Javascript must be enabled to continue!
Review: Pengaruh Pakan Terhadap Kualitas Semen Ayam
View through CrossRef
ABSTRAKSemen adalah cairan yang dikeluarkan oleh organ kelamin ternak jantan yang secara normal diejakulasikan ke dalam saluran reproduksi ternak betina melalui kopulasi. Evaluasi semen merupakan alat utama untuk memprediksi kinerja reproduksi ternak ayam jantan. Evaluasi kualitas semen penting dilakukan untuk menyelesaikan salah satu masalah utama dalam peternakan pembibitan ayam, yaitu rendahnya fertilitas. Faktor terbesar dari sumber masalah tersebut terkait dengan rendahnya kualitas semen ayam. Kualitas semen ayam lebih banyak dipengaruhi oleh faktor non genetik, seperti faktor pakan dan nutrisi. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengkaji hasil-hasil studi terkait pengaruh pakan terhadap kualitas semen ayam. Hasil studi menunjukkan bahwa faktor pakan sangat mempengaruhi kualitas semen ayam, terutama imbangan energi metabolis-protein dalam pakan ayam jantan sangat penting diatur untuk menjaga berat badan ayam jantan agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan berat badan yang sangat mempengaruhi kualitas semen ayam. Suplementasi suplemen dan imbuhan pakan menjadi upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas semen ayam. Jenis suplementasi yang dapat dilakukan dengan bahan sumber antioksidan, asam amino, mikromineral, bahan mengandung bioaktif tanaman, bahan sumber asam lemak dan probiotik. Disimpulkan bahwa faktor pakan sangat menentukan terhadap kualitas semen ayam.Kata kunci: ayam jantan, kualitas semen, pakanABSTRACTRooster semen is a liquid released by the genitals of the roosters which is normally ejaculated into the female reproductive tract during copulation. Semen evaluation is the main way to predict the reproductive performance of roosters. Semen quality evaluation is important to solve one of the main problems in poultry breeding farms, namely low fertility, whereas the biggest factor of this problem source is related to the poor of roosters’ semen quality. The quality of roosters semen is more influenced by non-genetic factors, such as feed and nutrition. The purpose of this paper was to examine the results of studies so far related to the effect of feed on the roosters’ semen quality. The results of the study indicated that the feed factor greatly influences the quality of roosters semen. The metabolic energy-protein balance in the rooster's feed was very important to regulate to maintain the weight of the rooster so as not to overweight and underweight because bodyweight greatly affects the quality of roosters semen. Supplementation of feed supplements and feed additives was an effort that can be done to improve the roosters semen quality. The kind of supplementation that could be done was supplementation of antioxidant sources, amino acids, microminerals, materials containing plant bioactive, fatty acid source ingredients, and probiotics. It was concluded that the feed factor was crucial to the quality of semen quality produced by the roosters.Keywords: feed, rooster, semen quality
Universitas Halu Oleo
Title: Review: Pengaruh Pakan Terhadap Kualitas Semen Ayam
Description:
ABSTRAKSemen adalah cairan yang dikeluarkan oleh organ kelamin ternak jantan yang secara normal diejakulasikan ke dalam saluran reproduksi ternak betina melalui kopulasi.
Evaluasi semen merupakan alat utama untuk memprediksi kinerja reproduksi ternak ayam jantan.
Evaluasi kualitas semen penting dilakukan untuk menyelesaikan salah satu masalah utama dalam peternakan pembibitan ayam, yaitu rendahnya fertilitas.
Faktor terbesar dari sumber masalah tersebut terkait dengan rendahnya kualitas semen ayam.
Kualitas semen ayam lebih banyak dipengaruhi oleh faktor non genetik, seperti faktor pakan dan nutrisi.
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengkaji hasil-hasil studi terkait pengaruh pakan terhadap kualitas semen ayam.
Hasil studi menunjukkan bahwa faktor pakan sangat mempengaruhi kualitas semen ayam, terutama imbangan energi metabolis-protein dalam pakan ayam jantan sangat penting diatur untuk menjaga berat badan ayam jantan agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan berat badan yang sangat mempengaruhi kualitas semen ayam.
Suplementasi suplemen dan imbuhan pakan menjadi upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas semen ayam.
Jenis suplementasi yang dapat dilakukan dengan bahan sumber antioksidan, asam amino, mikromineral, bahan mengandung bioaktif tanaman, bahan sumber asam lemak dan probiotik.
Disimpulkan bahwa faktor pakan sangat menentukan terhadap kualitas semen ayam.
Kata kunci: ayam jantan, kualitas semen, pakanABSTRACTRooster semen is a liquid released by the genitals of the roosters which is normally ejaculated into the female reproductive tract during copulation.
Semen evaluation is the main way to predict the reproductive performance of roosters.
Semen quality evaluation is important to solve one of the main problems in poultry breeding farms, namely low fertility, whereas the biggest factor of this problem source is related to the poor of roosters’ semen quality.
The quality of roosters semen is more influenced by non-genetic factors, such as feed and nutrition.
The purpose of this paper was to examine the results of studies so far related to the effect of feed on the roosters’ semen quality.
The results of the study indicated that the feed factor greatly influences the quality of roosters semen.
The metabolic energy-protein balance in the rooster's feed was very important to regulate to maintain the weight of the rooster so as not to overweight and underweight because bodyweight greatly affects the quality of roosters semen.
Supplementation of feed supplements and feed additives was an effort that can be done to improve the roosters semen quality.
The kind of supplementation that could be done was supplementation of antioxidant sources, amino acids, microminerals, materials containing plant bioactive, fatty acid source ingredients, and probiotics.
It was concluded that the feed factor was crucial to the quality of semen quality produced by the roosters.
Keywords: feed, rooster, semen quality.
Related Results
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Pengaruh Pemberian Kombinasi Pakan Fermentasi dengan Multi Enzim dan Vitamin E dalam Ransum terhadap Peningkatan Kualitas Semen Ayam Arab
Pengaruh Pemberian Kombinasi Pakan Fermentasi dengan Multi Enzim dan Vitamin E dalam Ransum terhadap Peningkatan Kualitas Semen Ayam Arab
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh pemberian kombinasi pakan fermentasi dengan multi enzim pencernaan dan vitamin E dalam ransum komersial terhadap peningkatan ...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Bobot Badan dan Karakteristik Semen Ayam Gaok Terseleksi Generasi ke-6
Analisis Bobot Badan dan Karakteristik Semen Ayam Gaok Terseleksi Generasi ke-6
ABSTRAK. Ayam Gaok merupakan salah satu rumpun ayam lokal yang memiliki potensi besar dikembangkan. Balai Penelitian Ternak (Balitnak) telah melakukan program seleksi pada ayam Gao...
PENGARUH KLINKER FACTOR TERHADAP KUAT TEKAN SEMEN DI INDUSTRI SEMEN JAWA TIMUR
PENGARUH KLINKER FACTOR TERHADAP KUAT TEKAN SEMEN DI INDUSTRI SEMEN JAWA TIMUR
Proses produksi semen menggunakan bahan baku yang berasal dari tambang yang digunakan untuk proses produksi semen yaitu batu kapur, batu silika, tanah liat dan pasir besi dengan ko...
Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi
Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekspor yang bernilai cukup tinggi sehingga teknologi pembudidayaannya yang berkelanjutan seperti kontinyuitas pakannya sangat perl...
KINEMATICS OF SPERMATOZOA IN FRESH AND FROZEN SEMEN OF PESISIR CATTLE
KINEMATICS OF SPERMATOZOA IN FRESH AND FROZEN SEMEN OF PESISIR CATTLE
This study aimed to evaluate the quality and kinematics of spermatozoa in fresh and frozen semen of coastal cattle. Semen of coastal cattle was collected using an artificial vagina...
Production performance of broiler fed by different formula of feed
Production performance of broiler fed by different formula of feed
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa produksi ayam broiler setelah diberikan berbagai pakan yang berbeda. Sebanyak 75 ekor ayam broiler digunakan sebagai materi pe...

