Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ketahanan Ruang Kawasan Kampung Berbasis Modal Sosial Studi Kasus: Kawasan Kampung Baru Kota Balikpapan

View through CrossRef
Kawasan Kampung Baru Kota Balikpapan merupakan kawasan pemukiman padat penduduk yang berada di tepi Teluk Balikpapan. Kawasan pemukiman ini berdiri di sepanjang pesisir hingga sampai ke atas perairan laut. Dalam kawasan pemukiman ini terdapat dermaga-dermaga sebagai simpul transportasi penyeberangan laut baik penumpang maupun nelayan yang cukup padat aktivitasnya sehari-hari. Keunikan kawasan ini yaitu adanya sebutan ‘Texas’ untuk pemukiman ini. Hal ini disebabkan oleh kejadian-kejadian tindak kriminalitas yang terjadi di kawasan tersebut sehingga muncul persepsi bahwa kawasan tersebut rawan dan berbahaya. Selain itu kondisi pemukiman yang padat dan menumuknya sampah di laut membuat kesan kumuh yang menambah ke’Texas’an kawasan ini. Dalam kawasan yang dipersepsikan ‘Texas’ tersebut, masyarakat kampung tetap beraktivitas sehari-hari dan memanfaatkan keberadaan pelabuhan dan kawasan industri disekitarnya untuk berpenghidupan.   Penelitian ini bertujuan untuk memahami seperti apa ketahanan ruang yang ada di dalam kawasan perkampungan tersebut. Dengan menggunakan metode induktif-kualitatif dan pendekatan fenomenologi, penelitian ini mencoba mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dari aktivitas masyarakat penghuni kawasan ini terkait dengan ketahanan terhadap berbagai ancaman atau hambatan yang mereka alami sehari-hari. Penelitian ini mencoba mengeksplorasi bagaimana ketahanan ruang yang terjadi di kampung tersebut, yang bisa tercermin melalui bentukan fisik, perilaku, budaya, dan aktivitas masyarakat sehari-hari.   Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan ruang masyarakat Kampung Baru Kota Balikpapan dilandasi oleh modal sosial yang dimiliki masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan penguatan ketahanan ruang yang terjadi yaitu adanya kelembagaan yang aktif sebagai motor penggerak sistem sosial masyarakat serta adaptasi komunal masyarakat dalam merespon dan meghadapi ancaman dan gangguan dari kerawanan kriminalitas yang terjadi.   Kata Kunci: Ketahanan ruang, fenomenologi, adaptasi, kelembagaan
Institut Teknologi Kalimantan
Title: Ketahanan Ruang Kawasan Kampung Berbasis Modal Sosial Studi Kasus: Kawasan Kampung Baru Kota Balikpapan
Description:
Kawasan Kampung Baru Kota Balikpapan merupakan kawasan pemukiman padat penduduk yang berada di tepi Teluk Balikpapan.
Kawasan pemukiman ini berdiri di sepanjang pesisir hingga sampai ke atas perairan laut.
Dalam kawasan pemukiman ini terdapat dermaga-dermaga sebagai simpul transportasi penyeberangan laut baik penumpang maupun nelayan yang cukup padat aktivitasnya sehari-hari.
Keunikan kawasan ini yaitu adanya sebutan ‘Texas’ untuk pemukiman ini.
Hal ini disebabkan oleh kejadian-kejadian tindak kriminalitas yang terjadi di kawasan tersebut sehingga muncul persepsi bahwa kawasan tersebut rawan dan berbahaya.
Selain itu kondisi pemukiman yang padat dan menumuknya sampah di laut membuat kesan kumuh yang menambah ke’Texas’an kawasan ini.
Dalam kawasan yang dipersepsikan ‘Texas’ tersebut, masyarakat kampung tetap beraktivitas sehari-hari dan memanfaatkan keberadaan pelabuhan dan kawasan industri disekitarnya untuk berpenghidupan.
  Penelitian ini bertujuan untuk memahami seperti apa ketahanan ruang yang ada di dalam kawasan perkampungan tersebut.
Dengan menggunakan metode induktif-kualitatif dan pendekatan fenomenologi, penelitian ini mencoba mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dari aktivitas masyarakat penghuni kawasan ini terkait dengan ketahanan terhadap berbagai ancaman atau hambatan yang mereka alami sehari-hari.
Penelitian ini mencoba mengeksplorasi bagaimana ketahanan ruang yang terjadi di kampung tersebut, yang bisa tercermin melalui bentukan fisik, perilaku, budaya, dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan ruang masyarakat Kampung Baru Kota Balikpapan dilandasi oleh modal sosial yang dimiliki masyarakat.
Hal ini ditunjukkan dengan penguatan ketahanan ruang yang terjadi yaitu adanya kelembagaan yang aktif sebagai motor penggerak sistem sosial masyarakat serta adaptasi komunal masyarakat dalam merespon dan meghadapi ancaman dan gangguan dari kerawanan kriminalitas yang terjadi.
  Kata Kunci: Ketahanan ruang, fenomenologi, adaptasi, kelembagaan.

Related Results

POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
HUNIAN WARGA YANG ‘KOMPAK DAN BERKELANJUTAN’ DI KAMPUNG SAWAH, JAKARTA UTARA
HUNIAN WARGA YANG ‘KOMPAK DAN BERKELANJUTAN’ DI KAMPUNG SAWAH, JAKARTA UTARA
Urban sprawl due to limited land for living causes more residential development on the edge of the city. Land fragmentation results in the need for high mobility. With the characte...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
PEMODELAN DASYMETRIC UNTUK IDENTIFIKASI PERMUKIMAN KUMUH DI KOTA BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR
PEMODELAN DASYMETRIC UNTUK IDENTIFIKASI PERMUKIMAN KUMUH DI KOTA BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR
Keberadaan kawasan kumuh di wilayah perkotaan perlu menjadi perhatian dalam mengembangkan kota dan tempat tinggal yang berkelanjutan. Balikpapan merupakan kota yang berpotensi berk...
OPTIMASI LAHAN TERLANTAR MENJADI RUANG PUBLIK DI KAMPUNG KOTA; Studi Kasus: Lahan Terlantar Kampung Badran RW. 09, Yogyakarta
OPTIMASI LAHAN TERLANTAR MENJADI RUANG PUBLIK DI KAMPUNG KOTA; Studi Kasus: Lahan Terlantar Kampung Badran RW. 09, Yogyakarta
Abstract: The urban kampong is a phenomenon created by the uncontrolled growth of the city and the inappropriate use of land. The city of Yogyakarta is known as a city of culture a...
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang mengalami urbanisasi wilayah yang ditandai oleh perkembangan kawasan perkotaan yang massif di wilayahnya. Pada tahun 2019 kab...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...

Back to Top