Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Sistem Pengaturan Larutan Nutrisi Otomatis Pada Budidaya Kentang Aeroponik
View through CrossRef
Penerapan teknik aeroponik pada budidaya kentang dapat menjadi salah satu metode alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi keterbatasan lahan. Selain itu, teknik ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman tersebut. Akan tetapi, pemberian nutrisi dan proses penyiraman pada teknik ini masih dilakukan secara manual. Teknik yang digunakan saat ini yaitu pengontrolan nutrisi menggunakan alat ukur yang memerlukan sumber daya manusia. Salah satu tantangan dalam budidaya ini yaitu perlunya pemantauan dan pengaturan nutrisi yang optimal. Wadah aeroponik perlu dipantau secara berkala dan berkelanjutan. Oleh karena itu, dikembangkan sistem otomatisasi pengaturan larutan nutrisi pada budidaya kentang secara aeroponik. Sistem otomatisasi ini diharapkan dapat menciptakan kondisi ideal bagi tanaman, karena alat tersebut mampu mengatur kadar larutan nutrisi yang optimal. Berdasarkan hasil pengujian, sensor Total Dissolved Solids (TDS) mampu mengukur kadar larutan nutrisi campuran dengan akurasi 98.28%. Selain itu, sensor ultrasonik mampu membaca ketinggian air sesuai dengan jarak yang sesungguhnya pada semua pengujian yang dilakukan. Aktuator pergerakan sensor TDS bekerja sesuai dengan skenario yang dikembangkan. Pergerakan tersebut ditujukan untuk memperpanjang usia guna dari sensor yang digunakan. Aktuator bergerak turun ke arah larutan nutrisi ketika jam sistem benilai genap dan bergerak ke atas ketika jam sistem bernilai ganjil. Secara keseluruhan, sistem dapat bekerja dengan baik sesuai dengan rancangan yang dibuat.
Kata Kunci: aeroponik, kentang, sistem otomatis, sensor, TDS, ultrasonik
Title: Pengembangan Sistem Pengaturan Larutan Nutrisi Otomatis Pada Budidaya Kentang Aeroponik
Description:
Penerapan teknik aeroponik pada budidaya kentang dapat menjadi salah satu metode alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi keterbatasan lahan.
Selain itu, teknik ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman tersebut.
Akan tetapi, pemberian nutrisi dan proses penyiraman pada teknik ini masih dilakukan secara manual.
Teknik yang digunakan saat ini yaitu pengontrolan nutrisi menggunakan alat ukur yang memerlukan sumber daya manusia.
Salah satu tantangan dalam budidaya ini yaitu perlunya pemantauan dan pengaturan nutrisi yang optimal.
Wadah aeroponik perlu dipantau secara berkala dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, dikembangkan sistem otomatisasi pengaturan larutan nutrisi pada budidaya kentang secara aeroponik.
Sistem otomatisasi ini diharapkan dapat menciptakan kondisi ideal bagi tanaman, karena alat tersebut mampu mengatur kadar larutan nutrisi yang optimal.
Berdasarkan hasil pengujian, sensor Total Dissolved Solids (TDS) mampu mengukur kadar larutan nutrisi campuran dengan akurasi 98.
28%.
Selain itu, sensor ultrasonik mampu membaca ketinggian air sesuai dengan jarak yang sesungguhnya pada semua pengujian yang dilakukan.
Aktuator pergerakan sensor TDS bekerja sesuai dengan skenario yang dikembangkan.
Pergerakan tersebut ditujukan untuk memperpanjang usia guna dari sensor yang digunakan.
Aktuator bergerak turun ke arah larutan nutrisi ketika jam sistem benilai genap dan bergerak ke atas ketika jam sistem bernilai ganjil.
Secara keseluruhan, sistem dapat bekerja dengan baik sesuai dengan rancangan yang dibuat.
Kata Kunci: aeroponik, kentang, sistem otomatis, sensor, TDS, ultrasonik.
Related Results
Pelatihan Pengolahan Kentang Mustofa Istri Petani Kentang Desa Simpangan, Batur, Banjarnegara
Pelatihan Pengolahan Kentang Mustofa Istri Petani Kentang Desa Simpangan, Batur, Banjarnegara
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tantang pengolahan kentang mustofa yang berkualitas, mengolah kentang kualitas rendah menjadi produk kentang Mustofa, optimali...
Kendala Adopsi Benih Bersertifikat untuk Usahatani Kentang
Kendala Adopsi Benih Bersertifikat untuk Usahatani Kentang
<p><strong>English</strong><br />Most potato farmers in Indonesia do not adopt certified potato seed. Relatively expensive price of certified seed is the ma...
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Kebijakan sistem perbenihan kentang bertujuan untuk mendorong produksi dan peredaran benih kentang bermutu, serta mendorong petani lebih banyak mengadopsi penggunaan benih kentang ...
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Kebijakan sistem perbenihan kentang bertujuan untuk mendorong produksi dan peredaran benih kentang bermutu, serta mendorong petani lebih banyak mengadopsi penggunaan benih kentang ...
Kajian Terhadap Perubahan Fisik Umbi Kentang (Solanum tuberosum L.) Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang
Kajian Terhadap Perubahan Fisik Umbi Kentang (Solanum tuberosum L.) Selama Penyimpanan Di Suhu Ruang
Kerusakan komoditi hortikultura setelah panen sekitar 20-40%. Ini disebabkan proses respirasi dan metabolisme yang masih berlangsung, ketidaktepatan waktu panen, kerusakan mekanis,...
KAJIAN MUTU STIK KENTANG (Solanum tuberrasum L.) DENGAN LAMA PERENDAMAN DALAM NATRIUM BISULFIT
KAJIAN MUTU STIK KENTANG (Solanum tuberrasum L.) DENGAN LAMA PERENDAMAN DALAM NATRIUM BISULFIT
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan mutu stik terbaik dengan perlakuan lama perendaman dalam Natrium Bisulfit yang disukai konsumen dan untuk mengetahui waktu lam...
Rancang Bangun Sistem Pemantau dan Pengendali Nutrisi Tanaman Hidroponik Berbasis Modul Long Range (LoRa)
Rancang Bangun Sistem Pemantau dan Pengendali Nutrisi Tanaman Hidroponik Berbasis Modul Long Range (LoRa)
Hidroponik merupakan metode pembudidayaan tanaman tertentu menggunakan air sebagai media tanamnya. Pemenuhan dan pemeliharaan tanaman hidroponik relatif tidaklah sulit, namun membu...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...

