Javascript must be enabled to continue!
EUFEMISME BAHASA JEPANG DALAM FILM KARIGURASHI NO ARIETTY
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dari bentuk eufemisme yang terdapat dalam film Karigurashi no Arietty. Permasalahan yang dibahas dalam karya ilmiah ini adalah bagaimana fungsi dari bentuk eufemisme yang terdapat dalam film Karigurashi no Arietty. Penelitian ini akan dianalisis berdasarkan teori dari Nani Sunarni dan Jonjon Johana yang dikutip dari jurnal yang berjudul “Eufemisme dalam Bahasa Jepang” dan fungsi eufemisme menurut Maruyama dalam bukunya yang berjudul “Kyaria Appu Kokugo Hyougen Hou”. Didalam penelitian ini dibatasi 3 bentuk eufemisme yaitu, eufemisme kalimat tak langsung, eufemisme pertanyaan bentuk negative dan eufemisme penggantian kosakata. Penulisan makalah ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil data dari film Karigurashi no Arietty. Dari 3 bentuk eufemisme yang terdapat pada data yang sudah ditemukan, yaitu pertanyaan bentuk negatif, kalimat tak langsung dan perubahan kosakata. Pada bentuk eufemisme pertanyaan bentuk negatif, terdapat ungkapan dantei, ungkapan irai, dan ungkapan kanyuu. Pada bentuk eufemisme kalimat tak langsung, terdapat ungkapan merei dan ungkapan irai. Dan pada bentuk eufemisme perubahan kosakata ditemukan ungkapan kinshi. Bahasa Jepang memiliki banyak variasi berdasarkan konteks dan hubungan antara pembicara. Eufemisme digunakan untuk menghindari kesalahpahaman atau konflik dalam komunikasi sehari-hari. Meneliti eufemisme membantu kita memahami bagaimana bahasa digunakan untuk menjaga hubungan sosial yang harmonis.
Universitas Bung Hatta
Title: EUFEMISME BAHASA JEPANG DALAM FILM KARIGURASHI NO ARIETTY
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dari bentuk eufemisme yang terdapat dalam film Karigurashi no Arietty.
Permasalahan yang dibahas dalam karya ilmiah ini adalah bagaimana fungsi dari bentuk eufemisme yang terdapat dalam film Karigurashi no Arietty.
Penelitian ini akan dianalisis berdasarkan teori dari Nani Sunarni dan Jonjon Johana yang dikutip dari jurnal yang berjudul “Eufemisme dalam Bahasa Jepang” dan fungsi eufemisme menurut Maruyama dalam bukunya yang berjudul “Kyaria Appu Kokugo Hyougen Hou”.
Didalam penelitian ini dibatasi 3 bentuk eufemisme yaitu, eufemisme kalimat tak langsung, eufemisme pertanyaan bentuk negative dan eufemisme penggantian kosakata.
Penulisan makalah ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil data dari film Karigurashi no Arietty.
Dari 3 bentuk eufemisme yang terdapat pada data yang sudah ditemukan, yaitu pertanyaan bentuk negatif, kalimat tak langsung dan perubahan kosakata.
Pada bentuk eufemisme pertanyaan bentuk negatif, terdapat ungkapan dantei, ungkapan irai, dan ungkapan kanyuu.
Pada bentuk eufemisme kalimat tak langsung, terdapat ungkapan merei dan ungkapan irai.
Dan pada bentuk eufemisme perubahan kosakata ditemukan ungkapan kinshi.
Bahasa Jepang memiliki banyak variasi berdasarkan konteks dan hubungan antara pembicara.
Eufemisme digunakan untuk menghindari kesalahpahaman atau konflik dalam komunikasi sehari-hari.
Meneliti eufemisme membantu kita memahami bagaimana bahasa digunakan untuk menjaga hubungan sosial yang harmonis.
Related Results
STRATEGI EUFEMISME SEBAGAI PENGUNGKAPAN IDEOLOGI DALAM PERDEBATAN
STRATEGI EUFEMISME SEBAGAI PENGUNGKAPAN IDEOLOGI DALAM PERDEBATAN
ABSTRAK
Eufemisme merupakan bentuk bahasa halus yang menitikberatkan kesopanan, kelembutan, serta penggunaan kiasan dalam ujaran bagi memelihara keharmonian komunikasi. Penelitian ...
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
Jepang merupakan sebuah negara yang terletak di Asia bagian Timur. Negara ini merupakan salah satu negara maju yang memiliki banyak sekali inovasi dalam teknologi maupun budaya. Je...
Semantik Warna dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang
Semantik Warna dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan warna dasar (primer) dan turunan (sekunder) dalam bahasa Indonesia dan bahasa Jepang serta maknanya dengan menggunakan teori Metabaha...
PKM Pembelajaran Bahasa Jepang Huruf Hiragana dan Katakana Berbasis Android pada Siswa di SMA Negeri I Pineleng
PKM Pembelajaran Bahasa Jepang Huruf Hiragana dan Katakana Berbasis Android pada Siswa di SMA Negeri I Pineleng
Bahasa merupakan salah satu kemampuan terpenting yang harus dimiliki, karena bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi, menyampaikan pendapat, juga perasaan. Pemanfaatan teknologi ...
Eufemisme dalam Berita Politik pada Portal Jambi Ekspres Online Tahun 2025
Eufemisme dalam Berita Politik pada Portal Jambi Ekspres Online Tahun 2025
Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan eufemisme sebagai strategi wacana politik dalam pemberitaan Portal Jambi Ekspres online tahun 2025 dengan menggunakan pendekatan An...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
MAKNA VERBA BAHASA JEPANG
MAKNA VERBA BAHASA JEPANG
Fenomena verba bahasa Jepang terdapat verba yang memiliki kemiripan makna, misalnya verba melihat, yang dalam bahasa Jepang adalah miru dan mikakeru. Pemakaian verba yang tepat men...
Workshop Pengajaran Bahasa Jepang bagi Pengajar Nagomi Kaigo Gakkou
Workshop Pengajaran Bahasa Jepang bagi Pengajar Nagomi Kaigo Gakkou
Nagomi Kaigo Gakkou merupakan salah satu LPK yang mengirimkan pemagang caregiver terbanyak ke Jepang. Calon pemagang yang akan diberangkatkan ke Jepang harus mengikuti pelatihan pe...

