Javascript must be enabled to continue!
KUALITAS UDARA AMBIEN DI SEKITAR INDUSTRI SEMEN BOSOWA KABUPATEN MAROS
View through CrossRef
Industri semen merupakan penyumbang terbesar dari total emisi partikulat di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas udara ambien di sekitar industri Semen Bosowa Maros. Penelitian ini menggunakan metode bersifat deskriptif dan jumlah sampel 6 titik udara ambien yaitu 3 titik di Desa Tukamasea dan 3 titik Desa Baruga. Variabel pengamatan meliputi PM2.5, suhu, kelembaban dan kecepatan angin. Metode pengambilan sampel yang dilakukan yaitu secara grab sampling. Pengukuran hanya dilakukan selama 1 jam sehingga dilakukan konversi menjadi 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM2.5 di udara ambien berkisar antara 11,30 – 20,92 µg/m3 dengan nilai rata-rata sebesar 13,7 µg/m3. Suhu udara di lokasi penelitian berkisar antara 33,7- 36,6 ⁰C dengan suhu rata-rata sebesar 35,3⁰C. Kelembaban udara berkisar antara 48.8-65.5% dengan kelembaban udara rata-rata sebesar 55.9%. Kecepatan angin berkisar antara 0,7-2 knot dengan kecepatan angin rata-rata sebesar 1,8 knot. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi PM2.5 di udara ambien di sekitar Industri Semen Bososwa Kabupaten Maros masih di bawah standar baku mutu US-EPA sebesar 35 µg/m3.
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin
Title: KUALITAS UDARA AMBIEN DI SEKITAR INDUSTRI SEMEN BOSOWA KABUPATEN MAROS
Description:
Industri semen merupakan penyumbang terbesar dari total emisi partikulat di dunia.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas udara ambien di sekitar industri Semen Bosowa Maros.
Penelitian ini menggunakan metode bersifat deskriptif dan jumlah sampel 6 titik udara ambien yaitu 3 titik di Desa Tukamasea dan 3 titik Desa Baruga.
Variabel pengamatan meliputi PM2.
5, suhu, kelembaban dan kecepatan angin.
Metode pengambilan sampel yang dilakukan yaitu secara grab sampling.
Pengukuran hanya dilakukan selama 1 jam sehingga dilakukan konversi menjadi 24 jam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM2.
5 di udara ambien berkisar antara 11,30 – 20,92 µg/m3 dengan nilai rata-rata sebesar 13,7 µg/m3.
Suhu udara di lokasi penelitian berkisar antara 33,7- 36,6 ⁰C dengan suhu rata-rata sebesar 35,3⁰C.
Kelembaban udara berkisar antara 48.
8-65.
5% dengan kelembaban udara rata-rata sebesar 55.
9%.
Kecepatan angin berkisar antara 0,7-2 knot dengan kecepatan angin rata-rata sebesar 1,8 knot.
Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi PM2.
5 di udara ambien di sekitar Industri Semen Bososwa Kabupaten Maros masih di bawah standar baku mutu US-EPA sebesar 35 µg/m3.
Related Results
Review: Pengaruh Pakan Terhadap Kualitas Semen Ayam
Review: Pengaruh Pakan Terhadap Kualitas Semen Ayam
ABSTRAKSemen adalah cairan yang dikeluarkan oleh organ kelamin ternak jantan yang secara normal diejakulasikan ke dalam saluran reproduksi ternak betina melalui kopulasi. Evaluasi ...
Semen Production and Semen Quality of Mehsana Buffalo Breed Under Semiarid Climatic Conditions of Organized Semen Station in India
Semen Production and Semen Quality of Mehsana Buffalo Breed Under Semiarid Climatic Conditions of Organized Semen Station in India
Abstract
Semen production data comprising of 55071 ejaculates of 144 bulls from Mehsana buffalo breed was analysed. The traits under study were semen volume, sperm concentr...
PENGARUH KEUNGGULAN BERSAING TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH SISWA DI SEKOLAH ALAM BOSOWA MELALUI BAURAN PEMASARAN
PENGARUH KEUNGGULAN BERSAING TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH SISWA DI SEKOLAH ALAM BOSOWA MELALUI BAURAN PEMASARAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi marketing mix dan mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam penerapan strategi marketing mix ...
GAMBARAN KUALITAS UDARA AMBIEN DAN KELUHAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA MASYARAKAT KOTA PARE PARE
GAMBARAN KUALITAS UDARA AMBIEN DAN KELUHAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA MASYARAKAT KOTA PARE PARE
Faktor yang menyebabkan meningkatnya angka kasus gangguan pernapasan adalah pencemaran udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas udara ambien dan kelu...
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MODIFIKASI PERALATAN SAMPLING HVAS PORTABEL UNMODIFIKASI PERALATAN SAMPLING HVAS PORTABEL UNTUK ANALISIS TOTAL PARTIKULAT DI UDARA AMBIENTUK ANALISIS TOTAL PARTIKULAT DI UDARA AMBIEN
MODIFIKASI PERALATAN SAMPLING HVAS PORTABEL UNMODIFIKASI PERALATAN SAMPLING HVAS PORTABEL UNTUK ANALISIS TOTAL PARTIKULAT DI UDARA AMBIENTUK ANALISIS TOTAL PARTIKULAT DI UDARA AMBIEN
High Volume Air Sampler (HVAS) adalah alat pengambil sampel partikulat di udara ambien yang memiliki prinsip kerja dengan sistem vakum dengan menarik udara lingkungan sekitar melal...
KINEMATICS OF SPERMATOZOA IN FRESH AND FROZEN SEMEN OF PESISIR CATTLE
KINEMATICS OF SPERMATOZOA IN FRESH AND FROZEN SEMEN OF PESISIR CATTLE
This study aimed to evaluate the quality and kinematics of spermatozoa in fresh and frozen semen of coastal cattle. Semen of coastal cattle was collected using an artificial vagina...

