Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Pemberian Air Rebusan Biji Ketumbar dengan Air Kelapa terhadap Kadar Kreatinin Serum pada Penderita Pre-Hipertensi
View through CrossRef
Ginjal merupakan organ saluran kemih yang memiliki berbagai fungsi diantaranya menyaring sisa hasil metabolisme dan toksin dari dalam darah yang kemudian dikeluarkan lewat urine. Kondisi meningkatnya tekanan darah merupakan salah satu faktor yang dapat memperburuk fungsi dan kerja ginjal. Salah satu tanda terjadi perburukan fungsi ginjal adalah dengan meningkatnya kadar kreatinin serum dalam darah. Penggunaan bahan alami seperti pemberian air rebusan biji ketumbar dan air kelapa dapat menjadi salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kadar kreatinin serum dalam darah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas dari pemberian air rebusan ketumbar dan air kelapa dengan frekuensi satu kali sehari selama satu minggu terhadap perubahan kadar kreatinin serum.
Matode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimental, dengan rancangan penelitian pre test – post test with control group design. Sampel penelitian berjumlah 48 pendidik dan tenaga kependidikan Universitas Nusa Cendana yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok kontrol (kelompok 1) yang tidak diberi perlakuan, kelompok intervensi air rebusan ketumbar (kelompok 2) dan kelompok intervensi air kelapa (kelompok 3). Kelompok 2 dan kelompok 3 diberikan intervensi satu kali setiap hari selama satu minggu. Data penelitian akan diuji menggunakan uji paired t-test dan uji one way anova untuk membandingan nilai antara kelompok. Hasil : Terdapat perubahan signifikan pada nilai pre test dengan nilai post test pada kelompok intervensi air rebusan biji ketumbar dengan p value=0,035. Sedangakan pada kelompok air kelapa dengan p value=0,270 dan pada kelompok kontrol dengan p value=0,882 tidak ada perubahan yang signifikan pada nilai pre test dengan nilai post test-nya. Berdasarkan hasil uji one way anova tidak didapatkan perbedaan yang signifikan antara nilai post test ketiga kelompok dengan p value=0,839. Kesimpulan : Tidak ada perbedaan efektivitas antara kelompok air rebusan biji ketumbar dengan air kelapa terhadap kadar kreatinin serum pada penderita pre-hipertensi.
PT Pustaka Cendekia Publisher
Title: Perbandingan Pemberian Air Rebusan Biji Ketumbar dengan Air Kelapa terhadap Kadar Kreatinin Serum pada Penderita Pre-Hipertensi
Description:
Ginjal merupakan organ saluran kemih yang memiliki berbagai fungsi diantaranya menyaring sisa hasil metabolisme dan toksin dari dalam darah yang kemudian dikeluarkan lewat urine.
Kondisi meningkatnya tekanan darah merupakan salah satu faktor yang dapat memperburuk fungsi dan kerja ginjal.
Salah satu tanda terjadi perburukan fungsi ginjal adalah dengan meningkatnya kadar kreatinin serum dalam darah.
Penggunaan bahan alami seperti pemberian air rebusan biji ketumbar dan air kelapa dapat menjadi salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kadar kreatinin serum dalam darah.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas dari pemberian air rebusan ketumbar dan air kelapa dengan frekuensi satu kali sehari selama satu minggu terhadap perubahan kadar kreatinin serum.
Matode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimental, dengan rancangan penelitian pre test – post test with control group design.
Sampel penelitian berjumlah 48 pendidik dan tenaga kependidikan Universitas Nusa Cendana yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.
Sampel dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok kontrol (kelompok 1) yang tidak diberi perlakuan, kelompok intervensi air rebusan ketumbar (kelompok 2) dan kelompok intervensi air kelapa (kelompok 3).
Kelompok 2 dan kelompok 3 diberikan intervensi satu kali setiap hari selama satu minggu.
Data penelitian akan diuji menggunakan uji paired t-test dan uji one way anova untuk membandingan nilai antara kelompok.
Hasil : Terdapat perubahan signifikan pada nilai pre test dengan nilai post test pada kelompok intervensi air rebusan biji ketumbar dengan p value=0,035.
Sedangakan pada kelompok air kelapa dengan p value=0,270 dan pada kelompok kontrol dengan p value=0,882 tidak ada perubahan yang signifikan pada nilai pre test dengan nilai post test-nya.
Berdasarkan hasil uji one way anova tidak didapatkan perbedaan yang signifikan antara nilai post test ketiga kelompok dengan p value=0,839.
Kesimpulan : Tidak ada perbedaan efektivitas antara kelompok air rebusan biji ketumbar dengan air kelapa terhadap kadar kreatinin serum pada penderita pre-hipertensi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE DAN KAYU MANIS TERHADAP PENURUNAN DISMENORE REMAJA PUTRI
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE DAN KAYU MANIS TERHADAP PENURUNAN DISMENORE REMAJA PUTRI
Dismenore primer bila tidak ditangani akan berbahaya. Dismenore primer dapat menyebabkan depresi, infertilitas, gangguan fungsi seksual, penurunan kualitas hidup karena ketidakmamp...
PEMANFAATAN BIJI KETUMBAR (Coriandrum sativum L) DALAM MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH : TINJAUAN LITERATUR
PEMANFAATAN BIJI KETUMBAR (Coriandrum sativum L) DALAM MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH : TINJAUAN LITERATUR
Biji Ketumbar (Coriandrum sativum. L) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisonal yang memiliki efektifitas terhadap hipertensi, antimikroba dan keput...
Gambaran Kadar Ureum dan Kreatinin Serum pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2 di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru
Gambaran Kadar Ureum dan Kreatinin Serum pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2 di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru
Abstrak
Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah. Berdasarkan International Diabetes Federation (IDF), ...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
Implementasi Rendam Kaki Dengan Rebusan Serai Dan Garam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Keluarga Dengan Masalah Kesehatan Hipertensi Di Wilayah Kebon Pala RW 11
Implementasi Rendam Kaki Dengan Rebusan Serai Dan Garam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Keluarga Dengan Masalah Kesehatan Hipertensi Di Wilayah Kebon Pala RW 11
Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah yang tinggi, hal ini termasuk dalam masalah degeneratif yang terjadi di masyarakat maupun keluarga. Penatalaksaan hipertensi dapat dilak...
Penampilan Bibit Kelapa Dalam Bido dan Hibrida Kelapa Genjah x Dalam Bido [Appearance Seed Bido Tall coconut and Hybrids Dwarf x Bido Tall Coconut]
Penampilan Bibit Kelapa Dalam Bido dan Hibrida Kelapa Genjah x Dalam Bido [Appearance Seed Bido Tall coconut and Hybrids Dwarf x Bido Tall Coconut]
<p>Coconut seedlings are growing well with an important role in supporting the success of planting coconut in the field. The higher seed viability are growing well, the more ...
PENGARUH REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN BALUSU KECAMATAN BALUSU TORAJA UTARA TAHUN 2022
PENGARUH REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN BALUSU KECAMATAN BALUSU TORAJA UTARA TAHUN 2022
Hipertensi merupakan suatu penyakit kronis yang sering disebut silent killer, karena pada umumnya pasien tidak mengetahui bahwa pasien menderita penyakit hipertensi sebelum memerik...

