At-Tirmidzi dan lain-lain sebagai bahan referensi utama dan selanjutnya dianalisis untuk memahami siyaq yang sesuai dengan murodul ayah.

Related Results

DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
MEMAHAMI KANDUNGAN AL-QUR’AN MENGGUNAKAN METODE ASBAB NUZUL, MUNASABAH, DAN SIYAQ
MEMAHAMI KANDUNGAN AL-QUR’AN MENGGUNAKAN METODE ASBAB NUZUL, MUNASABAH, DAN SIYAQ
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kanduangan Al-qur’an dengan menggunakan metode asbab nuzul, munasabah dan siyaq. Mengingat Al-Qur'an sebagai petunjuk pali...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
Al-Siyāq al-Qur’ānī wa Aṣaruhu ‘Inda al-Qādī Ibn ‘Aṭiyyah fī al-Taujīh al-Nahwī (Dirāsah Tafsīriyyah Nahwiyyah)
Al-Siyāq al-Qur’ānī wa Aṣaruhu ‘Inda al-Qādī Ibn ‘Aṭiyyah fī al-Taujīh al-Nahwī (Dirāsah Tafsīriyyah Nahwiyyah)
إن هذا البحث يتحدث عن القاضي ابن عطية والسياق القرآني وأهميته وأثره عند القاضي ابن عطية في توجيه الإعراب في تفسيره المسمى المحرر الوجيز في تفسير الكتاب العزيز، والسياق بحث عن بيان ...

Back to Top