Javascript must be enabled to continue!
Glokalisasi dalam Implementasi Kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) Kanada
View through CrossRef
Penelitian ini secara garis besar menyoroti fenomena glokalisasi dalam implementasi kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan metode pengumpulan data sekunder dan memiliki tujuan utama untuk meninjau, mendalami, serta menganalisa penerapan fenomena glokalisasi dalam pengimplementasian kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) dengan meninjau kedua sisi, yaitu sisi global dan sisi lokal kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP). Tujuan tambahan penelitian ini adalah; (1) Untuk memahami definisi umum dan penerapan pendekatan-pendekatan feminisme dalam praktik penerapan kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP), (2) Menganalisa kontribusi kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) terhadap pencapaian Proyek Pembangunan Berkelanjutan PBB, dan (3) Menambah wawasan pembaca mengenai kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP), serta kajian-kajian glokalisasi, gender, feminisme, dan Proyek Pembangunan Berkelanjutan PBB dalam studi Hubungan Internasional. Hasil penelitian ini menemukan sisi global kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) tercermin dari tertuangnya nilai-nilai feminisme dan prinsip 3R (Women’s Rights, Resources, and Representation) milik kebijakan luar negeri feminis Swedia dalam implementasi setiap area-area aksi kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP). Penelitian ini juga mengemukakan bahwa sisi lokal kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) dapat diamati dari; (1) Fokus kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) yang hanya menekankan pada bidang bantuan internasional dan bersifat transformatif, (2) Aspek lingkungan dalam kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) yang tercermin dari adanya area aksi keempat, yaitu aksi lingkungan dan iklim, dan (3) Setiap area aksi kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) secara spesifik berusaha untuk mencapai target-target Proyek Pembangunan Berkelanjutan PBB (The Sustainable Development Goals/SDGs)
Title: Glokalisasi dalam Implementasi Kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) Kanada
Description:
Penelitian ini secara garis besar menyoroti fenomena glokalisasi dalam implementasi kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP).
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan metode pengumpulan data sekunder dan memiliki tujuan utama untuk meninjau, mendalami, serta menganalisa penerapan fenomena glokalisasi dalam pengimplementasian kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) dengan meninjau kedua sisi, yaitu sisi global dan sisi lokal kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP).
Tujuan tambahan penelitian ini adalah; (1) Untuk memahami definisi umum dan penerapan pendekatan-pendekatan feminisme dalam praktik penerapan kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP), (2) Menganalisa kontribusi kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) terhadap pencapaian Proyek Pembangunan Berkelanjutan PBB, dan (3) Menambah wawasan pembaca mengenai kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP), serta kajian-kajian glokalisasi, gender, feminisme, dan Proyek Pembangunan Berkelanjutan PBB dalam studi Hubungan Internasional.
Hasil penelitian ini menemukan sisi global kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) tercermin dari tertuangnya nilai-nilai feminisme dan prinsip 3R (Women’s Rights, Resources, and Representation) milik kebijakan luar negeri feminis Swedia dalam implementasi setiap area-area aksi kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP).
Penelitian ini juga mengemukakan bahwa sisi lokal kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) dapat diamati dari; (1) Fokus kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) yang hanya menekankan pada bidang bantuan internasional dan bersifat transformatif, (2) Aspek lingkungan dalam kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) yang tercermin dari adanya area aksi keempat, yaitu aksi lingkungan dan iklim, dan (3) Setiap area aksi kebijakan Feminist International Assistance Policy (FIAP) secara spesifik berusaha untuk mencapai target-target Proyek Pembangunan Berkelanjutan PBB (The Sustainable Development Goals/SDGs).
Related Results
ANALISIS KEBIJAKAN LUAR NEGERI KANADA STUDI KASUS MUNDURNYA KANADA DARI PROTOKOL KYOTO TAHUN 2011
ANALISIS KEBIJAKAN LUAR NEGERI KANADA STUDI KASUS MUNDURNYA KANADA DARI PROTOKOL KYOTO TAHUN 2011
ABSTRACTThe withdrawal Canada from Kyoto Protocol on 2011 was one of Canada's foreign policy in dealing with environmental problems like climate change. This research aims to deter...
Feminist Journalism
Feminist Journalism
Feminists have always used whatever communication and media technologies are available to help them collect and disseminate news about feminism and women’s issues, and to offer the...
KEBIJAKAN SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN
KEBIJAKAN SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN
Kebijakan sosial dan program pelayanan telah banyak dilakukan oleh pemerintah. Meskipun suatu kebijakan sosial telah dirancang dengan baik, tidak berarti pelaksanaannya akan sesuai...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PEMBANGUNAN DESA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PEMBANGUNAN DESA
Pembangunan desa merupakan bagian strategis dari kebijakan publik nasional yang bertujuan memperkuat kapasitas pemerintahan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam p...
Piece by piece: Collaborative mosaic-making for inclusive policy development
Piece by piece: Collaborative mosaic-making for inclusive policy development
This report sets out the findings from one of four projects commissioned by Wellcome Policy Lab to pilot creative approaches to policy development. In this project, Scientia Script...
Feminismos y género en los Estudios Internacionales
Feminismos y género en los Estudios Internacionales
In the last decades, the specific role of women in international relations has received more attention and feminist theories have gained ground in the intellectual debate, which ha...
Responsibilised Resilience? Reworking Neoliberal Social Policy Texts
Responsibilised Resilience? Reworking Neoliberal Social Policy Texts
Introduction This essay begins with the premise that resilience, broadly defined as positive adaptation despite adversity (Garmezy and Rutter), and resilience building are importa...
Feminist Historical Geography
Feminist Historical Geography
Feminist approaches reconstruct experience, privilege the everyday and embodied as a unit of analysis, and therefore foreground the significance of scale in geographical analyses. ...

