Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH KEGIATAN TAMBANG TERHADAP PENCEMARAN AIR : KAJIAN TERHADAP ANALISIS AIR LIMBAH

View through CrossRef
Proses eksploitasi sumber daya mineral dan batubara sering kali menghasilkan air limbah yang mengandung berbagai zat pencemar, termasuk logam berat seperti merkuri [Hg], arsenik [As], timbal [Pb] dan kadmium [Cd], serta senyawa kimia lainnya yang berasal dari penggunaan bahan peledak, proses pencucian, dan pengolahan hasil tambang. Pembuangan air limbah tambang yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak negatif pada kualitas air permukaan maupun air tanah, yang pada gilirannya berpengaruh terhadap ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan Mengetahui hasil analisis air limbah perusahaan tambang dan Mengetahui apakah hasil analisis air limbah pertambangan memenuhi baku mutu. Hasil analisis air limbah dari Settling Pond 1 [SP-01] dan Settling Pond 2 [SP-02] menunjukkan variasi kadar Total Suspended Solids [TSS], pH, besi [Fe], cadmium [Cd], dan timbal [Pb] selama tiga bulan pemantauan. Nilai TSS pada SP-01 mengalami peningkatan dari 42 mg/L di bulan pertama menjadi 50 mg/L di bulan ketiga, sedangkan pada SP-02 meningkat signifikan dari 14 mg/L di bulan pertama menjadi 122 mg/L di bulan ketiga. Nilai pH berada dalam rentang 7,51–8,50 dan masih dalam batas baku mutu [6,0–9,0]. Konsentrasi Fe pada SP-01 meningkat dari 0,0215 mg/L menjadi 0,1028 mg/L, sementara pada SP-02 meningkat dari 0,0452 mg/L menjadi 1,1085 mg/L di bulan ketiga. Kadar Cd berkisar antara 0,0024–0,0102 mg/L, dan kadar Pb berkisar antara 0,0014–0,0029 mg/L, menunjukkan nilai yang relatif stabil dan rendah. Semua parameter kualitas air limbah tambang masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Nilai pH, Cd, dan Pb tetap dalam batas yang diperbolehkan. Kadar TSS dan Fe mengalami peningkatan, terutama pada SP-02 di bulan ketiga, dengan nilai TSS mencapai 122 mg/L dan Fe mencapai 1,1085 mg/L, tetapi masih jauh di bawah ambang batas baku mutu (TSS: 200 mg/L, Fe: 5 mg/L].
Title: PENGARUH KEGIATAN TAMBANG TERHADAP PENCEMARAN AIR : KAJIAN TERHADAP ANALISIS AIR LIMBAH
Description:
Proses eksploitasi sumber daya mineral dan batubara sering kali menghasilkan air limbah yang mengandung berbagai zat pencemar, termasuk logam berat seperti merkuri [Hg], arsenik [As], timbal [Pb] dan kadmium [Cd], serta senyawa kimia lainnya yang berasal dari penggunaan bahan peledak, proses pencucian, dan pengolahan hasil tambang.
Pembuangan air limbah tambang yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak negatif pada kualitas air permukaan maupun air tanah, yang pada gilirannya berpengaruh terhadap ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat sekitar.
Penelitian ini bertujuan Mengetahui hasil analisis air limbah perusahaan tambang dan Mengetahui apakah hasil analisis air limbah pertambangan memenuhi baku mutu.
Hasil analisis air limbah dari Settling Pond 1 [SP-01] dan Settling Pond 2 [SP-02] menunjukkan variasi kadar Total Suspended Solids [TSS], pH, besi [Fe], cadmium [Cd], dan timbal [Pb] selama tiga bulan pemantauan.
Nilai TSS pada SP-01 mengalami peningkatan dari 42 mg/L di bulan pertama menjadi 50 mg/L di bulan ketiga, sedangkan pada SP-02 meningkat signifikan dari 14 mg/L di bulan pertama menjadi 122 mg/L di bulan ketiga.
Nilai pH berada dalam rentang 7,51–8,50 dan masih dalam batas baku mutu [6,0–9,0].
Konsentrasi Fe pada SP-01 meningkat dari 0,0215 mg/L menjadi 0,1028 mg/L, sementara pada SP-02 meningkat dari 0,0452 mg/L menjadi 1,1085 mg/L di bulan ketiga.
Kadar Cd berkisar antara 0,0024–0,0102 mg/L, dan kadar Pb berkisar antara 0,0014–0,0029 mg/L, menunjukkan nilai yang relatif stabil dan rendah.
Semua parameter kualitas air limbah tambang masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan.
Nilai pH, Cd, dan Pb tetap dalam batas yang diperbolehkan.
Kadar TSS dan Fe mengalami peningkatan, terutama pada SP-02 di bulan ketiga, dengan nilai TSS mencapai 122 mg/L dan Fe mencapai 1,1085 mg/L, tetapi masih jauh di bawah ambang batas baku mutu (TSS: 200 mg/L, Fe: 5 mg/L].

Related Results

DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
Analisis Forecasting Timbulan Air Limbah di WWTP PT Kawasan Industri Gresik
Analisis Forecasting Timbulan Air Limbah di WWTP PT Kawasan Industri Gresik
PT Kawasan Industri Gresik (KIG) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelola properti seperti Bangunan Pabrik Siap Pakai, Pergudangan, Ruko, dan tenant jenis industri la...
Pengelolaan Lansekap Lahan Bekas Tambang: Pemulihan Lahan Dengan Pemanfaatan Sumberdaya Lokal (In-Situ)
Pengelolaan Lansekap Lahan Bekas Tambang: Pemulihan Lahan Dengan Pemanfaatan Sumberdaya Lokal (In-Situ)
<p><strong>Abstrak. </strong>Salah satu pemanfaatan lahan yang memiliki dampak negative terhadap kualitas lahan adalah kegiatan penambangan. Dengan ekploitasi lah...
ANALISIS DAUR ULANG LIMBAH LAMPU PENERANGAN SEBAGAI UPAYA REDUKSI LIMBAH B3 DI KOTA MEDAN
ANALISIS DAUR ULANG LIMBAH LAMPU PENERANGAN SEBAGAI UPAYA REDUKSI LIMBAH B3 DI KOTA MEDAN
Limbah bola lampu merupakan salah satu jenis limbah yang dikategorikan kedalam limbah B3 yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Limbah bola lampu dikategorikan kedalm limbah...

Back to Top