Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Toleransi Sebagai Dasar Ta’dib Dalam Upaya Menumbuhkan Kerukunan Umat Manusia

View through CrossRef
Abstrak Adab adalah sebuah metode atau cara yang mana didalam konsepnya membimbing beberapa unsur-unsur dalam diri manusia, seperti pengetahuan, amal, pengajaran dan pengasuhan yang baik. Mengajarkan tata krama atau sopan santun hendaknya sudah dilakukan sejak usia kanak-kanak. Tata krama akan menjadi bekal untuk anak ketika nantinya mereka tumbuh dewasa di dalam masyarakat dan lingkungan yang memiliki norma dan sikap sopan santun yang berlaku di kehidupannya sehari-hari.  Toleransi dalam kehidupan beragama yang ditawarkan oleh Islam begitu sederhana dan rasional. Islam mewajibkan para pemeluknya membentuk batas yang tegas dalam hal akidah dan kepercayaan, namun tetap melindungi prinsip penghargaan terhadap keberadaan para pemeluk agama lain dan melindungi hak-hak mereka sebagai pribadi dan anggota masyarakat. Konstitusi Negara Indonesia menjamin kehidupan beragama bagi seluruh rakyatnya Dasar negara Pancasila memberikan jaminan kebebasan beragama dengan sila yang pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa.” Di samping itu, semboyan ”Bhinneka Tunggal Ika” memberikan peluang leluasa bagi beragam agama yang ada untuk mengikuti dan melaksanakan ajaran agama di bawah satu kesatuan dasar Pancasila dan UUD 1945. Toleransi sebagai dasar ta’dib dalam upaya menumbuhkan kerukunan umat manusia pada tindakan kelas berusaha meningkatkan kerukunan intern dan antarumat beragama dengan cara; Kompetensi Inti, Memahami perilaku toleransi sebagai cerminan dari Akhlakul Karimah. Mengembangkan perilaku jujur, peduli sesama,sopan santun, cinta damai, dan menunjukan sikap toleransi sebagai upaya terciptanya kerukunan bangsa. Menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah sehinggat terciptanya hidup bersama dalam kerukunan. Mengolah,  menganalisis dalil yang sesuai, serta mencontohkan sikap toleransi dalam menjaga kerukunan umat sesuai kaidah keilmuan. Kompetensi Dasar; Menghayati sikap toleran, rukun dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. An Nahl : 125 , serta hadis tentang toleransi dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan.   Kata kunci; Toleransi, ta’dib, kerukunan umat manusia, tindakan kelas.             Abstract Adab is a method or way in which the concept guides several elements in human beings, such as knowledge, charity, teaching and good nurturing.Teaching manners or courtesy should have been done since childhood. Manners will become a provision for children when they grow up in the community and environment that have norms and manners that apply in their daily lives. The tolerance in religious life offered by Islam is so simple and rational. Islam requires its adherents to establish strict limits in terms of creed and belief, but still protect the principle of respect for the existence of adherents of other religions and protect their rights as individuals and members of society. The Indonesian State Constitution guarantees religious life for all its people. The foundation of the Pancasila state guarantees freedom of religion with the first principle, "God Almighty." In addition, the motto "Unity in Diversity" provides free opportunities for the various religions that exist to follow and carry out the various religions that exist. religious teachings under a basic unity Pancasila and the 1945 Constitution. Tolerance as the basis of ta'dib in the effort to foster human harmony in class action seeks to increase internal harmony and interfaith harmony by; Core Competencies, Understanding tolerance behavior as a reflection of Akhlakul Karimah. Develop honest behavior, care for others, polite, love peace, and show an attitude of tolerance as an effort to create harmony in the nation. Applying factual, conceptual, procedural knowledge in science, in accordance with their talents and interests to solve problems so that the creation of life together in harmony. Cultivate, analyze the appropriate arguments, as well as exemplify the attitude of tolerance in maintaining harmony in accordance with scientific principles. Basic competencies; Living tolerant, harmonious and avoiding violence as an implementation of QS understanding. An Nahl: 125, and the hadith about tolerance and avoiding violence.
Title: Toleransi Sebagai Dasar Ta’dib Dalam Upaya Menumbuhkan Kerukunan Umat Manusia
Description:
Abstrak Adab adalah sebuah metode atau cara yang mana didalam konsepnya membimbing beberapa unsur-unsur dalam diri manusia, seperti pengetahuan, amal, pengajaran dan pengasuhan yang baik.
Mengajarkan tata krama atau sopan santun hendaknya sudah dilakukan sejak usia kanak-kanak.
Tata krama akan menjadi bekal untuk anak ketika nantinya mereka tumbuh dewasa di dalam masyarakat dan lingkungan yang memiliki norma dan sikap sopan santun yang berlaku di kehidupannya sehari-hari.
 Toleransi dalam kehidupan beragama yang ditawarkan oleh Islam begitu sederhana dan rasional.
Islam mewajibkan para pemeluknya membentuk batas yang tegas dalam hal akidah dan kepercayaan, namun tetap melindungi prinsip penghargaan terhadap keberadaan para pemeluk agama lain dan melindungi hak-hak mereka sebagai pribadi dan anggota masyarakat.
Konstitusi Negara Indonesia menjamin kehidupan beragama bagi seluruh rakyatnya Dasar negara Pancasila memberikan jaminan kebebasan beragama dengan sila yang pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa.
” Di samping itu, semboyan ”Bhinneka Tunggal Ika” memberikan peluang leluasa bagi beragam agama yang ada untuk mengikuti dan melaksanakan ajaran agama di bawah satu kesatuan dasar Pancasila dan UUD 1945.
Toleransi sebagai dasar ta’dib dalam upaya menumbuhkan kerukunan umat manusia pada tindakan kelas berusaha meningkatkan kerukunan intern dan antarumat beragama dengan cara; Kompetensi Inti, Memahami perilaku toleransi sebagai cerminan dari Akhlakul Karimah.
Mengembangkan perilaku jujur, peduli sesama,sopan santun, cinta damai, dan menunjukan sikap toleransi sebagai upaya terciptanya kerukunan bangsa.
Menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah sehinggat terciptanya hidup bersama dalam kerukunan.
Mengolah,  menganalisis dalil yang sesuai, serta mencontohkan sikap toleransi dalam menjaga kerukunan umat sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar; Menghayati sikap toleran, rukun dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan sebagai implementasi dari pemahaman Q.
S.
An Nahl : 125 , serta hadis tentang toleransi dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan.
  Kata kunci; Toleransi, ta’dib, kerukunan umat manusia, tindakan kelas.
            Abstract Adab is a method or way in which the concept guides several elements in human beings, such as knowledge, charity, teaching and good nurturing.
Teaching manners or courtesy should have been done since childhood.
Manners will become a provision for children when they grow up in the community and environment that have norms and manners that apply in their daily lives.
 The tolerance in religious life offered by Islam is so simple and rational.
Islam requires its adherents to establish strict limits in terms of creed and belief, but still protect the principle of respect for the existence of adherents of other religions and protect their rights as individuals and members of society.
The Indonesian State Constitution guarantees religious life for all its people.
The foundation of the Pancasila state guarantees freedom of religion with the first principle, "God Almighty.
" In addition, the motto "Unity in Diversity" provides free opportunities for the various religions that exist to follow and carry out the various religions that exist.
religious teachings under a basic unity Pancasila and the 1945 Constitution.
Tolerance as the basis of ta'dib in the effort to foster human harmony in class action seeks to increase internal harmony and interfaith harmony by; Core Competencies, Understanding tolerance behavior as a reflection of Akhlakul Karimah.
Develop honest behavior, care for others, polite, love peace, and show an attitude of tolerance as an effort to create harmony in the nation.
Applying factual, conceptual, procedural knowledge in science, in accordance with their talents and interests to solve problems so that the creation of life together in harmony.
Cultivate, analyze the appropriate arguments, as well as exemplify the attitude of tolerance in maintaining harmony in accordance with scientific principles.
Basic competencies; Living tolerant, harmonious and avoiding violence as an implementation of QS understanding.
An Nahl: 125, and the hadith about tolerance and avoiding violence.

Related Results

Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Toleransi Beragama
Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Toleransi Beragama
Dalam era globalisasi dan multicultural yang semakin berkembang, pemahaman dan praktik toleransi beragama menjadi aspek penting dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis. Pendidika...
TOLERANSI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DALAM KEMAJEMUKAN DAN PLURALITAS
TOLERANSI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DALAM KEMAJEMUKAN DAN PLURALITAS
Penelitian ini dilakukan berdasarkan kenyataan bahwa kerukunan umat beragama saat ini perlu dipertahankan dengan baik oleh semua pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganali...
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
Pada hakekatnya setiap manusia mempunyai sifat fanatik namun pada setiap individu satu dengan yang lain tidak sama dalam tingkat fanatiknya. Begitu juga sebagai umat Buddha yang me...
POLA PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF AGAMA BUDDHISME
POLA PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF AGAMA BUDDHISME
AbstrackKehidupan beragama di Indonesia saat ini mengalami banyak pertikaian dan serselisihan sehingga tidak adanya ketenangan, kedamaian, dan keruknan antar umat beragama. Untuk i...
HAKIKAT PENDIDIKAN ISLAM (TARBIYAH, TA’LIM DAN TA’DIB)
HAKIKAT PENDIDIKAN ISLAM (TARBIYAH, TA’LIM DAN TA’DIB)
ABSTRAK Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui tarbiyah, ta’lim dan ta’dib. Berbeda konsep dan ide menunjukkan bahwa isu-isu dalam pendidikan Islam adalah tak ada ha...
Studi Fenomenologi Tokoh Agama Islam dan Kristen di Kampung Toleransi Gang Luna
Studi Fenomenologi Tokoh Agama Islam dan Kristen di Kampung Toleransi Gang Luna
Abstract. Kampung Toleransi in Gang Luna, Bandung, serves as a tangible example of efforts to maintain diversity. This community reflects harmony among residents of various ethnici...
KONSEP TA’DIB KH HASYIM ASYARI : AKTUALISASI KEBIJAKAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
KONSEP TA’DIB KH HASYIM ASYARI : AKTUALISASI KEBIJAKAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Penelitian Konsep ta’dib KH Hasyim Asyari: aktualisasi kebijakan sistem pendidikan nasional bertujuan; 1)memerinci konsep ta’dib KH Hasyim Asy’ari dalam kitab Adabu ‘Alim Wal Muta’...
TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF ISLAM
TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Abstrak; Indonesia yang dikenal dengan negara yang memiliki keanekaragaman suku, budaya, ras, dan agama. Setiap agama memiliki perbedaan yang ada dapat menciptakan konflik an...

Back to Top