Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUDIDAYAAN APOTIK HIDUP DI DESA MEREMBU

View through CrossRef
Desa Merembu memiliki potensi sumber daya alam berupa air, lahan perkebunan, lahan persawahan, sungai dan hewan ternak. Namun, terdapat lahan kosong dan pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Lahan-lahan tersebut memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai tempat pembudidayaan apotik hidup yang berguna sebagai obat tradisional untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menjadi sarana penghijauan lingkungan agar lebih asri. Hal ini disebabkan oleh masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya apotik hidup jika dibudidayakan di lingkungan mereka. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian terkait pemberdayaan masyarakat melalui pembudidayaan apotik hidup di desa Merembu agar masyarakat memiliki pengetahuan tentang manfaat dari apotik hidup. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif meliputi kegiatan observasi untuk mengidentifikasi masalah yang muncul di masyarakat untuk dikaji dan dicari solusinya. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam pemberdayaan masyarakat ini meliputi, kegiatan penyuluhan tentang pentingnya pembudidayaan apotik hidup dengan memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah, pemberian bibit tanaman apotik hidup, dan pelatihan penanaman tanaman apotik hidup. Secara keseluruhan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pembudidayaan apotik hidup dapat dilaksanakan dengan baik di mana masyarakat telah dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan dengan menanam tanaman obat apotik hidup di lahan kosong maupun pekarangan rumah masing-masing.
Title: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUDIDAYAAN APOTIK HIDUP DI DESA MEREMBU
Description:
Desa Merembu memiliki potensi sumber daya alam berupa air, lahan perkebunan, lahan persawahan, sungai dan hewan ternak.
Namun, terdapat lahan kosong dan pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Lahan-lahan tersebut memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai tempat pembudidayaan apotik hidup yang berguna sebagai obat tradisional untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menjadi sarana penghijauan lingkungan agar lebih asri.
Hal ini disebabkan oleh masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya apotik hidup jika dibudidayakan di lingkungan mereka.
Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian terkait pemberdayaan masyarakat melalui pembudidayaan apotik hidup di desa Merembu agar masyarakat memiliki pengetahuan tentang manfaat dari apotik hidup.
Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif meliputi kegiatan observasi untuk mengidentifikasi masalah yang muncul di masyarakat untuk dikaji dan dicari solusinya.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam pemberdayaan masyarakat ini meliputi, kegiatan penyuluhan tentang pentingnya pembudidayaan apotik hidup dengan memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah, pemberian bibit tanaman apotik hidup, dan pelatihan penanaman tanaman apotik hidup.
Secara keseluruhan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pembudidayaan apotik hidup dapat dilaksanakan dengan baik di mana masyarakat telah dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan dengan menanam tanaman obat apotik hidup di lahan kosong maupun pekarangan rumah masing-masing.

Related Results

Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang Minimnya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep diri masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Tujuan Dalam ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Desa merupakan kesatuan masyarakat yang memiliki pemerintahan sendiri, sehingga potensi yang ada di wilayahnya merupakan hak bagi pemerintahan desa dan masyarakat. Potensi yang ada...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PESISIR PANTAI BLANAKAN KABUPATEN SUBANG
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PESISIR PANTAI BLANAKAN KABUPATEN SUBANG
Pemberdayaan adalah salah satu konsep didalam meningkatkan kualitas, baik kualitas sumberdaya manusia atau kualitas perekonomian. Masyarakat nelayan sebagai masyarakat yang memanfa...

Back to Top