Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Eksplorasi Tanah Terracotta dengan Iron Oksida dalam Pembuatan Produk Keramik Tana Ampo

View through CrossRef
Keramik merupakan media seni yang memiliki keunikan tersendiri karena melalui proses pembakaran dalam setiap tahapan pembentukannya. Secara umum, keramik adalah benda berbahan dasar tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi untuk mencapai bentuk dan karakter tertentu. Perkembangan seni keramik saat ini semakin pesat, baik dari segi teknik, material, maupun sarana pendukung lainnya. Di Bali, terutama di daerah pariwisata, industri keramik berkembang dengan baik, berbeda dengan kondisi di Singaraja yang lebih dikenal dengan seni lukis kaca, ukiran kayu, dan gerabah. Hal ini mendorong penulis untuk mempelajari seni keramik di Tana Ampo Pottery Studio, Sukawati, Gianyar. Penulis mengkaji tiga fokus utama dalam magang ini, yaitu: (a) perkembangan usaha keramik di Tana Ampo Pottery Studio, (b) proses pembentukan karya keramik, dan (c) bentuk kolaborasi kreatif dalam proses penciptaan. Proses magang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif melalui observasi langsung, studi literatur, serta eksplorasi dan eksperimen terhadap material tanah lokal yang dikombinasikan dengan iron oksida. Tujuannya adalah menghasilkan karakter tanah baru yang berbeda dari tanah liat komersial. Hasilnya melahirkan lima karya seni keramik yang terdiri dari tiga instalasi dinding dan dua karya tiga dimensi dengan menggunakan tanah hasil eksperimen, dengan karakter visual menyerupai batu dari segi warna dan tekstur. Karya-karya ini memadukan ornamen Bali Utara dan tokoh pewayangan sebagai penguatan identitas lokal dalam bentuk ekspresi artistik.
Title: Eksplorasi Tanah Terracotta dengan Iron Oksida dalam Pembuatan Produk Keramik Tana Ampo
Description:
Keramik merupakan media seni yang memiliki keunikan tersendiri karena melalui proses pembakaran dalam setiap tahapan pembentukannya.
Secara umum, keramik adalah benda berbahan dasar tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi untuk mencapai bentuk dan karakter tertentu.
Perkembangan seni keramik saat ini semakin pesat, baik dari segi teknik, material, maupun sarana pendukung lainnya.
Di Bali, terutama di daerah pariwisata, industri keramik berkembang dengan baik, berbeda dengan kondisi di Singaraja yang lebih dikenal dengan seni lukis kaca, ukiran kayu, dan gerabah.
Hal ini mendorong penulis untuk mempelajari seni keramik di Tana Ampo Pottery Studio, Sukawati, Gianyar.
Penulis mengkaji tiga fokus utama dalam magang ini, yaitu: (a) perkembangan usaha keramik di Tana Ampo Pottery Studio, (b) proses pembentukan karya keramik, dan (c) bentuk kolaborasi kreatif dalam proses penciptaan.
Proses magang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif melalui observasi langsung, studi literatur, serta eksplorasi dan eksperimen terhadap material tanah lokal yang dikombinasikan dengan iron oksida.
Tujuannya adalah menghasilkan karakter tanah baru yang berbeda dari tanah liat komersial.
Hasilnya melahirkan lima karya seni keramik yang terdiri dari tiga instalasi dinding dan dua karya tiga dimensi dengan menggunakan tanah hasil eksperimen, dengan karakter visual menyerupai batu dari segi warna dan tekstur.
Karya-karya ini memadukan ornamen Bali Utara dan tokoh pewayangan sebagai penguatan identitas lokal dalam bentuk ekspresi artistik.

Related Results

Kajian Teoritis Pengelolaan Bank Tanah Dalam Rangka Perwujudan Reforma Agraria
Kajian Teoritis Pengelolaan Bank Tanah Dalam Rangka Perwujudan Reforma Agraria
Latar belakang pembentukan Bank Tanah adalah untuk memberikan jaminan penyediaan tanah untuk kepentingan ekonomi berkeadilan, yang salah satunya adalah Reforma Agraria. Tujuan dari...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
Nur Puspita Sari
Nur Puspita Sari
Limbah masker yang sulit didaur ulang secara alami menjadikan masalah bagi lingkungan. Masker memiliki sifat terluar menolak air, bagian tengah bersifat menahan virus, dan paling d...
Klasifikasi Kecacatan Keramik Dengan Menggunakan Deteksi Tepi Canny Dan Metode Hough Line Transform
Klasifikasi Kecacatan Keramik Dengan Menggunakan Deteksi Tepi Canny Dan Metode Hough Line Transform
Pengelompokkan kualitas keramik dari proses produksi keramik masih saja dilakukan dengan cara manual yang memanfaatkan penglihatan manusia. Akan tetapi mata manusia juga mempunyai ...
Pengelolaan Aset Bank Tanah untuk Mewujudkan Ekonomi Berkeadilan
Pengelolaan Aset Bank Tanah untuk Mewujudkan Ekonomi Berkeadilan
ABSTRACT The goal of establishing a land bank in Indonesia has been initiated with the issuance of Government Regulation Number 64 of 2021 concerning Land Bank Agency. Based on thi...
PENETAPAN ZONA NILAI TANAH
PENETAPAN ZONA NILAI TANAH
Penetapan Zona Nilai Tanah. oleh pemerintah terkait Kawasan tanah merupakan suatu segi-segi luas tanah yang mampu mengilustrasikan nilai suatu tanah dengan relatif sama dari banyak...
PERBANDINGAN HUKUM TANAH TERLANTAR DI INDONESIA DAN MALAYSIA
PERBANDINGAN HUKUM TANAH TERLANTAR DI INDONESIA DAN MALAYSIA
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2010 dan National Land Code 1965 secara umum tanah terlantar merupakan tanah yang dengan sengaja tidak digunakan, diusahakan, dan dimanf...

Back to Top