Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS CERPEN FILOSOFI BARONGKO KARYA CHITRA ROSALYN
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kedudukan subjek terhadap penggambaran wanita dalam cerpen Filosofi Barongko karya Chitra Rosalyn dan (2) Mengetahui kedudukan penulis tentang penggambaran wanita dalam cerpen Filosofi Barongko oleh Chitra Rosalyn. Cerpen Filosofi Barongko mengisahkan tentang cinta laki-laki bernama Dewa dan Perempuan bernama Eliana, hubungannya menghilang tanpa kabar saat zaman perkuliahn hingga menjelang 8 tahun berlalu mereka bertemu kembali saat reunian bersama teman-temannya, Dewa dan Eliana saling mengingat hingga Dewa menghubungi Eliana Via chat Whatshap setelah pulang dari Reuni malam itu yang mengakibatkan Eliana terlibat dalam relasi hasrat seksual dalam hubungan diluar kewajaran. Akhirnya Eliana bertarung antara hanyut bersama rasa atau bertumpu pada nalar dan tidak satupun yang dimenangkan diantara keduanya. Kajian ini menganalisis nilai hak-hak perempuan dalam konsentrat Sara Mills dengan melihat pada tempat subjek-objek dan tempat pembaca esai dalam Cerpen Filosofi Barongko. Pemeriksaan semacam ini bersifat subjektif yang mencerahkan. Pemeriksaan ini melibatkan instrumen sebagai studi dokumentasi. Akibat dari penelitian ini adalah adanya posisi subjek-objek dan posisi pembaca esai dalam cerpen Filosofi Barongko karya Chytra Rosalyn memanfaatkan investigasi Sara Mills.
LPPM Universitas Al Asyariah Mandar
Title: ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS CERPEN FILOSOFI BARONGKO KARYA CHITRA ROSALYN
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kedudukan subjek terhadap penggambaran wanita dalam cerpen Filosofi Barongko karya Chitra Rosalyn dan (2) Mengetahui kedudukan penulis tentang penggambaran wanita dalam cerpen Filosofi Barongko oleh Chitra Rosalyn.
Cerpen Filosofi Barongko mengisahkan tentang cinta laki-laki bernama Dewa dan Perempuan bernama Eliana, hubungannya menghilang tanpa kabar saat zaman perkuliahn hingga menjelang 8 tahun berlalu mereka bertemu kembali saat reunian bersama teman-temannya, Dewa dan Eliana saling mengingat hingga Dewa menghubungi Eliana Via chat Whatshap setelah pulang dari Reuni malam itu yang mengakibatkan Eliana terlibat dalam relasi hasrat seksual dalam hubungan diluar kewajaran.
Akhirnya Eliana bertarung antara hanyut bersama rasa atau bertumpu pada nalar dan tidak satupun yang dimenangkan diantara keduanya.
Kajian ini menganalisis nilai hak-hak perempuan dalam konsentrat Sara Mills dengan melihat pada tempat subjek-objek dan tempat pembaca esai dalam Cerpen Filosofi Barongko.
Pemeriksaan semacam ini bersifat subjektif yang mencerahkan.
Pemeriksaan ini melibatkan instrumen sebagai studi dokumentasi.
Akibat dari penelitian ini adalah adanya posisi subjek-objek dan posisi pembaca esai dalam cerpen Filosofi Barongko karya Chytra Rosalyn memanfaatkan investigasi Sara Mills.
Related Results
KOHESI GRAMATIKAL PENGACUAN DALAM CERPEN PEMBELAAN BAH BELA KARYA MOH. WAN ANWAR
KOHESI GRAMATIKAL PENGACUAN DALAM CERPEN PEMBELAAN BAH BELA KARYA MOH. WAN ANWAR
Abstrak Kohesi Gramatikal Pengacuan dalam Cerpen Pembelaan Bah Bela karya Moh. Anwar. Dipandang sebagai proses komunikasi antara penyapa dan pesapa dalam peristiwa komonukasi secar...
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Cerpen kanak-kanak masa kini telah mencetuskan ketidakpuasan hati para Panel Penilai Hadiah Sastera Perdana Malaysia (HSPM) akibat kemerosotan mutu penghasilan cerpen kanak-kanak. ...
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan unsur batin pada cerpen “Setangkai Pohon Ibu” karya Vaughan Callista dan Mirror, Mirror on The Wall karya Dewi Lest...
Kognisi Sosial Dalam Proses Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Pada Buku Motivasi
Kognisi Sosial Dalam Proses Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Pada Buku Motivasi
Banyaknya wacana kritis dalam buku Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat banyak membuat pembaca penasaran dan menjadikannya buku motivasi best seller toko buku di Indonesia. Penggun...
Natural history and captive breeding of the Siamese narrow-headed softshell turtle Chitra chitra Nutphand, 1986
Natural history and captive breeding of the Siamese narrow-headed softshell turtle Chitra chitra Nutphand, 1986
A captive breeding program of the Siamese Narrow-headed Softshell Turtle, Chitra chitra Nutphand, 1986, the world’s largest softshell turtle and a critically endangered species, wa...
Analisis Pendekatan Objektif pada Cerpen “Pengemis Kecil Itu” Karya Aprilia Dwi Iriani
Analisis Pendekatan Objektif pada Cerpen “Pengemis Kecil Itu” Karya Aprilia Dwi Iriani
Dengan menggunakan pendekatan M. H. Abrams, penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis terhadap cerpen Pengemis Kecil Itu. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsika...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI
Penelitian ini didasarkan permasalahan penyediaan bahan ajar yang masih terpaku karena menggeneralisasi kemampuan siswa secara global. Permasalahan lainnya penggunaan bahan ajar LK...

