Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Kadar Ureum dan Kreatinin Serum pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2 di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru
View through CrossRef
Abstrak
Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah. Berdasarkan International Diabetes Federation (IDF), Indonesia merupakan urutan ke–7 negara yang memiliki kasus diabetes melitus terbesar. Penderita diabetes melitus ditandai dengan kadar glukosa darah pada waktu puasa ≥126 mg/dL dan 2 jam sesudah makan ≥200 mg/dL. Salah satu penyakit yang disebabkan karena komplikasi kronik mikrovaskuler pada penderita diabetes melitus adalah nefropati diabetik. Pemeriksaan ureum dan kreatinin merupakan cara paling sederhana untuk menilai status fungsional ginjal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kadar ureum dan kreatinin pada penderita diabetes melitus tipe–2 di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru periode Sempember–November 2018. Berdasarkan data pasien yang telah diperoleh, penderita diabetes melitus dengan kadar ureum >39 mg/dL (tinggi) paling banyak diderita oleh perempuan (9 orang), pada usia 55–64 tahun (4 orang), lama menderita 21–25 bulan (3 orang) dan dengan penyakit penyerta (7 orang). Kadar kreatinin >1,3 mg/dL (tinggi) paling banyak diderita oleh perempuan (7 orang), pada usia 55–64 tahun dan 65–74 tahun (6 orang), lama menderita 21–25 bulan (3 orang), dan dengan penyakit penyerta (6 orang). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kadar ureum dan kreatinin pada pasien diabetes melitus tipe–2 khususnya pada penderita perempuan.
Kata kunci : Diabetes melitus, nefropati diabetik, ureum, kreatinin
Jurnal Sains dan Teknologi Laboratorium Medik, Akademi Kesehatan John Paul II Pekanbaru
Title: Gambaran Kadar Ureum dan Kreatinin Serum pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2 di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru
Description:
Abstrak
Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah.
Berdasarkan International Diabetes Federation (IDF), Indonesia merupakan urutan ke–7 negara yang memiliki kasus diabetes melitus terbesar.
Penderita diabetes melitus ditandai dengan kadar glukosa darah pada waktu puasa ≥126 mg/dL dan 2 jam sesudah makan ≥200 mg/dL.
Salah satu penyakit yang disebabkan karena komplikasi kronik mikrovaskuler pada penderita diabetes melitus adalah nefropati diabetik.
Pemeriksaan ureum dan kreatinin merupakan cara paling sederhana untuk menilai status fungsional ginjal.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kadar ureum dan kreatinin pada penderita diabetes melitus tipe–2 di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru periode Sempember–November 2018.
Berdasarkan data pasien yang telah diperoleh, penderita diabetes melitus dengan kadar ureum >39 mg/dL (tinggi) paling banyak diderita oleh perempuan (9 orang), pada usia 55–64 tahun (4 orang), lama menderita 21–25 bulan (3 orang) dan dengan penyakit penyerta (7 orang).
Kadar kreatinin >1,3 mg/dL (tinggi) paling banyak diderita oleh perempuan (7 orang), pada usia 55–64 tahun dan 65–74 tahun (6 orang), lama menderita 21–25 bulan (3 orang), dan dengan penyakit penyerta (6 orang).
Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kadar ureum dan kreatinin pada pasien diabetes melitus tipe–2 khususnya pada penderita perempuan.
Kata kunci : Diabetes melitus, nefropati diabetik, ureum, kreatinin.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan kontrol glikemik dengan petanda gangguan ginjal dini pada pasien diabetes melitus tipe 2
Hubungan kontrol glikemik dengan petanda gangguan ginjal dini pada pasien diabetes melitus tipe 2
Background: Glycemic control in type 2 diabetes mellitus (DM) which can be assessed by examination of fasting blood sugar (FBG) and glycosylated hemoglobin (HbA1c) is thought to be...
Hubungan Derajat Asidosis dengan Kadar Ureum dan Kreatinin Bayi Asfiksia
Hubungan Derajat Asidosis dengan Kadar Ureum dan Kreatinin Bayi Asfiksia
Latar belakang. Asfiksia neonatorum merupakan masalah kesehatan pada bayi baru lahir yang dapat menyebabkan asidosis. Selanjutnya asidosis metabolik menjadi salah satu penyebab gan...
Korelasi Kadar Ureum dan Kreatinin pada Pasien Anemia dI RSU Duta Mulya Majenang
Korelasi Kadar Ureum dan Kreatinin pada Pasien Anemia dI RSU Duta Mulya Majenang
Anemia yang disebabkan kekurangan eritropoietin dapat terjadi pada pasien penyakit ginjal kronik. Fungsi ginjal menolak untuk memproduksi eritro-poietin dengan seimbang, sebagai ha...
Gambaran Kadar Ureum dan Kreatinin Serum pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Setelah Terapi Hemodialisis di Rumah Sakit Patria IKKT Jakarta
Gambaran Kadar Ureum dan Kreatinin Serum pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Setelah Terapi Hemodialisis di Rumah Sakit Patria IKKT Jakarta
Ureum dan kreatinin merupakan senyawa kimia yang kadarnya menjadi salah satu penilai normalnya fungsi ginjal di dalam tubuh manusia. Pada penderita gagal ginjal kronis, kadar ureum...
Gambaran Kadar Ureum dan Kreatinin Serum pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Setelah Terapi Hemodialisis di Rumah Sakit Patria IKKT Jakarta
Gambaran Kadar Ureum dan Kreatinin Serum pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Setelah Terapi Hemodialisis di Rumah Sakit Patria IKKT Jakarta
Ureum dan kreatinin merupakan senyawa kimia yang kadarnya menjadi salah satu penilai normalnya fungsi ginjal di dalam tubuh manusia. Pada penderita gagal ginjal kronis, kadar ureum...
Pengaruh Lamanya Gejala Terhadap Hasil Pemeriksaan Albumin, Ureum Dan Kreatinin Pada Pasien UGD Positif COVID-19 Di Rumah Sakit Wira Bhakti Angkatan Darat
Pengaruh Lamanya Gejala Terhadap Hasil Pemeriksaan Albumin, Ureum Dan Kreatinin Pada Pasien UGD Positif COVID-19 Di Rumah Sakit Wira Bhakti Angkatan Darat
Tingginya angka kematian akibat COVID-19 disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya penyakit penyerta yang dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada ginjal. Untuk mengetahui k...
Uji Efek Ekstrak Daun Ungu Terhadap Kadar Kreatinin Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin
Uji Efek Ekstrak Daun Ungu Terhadap Kadar Kreatinin Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin
senyawa metabolitsekunderpada ekstrak etanol daun ungu, pengaruh ekstrak etanol daun ungu terhadap kadar kreatinin dan ureum dan pengaruh efek dosis bertingkat ekstrak etanol d...

