Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Unsur Budaya dalam Puisi Gugur Karya W.S Rendra (Kajian Postkolonialisme)

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap unsur budaya postkolonialisme dalam puisi Gugur karya W.S Rendra.  Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kajian postkolonialisme. Postkolonialisme adalah suatu kerangka konseptual dalam kajian ilmu sosial dan humaniora yang mengeksplorasi dampak dan warisan kolonialisme di dunia pasca-kolonial. Pendekatan ini mencoba untuk memahami, mengevaluasi, dan merespon dinamika sosial, budaya, politik, dan ekonomi yang terjadi setelah periode kolonial. Data dalam penelitian ini yaitu bersumber dari larik-larik puisi Gugur karya W.S Rendra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pembacaan semiotic tingkat pertama yaitu heuristic. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pembacaan semiotic tingkat kedua yaitu hermeneutic. Hasil dari penelitian puisi "Gugur" karya W.S. Rendra menghadirkan keindahan (1) bahasa melalui campur kode, menciptakan kedalaman makna dan kekayaan budaya. Gaya bahasa puitis dengan penggunaan metafora, simbolisme, dan dramatisasi menciptakan kesan seni yang mendalam. (2) Puisi mencerminkan pengetahuan akan nilai-nilai patriotisme, kepahlawanan, dan keterkaitan manusia dengan tanah. (3) Gambaran kekerabatan terdekat menunjukkan keteguhan hubungan dalam konteks perjuangan identitas budaya. (4) Penggunaan teknologi sebagai simbol perlawanan menciptakan dimensi perjuangan dalam sistem mata pencaharian hidup. (5) Pertempuran, usaha keras, keberanian, dan pertalian dengan tanah menciptakan citra sistem mata pencaharian hidup dalam konteks perjuangan dan identitas budaya. (6) Puisi juga mencerminkan nilai-nilai agama, seperti cinta pada tanah air dan pengorbanan, serta (7) menyajikan kesan kesenian melalui gaya bahasa puitis, ritme, dan struktur naratif. Kata Kunci: Puisi, Budaya, dan Postkolonialisme
Title: Unsur Budaya dalam Puisi Gugur Karya W.S Rendra (Kajian Postkolonialisme)
Description:
Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap unsur budaya postkolonialisme dalam puisi Gugur karya W.
S Rendra.
  Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif.
Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kajian postkolonialisme.
Postkolonialisme adalah suatu kerangka konseptual dalam kajian ilmu sosial dan humaniora yang mengeksplorasi dampak dan warisan kolonialisme di dunia pasca-kolonial.
Pendekatan ini mencoba untuk memahami, mengevaluasi, dan merespon dinamika sosial, budaya, politik, dan ekonomi yang terjadi setelah periode kolonial.
Data dalam penelitian ini yaitu bersumber dari larik-larik puisi Gugur karya W.
S Rendra.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pembacaan semiotic tingkat pertama yaitu heuristic.
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pembacaan semiotic tingkat kedua yaitu hermeneutic.
Hasil dari penelitian puisi "Gugur" karya W.
S.
Rendra menghadirkan keindahan (1) bahasa melalui campur kode, menciptakan kedalaman makna dan kekayaan budaya.
Gaya bahasa puitis dengan penggunaan metafora, simbolisme, dan dramatisasi menciptakan kesan seni yang mendalam.
(2) Puisi mencerminkan pengetahuan akan nilai-nilai patriotisme, kepahlawanan, dan keterkaitan manusia dengan tanah.
(3) Gambaran kekerabatan terdekat menunjukkan keteguhan hubungan dalam konteks perjuangan identitas budaya.
(4) Penggunaan teknologi sebagai simbol perlawanan menciptakan dimensi perjuangan dalam sistem mata pencaharian hidup.
(5) Pertempuran, usaha keras, keberanian, dan pertalian dengan tanah menciptakan citra sistem mata pencaharian hidup dalam konteks perjuangan dan identitas budaya.
(6) Puisi juga mencerminkan nilai-nilai agama, seperti cinta pada tanah air dan pengorbanan, serta (7) menyajikan kesan kesenian melalui gaya bahasa puitis, ritme, dan struktur naratif.
Kata Kunci: Puisi, Budaya, dan Postkolonialisme.

Related Results

KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
Bahasa merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Aktivitas Bahasa mengenal adanya empat keterampilan berbahasa yaitu, mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis....
KRITIK SOSIAL POTRET PEMBANGUNAN DALAM PUISI KARYA W.S. RENDRA
KRITIK SOSIAL POTRET PEMBANGUNAN DALAM PUISI KARYA W.S. RENDRA
The purpose of this research is to describe the form of social criticism theme in poetry anthology, Portrait of Development in Poetry by W.S. Rendra. Overall the poetry anthology P...

Back to Top