Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Realitas Perkawinan Beda Agama Perspektif Keluarga Sakinah

View through CrossRef
This paper concentrates on a happy family in Interfaith Marriage. According to the majority ulama, marriage is a theological activity that couple interfaith marriage will not a happy family. In this paper, I examine the interfaith marriage couple can be a happy family. Specifically, I ask how to concept a happy family according to the interfaith married couples? Further, how to manage family conflict on interfaith marriage for to get a happy family? To analyse a happy family on interfaith marriage couple, I use a qualitative analysis method with three approaches: Islamic law, sociology and psychology context.  I use data collection methods with observation, interviews, and documents. This research argues that religion is not a major factor in a happy family because interfaith marriage can be a happy family. Worries Ulama that interfaith couples cannot be a happy family does not happen. The contribution of this study as the antithesis according to ulama about interfaith marriage, that happiness is not correlated with religion.
Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo
Title: Realitas Perkawinan Beda Agama Perspektif Keluarga Sakinah
Description:
This paper concentrates on a happy family in Interfaith Marriage.
According to the majority ulama, marriage is a theological activity that couple interfaith marriage will not a happy family.
In this paper, I examine the interfaith marriage couple can be a happy family.
Specifically, I ask how to concept a happy family according to the interfaith married couples? Further, how to manage family conflict on interfaith marriage for to get a happy family? To analyse a happy family on interfaith marriage couple, I use a qualitative analysis method with three approaches: Islamic law, sociology and psychology context.
  I use data collection methods with observation, interviews, and documents.
This research argues that religion is not a major factor in a happy family because interfaith marriage can be a happy family.
Worries Ulama that interfaith couples cannot be a happy family does not happen.
The contribution of this study as the antithesis according to ulama about interfaith marriage, that happiness is not correlated with religion.

Related Results

Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
PERKAWINAN BEDA AGAMA
PERKAWINAN BEDA AGAMA
Perkawinan bertujuan untuk membina keluarga sakinah mawaddah dan rahmah. Dalam usaha mewujudkan tujuan tersebut, Islam menawarkan keserasian antara pasangan, yakni sepadan baik dal...
Perkawinan Beda Agama
Perkawinan Beda Agama
Perkawinan bertujuan untuk membina keluarga sakinah mawaddah dan rahmah. Dalam usaha mewujudkan tujuan tersebut, Islam menawarkan keserasian antara pasangan, yakni sepadan baik dal...
Analisis Keabsahan Pengaturan Perkawinan Beda Agama dalam Perspektif Undang-Undang Perkawinan dan Hak Asasi Manusia
Analisis Keabsahan Pengaturan Perkawinan Beda Agama dalam Perspektif Undang-Undang Perkawinan dan Hak Asasi Manusia
Keberagaman agama dan kepercayaan di Indonesia dapat mempengaruhi tingkah pernikahan antar pemeluk agama dan kepercayaan. Namun, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan...
Upaya Gamers Online Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Perspektif Sakinah Quraish Shihab
Upaya Gamers Online Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Perspektif Sakinah Quraish Shihab
Pesatnya kemajuan teknologi telah memberikan dampak terhadap segala aspek kehidupan. Keberadaan game cukup merubah konstruksi masyarakat salah satu dampaknya adalah terhadap keluar...
Pendampingan Pastoral bagi Pacaran Beda Agama di Gereja Beth-El Tabernakel Sei Menggaris Menurut 2 Korintus 6:14-18
Pendampingan Pastoral bagi Pacaran Beda Agama di Gereja Beth-El Tabernakel Sei Menggaris Menurut 2 Korintus 6:14-18
Interfaith dating is a phenomenon that cannot be avoided. Regardless of the pros and cons of the church on whether or not different religions are allowed to date. The church thinks...
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Perkawinan adalah sebuah perilaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, agar kehidupan manusia dapat berkembang. Sistem perkawinan dan aturannya yang berlaku pada suatu masyarakat a...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...

Back to Top