Javascript must be enabled to continue!
Kontribusi Aktif Pemerintah Pada Penanganan Isu GRK dan Perubahan Iklim Global
View through CrossRef
Gas rumah kaca (GRK) merupakan gas-gas yang terkumpul dan terakumulasi di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca ( greenhouse effect ) sehingga menjadikan pemanasan global ( global warming ) dan perubahan iklim ( climate change ).). akibat negatif dari emisi GRK dan perubahan iklim menurut para ahli dan pengamat perubahan iklim global akan mempengaruhi kehidupan manusia di seluruh permukaan bumi di masa depan jika tidak segera dimitigasi. Isu perubahan iklim dan penanganan GRK menjadi topik yang sangat penting di dunia, sehingga pada tahun 2016 terciptalah kesepakatan Paris dimana hasil dari kesepakatan ini mengharuskan seluruh negara yang hadir termasuk Indonesia untuk berkontribusi secara aktif dalam melakukan mitigasi GRK dan perubahan iklim. Komitmen pemerintah Indonesia dalam melakukan penanganan GRK dan perubahan ditandai dengan diresmikannya isu perubahan iklim sebagai isu prioritas dalam RPJMN 2020-2024. Dalam pelaksanaannya pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran khusus dalam APBN dalam isu perubahan iklim dan penanganan GRK. Target pemerintah Indonesia dalam penurunan emisi GRK (NDC) hingga tahun 2030 membutuhkan dana sebesar Rp3.461 triliun atau setiap tahun memerlukan alokasi sebesar Rp 266,2 triliun. Pendanaan anggaran merupakan instrumen yang sangat penting dalam pelaksanaan program RAN/RAD-GRK demi tercapainya tujuan globalnol emisi pada tahun 2050.
Title: Kontribusi Aktif Pemerintah Pada Penanganan Isu GRK dan Perubahan Iklim Global
Description:
Gas rumah kaca (GRK) merupakan gas-gas yang terkumpul dan terakumulasi di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca ( greenhouse effect ) sehingga menjadikan pemanasan global ( global warming ) dan perubahan iklim ( climate change ).
).
akibat negatif dari emisi GRK dan perubahan iklim menurut para ahli dan pengamat perubahan iklim global akan mempengaruhi kehidupan manusia di seluruh permukaan bumi di masa depan jika tidak segera dimitigasi.
Isu perubahan iklim dan penanganan GRK menjadi topik yang sangat penting di dunia, sehingga pada tahun 2016 terciptalah kesepakatan Paris dimana hasil dari kesepakatan ini mengharuskan seluruh negara yang hadir termasuk Indonesia untuk berkontribusi secara aktif dalam melakukan mitigasi GRK dan perubahan iklim.
Komitmen pemerintah Indonesia dalam melakukan penanganan GRK dan perubahan ditandai dengan diresmikannya isu perubahan iklim sebagai isu prioritas dalam RPJMN 2020-2024.
Dalam pelaksanaannya pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran khusus dalam APBN dalam isu perubahan iklim dan penanganan GRK.
Target pemerintah Indonesia dalam penurunan emisi GRK (NDC) hingga tahun 2030 membutuhkan dana sebesar Rp3.
461 triliun atau setiap tahun memerlukan alokasi sebesar Rp 266,2 triliun.
Pendanaan anggaran merupakan instrumen yang sangat penting dalam pelaksanaan program RAN/RAD-GRK demi tercapainya tujuan globalnol emisi pada tahun 2050.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
TUGAS DAN WEWENANG PEMERINTAH DALAM MELAKSANAKAN PENANGANAN FAKIR MISKIN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN
TUGAS DAN WEWENANG PEMERINTAH DALAM MELAKSANAKAN PENANGANAN FAKIR MISKIN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana tugas pemerintah dalam melaksanakan penanganan fakir miskin dan bagaimana wewenang pemerintah dalam melaksanakan p...
Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis QR Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah
Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis QR Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah
Fokus kegiatan melaksanakan 'Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis Quick Response Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah'. Ini upaya mendorong terbentuknya sektor par...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Gambaran Kecemasan Perubahan Iklim pada Mahasiswa di Kota Bandung
Gambaran Kecemasan Perubahan Iklim pada Mahasiswa di Kota Bandung
Abstract. Climate change is threatening human life and well-being. Human health affected by climate change is now a global concern. Bandung is one of the cities in Indonesia that i...
MITIGASI PERUBAHAN IKLIM MELALUI KEGIATAN BELAJAR CERIA SAIN KONSERVASI LAHAN GAMBUT DI DESA HABARIN HURUNG PALANGKA RAYA
MITIGASI PERUBAHAN IKLIM MELALUI KEGIATAN BELAJAR CERIA SAIN KONSERVASI LAHAN GAMBUT DI DESA HABARIN HURUNG PALANGKA RAYA
Damage to peatlands causes greenhouse emissions which contribute to climate change. Climate change has impacted many aspects of human life. Mitigation of climate change must be car...
OMNIBUSLAW UNDANG-UNDANG PERUBAHAN IKLIM BERDIMENSI KEADILAN BAGI MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN
OMNIBUSLAW UNDANG-UNDANG PERUBAHAN IKLIM BERDIMENSI KEADILAN BAGI MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN
Penelitian ditujukan untuk mengetahui urgensi dan kontruksi reformulasi pengaturan perubahan iklim secara berkelanjutan dan berkeadilan. Bahwa saat ini politik hukum perundang-unda...

