Javascript must be enabled to continue!
Quining Ecofeminism: Saintifikasi Keadilan Iklim dan Gender
View through CrossRef
Ekofeminisme sebagai teori jauh dari kata utuh untuk memecah masalah-masalah ketidakadilan iklim, gender dan bahkan masalah lain yang mungkin di bawah payung ekofeminisme. Artikel ini menemukan bahwa ekofeminisme sudah cukup sebagai sikap ilmiah (aksiologi), tetapi belum cukup dalam level epistemis. Tendensi teorisi ekofeminisme untuk menyifatkan ontologi alam dan perempuan, dengan gender spesifik maupun penganalogian lain, alih-alih berfokus dalam skop “eksplanasi dan metodologi”, membuatnya tidak holistis dan macet sebagai kajian akademis. Padahal, epistemlogi yang bekerja mempreservasi masing-masing teori yang mungkin dalam ekofeminisme justru merupakan level penting yang butuh dikonstruksi. Artikel ini selebihnya mengonstruksi epistemologi yang adekuat bagi akademisi untuk menggunakan ekofeminisme, yaitu dengan epistemologi ternaturalisasi W. V. O. Quine sebagai tawaran untuk melumasi beban ontologis teori ekofeminis yang justru membuat macet perjalanan ekofeminis menuju keadilan iklim dan gender. Adapun artikel ini menemukan bahwa epistemologi monolitik ekofeminisme akan lebih progresif digunakan sebagai teori apabila menyepakati kepercayaan terkoneksi (interconnected belief) dalam epistemologi ternaturalisasi.
Title: Quining Ecofeminism: Saintifikasi Keadilan Iklim dan Gender
Description:
Ekofeminisme sebagai teori jauh dari kata utuh untuk memecah masalah-masalah ketidakadilan iklim, gender dan bahkan masalah lain yang mungkin di bawah payung ekofeminisme.
Artikel ini menemukan bahwa ekofeminisme sudah cukup sebagai sikap ilmiah (aksiologi), tetapi belum cukup dalam level epistemis.
Tendensi teorisi ekofeminisme untuk menyifatkan ontologi alam dan perempuan, dengan gender spesifik maupun penganalogian lain, alih-alih berfokus dalam skop “eksplanasi dan metodologi”, membuatnya tidak holistis dan macet sebagai kajian akademis.
Padahal, epistemlogi yang bekerja mempreservasi masing-masing teori yang mungkin dalam ekofeminisme justru merupakan level penting yang butuh dikonstruksi.
Artikel ini selebihnya mengonstruksi epistemologi yang adekuat bagi akademisi untuk menggunakan ekofeminisme, yaitu dengan epistemologi ternaturalisasi W.
V.
O.
Quine sebagai tawaran untuk melumasi beban ontologis teori ekofeminis yang justru membuat macet perjalanan ekofeminis menuju keadilan iklim dan gender.
Adapun artikel ini menemukan bahwa epistemologi monolitik ekofeminisme akan lebih progresif digunakan sebagai teori apabila menyepakati kepercayaan terkoneksi (interconnected belief) dalam epistemologi ternaturalisasi.
Related Results
TOPRAK ALTI DAMLA SULAMA YÖNTEMİ İLE SULANAN SERİN VE SICAK İKLİM ÇİMLERİNDE SULAMA ZAMANI PLANLAMASI
TOPRAK ALTI DAMLA SULAMA YÖNTEMİ İLE SULANAN SERİN VE SICAK İKLİM ÇİMLERİNDE SULAMA ZAMANI PLANLAMASI
Bu çalışma, Tekirdağ
koşullarında toprak altı damla sulama yöntemiyle sulanan serin ve sıcak iklim
çim türlerinde, sulama zamanının planlanması amacıyla, Tekirdağ-İstanbul il
sınır...
Türkiye’nin İklim Değişikliğine Yönelik Politikaları ve Kurumsal Yapısı
Türkiye’nin İklim Değişikliğine Yönelik Politikaları ve Kurumsal Yapısı
İklim değişikliği yalnızca hava desenlerindeki değişikliklerle ilgili değildir; ekosistemleri, toplumu ve acil eylem gerektiren birçok başka alanı da etkiler. Sonuç olarak, iklim d...
Membangun Hukum Yang Adil Dalam Bingkai Moralitas Pancasila
Membangun Hukum Yang Adil Dalam Bingkai Moralitas Pancasila
Abstract
Pancasila is used in lawmaking or becomes a big step in making laws and regulations in accordance with the spirit of the Indonesian state which is humane, just, civilized...
Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis QR Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah
Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis QR Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah
Fokus kegiatan melaksanakan 'Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis Quick Response Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah'. Ini upaya mendorong terbentuknya sektor par...
Bustan al-Salatin Panduan kepada Pemerintahan Islam yang Adil oleh Golongan Pembantu Raja ~ Bustan al-Salatin as a Guide to Justice of Islamic Government by King’s Aides
Bustan al-Salatin Panduan kepada Pemerintahan Islam yang Adil oleh Golongan Pembantu Raja ~ Bustan al-Salatin as a Guide to Justice of Islamic Government by King’s Aides
Konsep keadilan dalam Islam mempunyai pengertian yang luas dan mendalam. Keadilan dalam Islam mencakupi keseluruhan sudut kehidupan manusia tanpa sebarang pengecualian. Golongan ra...
Arktik Bölgesinin Jeopolitik-Ekonomik Öneminin Küresel İklim Değişikliği Perspektifinden Değerlendirilmesi
Arktik Bölgesinin Jeopolitik-Ekonomik Öneminin Küresel İklim Değişikliği Perspektifinden Değerlendirilmesi
Amaç: Bu çalışma, Arktik bölgesinin jeopolitik, ekonomik ve çevresel dinamiklerini ele alarak, bölgedeki fosil yakıt üretimi ile iklim değişikliği hedefleri arasındaki çelişkileri ...
Ecofeminism and International Law
Ecofeminism and International Law
Ecofeminism as a philosophical framing for critique of social praxis has the potential to be applied in many contexts, and given its antecedents in feminist theory and ecology, int...
OMNIBUSLAW UNDANG-UNDANG PERUBAHAN IKLIM BERDIMENSI KEADILAN BAGI MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN
OMNIBUSLAW UNDANG-UNDANG PERUBAHAN IKLIM BERDIMENSI KEADILAN BAGI MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN
Penelitian ditujukan untuk mengetahui urgensi dan kontruksi reformulasi pengaturan perubahan iklim secara berkelanjutan dan berkeadilan. Bahwa saat ini politik hukum perundang-unda...

