Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

CESSIE DALAM ARAS IUS AEQUUM PERIKATAN

View through CrossRef
Cessie (pengalihan piutang) adalah instrumen krusial dalam dinamika kredit dan likuiditas bank, namun praktiknya telah membuka jurang diskrepansi antara kepastian hukum formal dan keadilan substantif. Buku ini menawarkan Eksaminasi yang mendalam, bukan sekadar kajian normatif, melainkan telaah filosofis untuk menempatkan Cessie Dalam Aras Ius Aequum Perikatan yaitu, pada tingkat prinsip hukum yang menuntut kesetaraan dan keseimbangan hak. Penulis membedah proses Transferensi Hak berdasarkan Pasal 613 KUH Perdata, lalu mengupas tuntas implikasi Dualisme Jaminan yang timbul dari prinsip Aksesorialitas. Secara kritis, buku ini menganalisis bagaimana perpindahan Hak Tanggungan dan Fidusia secara otomatis dapat menciptakan ketidakpastian hukum dan risiko eksekusi yang merugikan Debitur (Cessus), terutama ketika Cessie dilakukan melalui skema penjualan Non-Performing Loan (NPL) dengan diskon besar.Titik fokus utama kajian ini adalah merumuskan Postulat Ekuilibrium Hukum. Buku ini mengadvokasi perlunya intervensi prinsip Ius Aequum untuk membatasi margin keuntungan Cessionaris yang berpotensi eksploitatif, serta merekonstruksi hak-hak dasar Debitur, termasuk hak untuk menuntut pertanggungjawaban atas prosedur Cessie yang cacat atau tidak beritikad baik. Karya otoritatif ini wajib dibaca oleh akademisi, hakim, notaris, konsultan hukum, dan para pemangku kebijakan yang berupaya menegakkan keadilan transaksional. Buku ini adalah panduan komprehensif untuk memahami dan mereformasi Cessie, memastikan bahwa transferensi hak tidak berarti transferensi ketidakadilan.
PT. Samudra Solusi Profesional
Title: CESSIE DALAM ARAS IUS AEQUUM PERIKATAN
Description:
Cessie (pengalihan piutang) adalah instrumen krusial dalam dinamika kredit dan likuiditas bank, namun praktiknya telah membuka jurang diskrepansi antara kepastian hukum formal dan keadilan substantif.
Buku ini menawarkan Eksaminasi yang mendalam, bukan sekadar kajian normatif, melainkan telaah filosofis untuk menempatkan Cessie Dalam Aras Ius Aequum Perikatan yaitu, pada tingkat prinsip hukum yang menuntut kesetaraan dan keseimbangan hak.
Penulis membedah proses Transferensi Hak berdasarkan Pasal 613 KUH Perdata, lalu mengupas tuntas implikasi Dualisme Jaminan yang timbul dari prinsip Aksesorialitas.
Secara kritis, buku ini menganalisis bagaimana perpindahan Hak Tanggungan dan Fidusia secara otomatis dapat menciptakan ketidakpastian hukum dan risiko eksekusi yang merugikan Debitur (Cessus), terutama ketika Cessie dilakukan melalui skema penjualan Non-Performing Loan (NPL) dengan diskon besar.
Titik fokus utama kajian ini adalah merumuskan Postulat Ekuilibrium Hukum.
Buku ini mengadvokasi perlunya intervensi prinsip Ius Aequum untuk membatasi margin keuntungan Cessionaris yang berpotensi eksploitatif, serta merekonstruksi hak-hak dasar Debitur, termasuk hak untuk menuntut pertanggungjawaban atas prosedur Cessie yang cacat atau tidak beritikad baik.
Karya otoritatif ini wajib dibaca oleh akademisi, hakim, notaris, konsultan hukum, dan para pemangku kebijakan yang berupaya menegakkan keadilan transaksional.
Buku ini adalah panduan komprehensif untuk memahami dan mereformasi Cessie, memastikan bahwa transferensi hak tidak berarti transferensi ketidakadilan.

Related Results

KEPASTIAN HUKUM TERKAIT PENGALIHAN PIUTANG (CESSIE) DALAM PRAKTIK KREDIT PEMILIKAN RUMAH DITINJAU DARI KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA
KEPASTIAN HUKUM TERKAIT PENGALIHAN PIUTANG (CESSIE) DALAM PRAKTIK KREDIT PEMILIKAN RUMAH DITINJAU DARI KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA
ABSTRAKProgram Kredit Pemilikian Rumah (KPR) biasanya diadakan oleh Bank. Namun seringkali pada praktek KPR sering terjadi permasalahan, salah satunya ialah terjadi kredit macet. S...
KONSEP PERALIHAN JAMINAN PREFENSIAL DALAM CESSIE RINA EKA KURNIATI
KONSEP PERALIHAN JAMINAN PREFENSIAL DALAM CESSIE RINA EKA KURNIATI
Tesis ini bertujuan untuk menganalisa hak preferensial kreditor yang dilimpahkan cessie terhadap hak jaminan dan untuk menganalisa konsep cessie dalam hak jaminan di Indonesia.Tesi...
KONSEP PEMBUKTIAN SEDERHANA DALAM PERKARA KEPAILITAN
KONSEP PEMBUKTIAN SEDERHANA DALAM PERKARA KEPAILITAN
ABSTRAKPenelitian ini mempermasalahkan pembuktian sederhana dalam proses kepailitan terkait kewajiban pemberitahuan adanya peralihan piutang (cessie) kepada debitur. Putusan Nomor ...
Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Cessie (Cesionaris) dalam Penyelesaian Kredit Macet Rumah Bersubsidi
Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Cessie (Cesionaris) dalam Penyelesaian Kredit Macet Rumah Bersubsidi
Cessie merupakan salah satu cara yang dapat dipakai oleh Bank dalam penyelesaian kredit macet terhadap Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi yang tidak dipasang Hak Tanggungan. K...
Gentili's Ius Post Bellum and Early-Modern Peace Treaties
Gentili's Ius Post Bellum and Early-Modern Peace Treaties
To Gentili falls the merit of having made the ius ad bellum a logical third part of the laws of war, after the ius ad bellum and the ius in bello. After him, most treatises on the ...
TINGKAH LAKU DAN RESPON PENGAJARAN DALAM TALIAN OLEH PELAJAR TERHADAP SOALAN ARAS TINGGI TAKSONOMI BLOOM
TINGKAH LAKU DAN RESPON PENGAJARAN DALAM TALIAN OLEH PELAJAR TERHADAP SOALAN ARAS TINGGI TAKSONOMI BLOOM
Perubahan lanskap pendidikan yang beralih kepada penggunaan aplikasi teknologi menyaksikan ramai guru mengeluh kerana pelajar menjadi lebih pasif. Banyak kajian mendapati punca per...
Tingkat Pemahaman Materi Pendidikan Kewarganegaraan Terkait Status Kewarganegaraan (Prinsip Ius Soli dan Ius Sanguinis)
Tingkat Pemahaman Materi Pendidikan Kewarganegaraan Terkait Status Kewarganegaraan (Prinsip Ius Soli dan Ius Sanguinis)
AbstractThis study aims to describe the level of understanding of civic education materials related to citizenship status (the ius soli and ius sanguinis principles). How is the in...

Back to Top