Javascript must be enabled to continue!
HEGEMONI DALAM PUISI “BUTON 1969” KARYA IRIANTO IBRAHIM
View through CrossRef
This study aims to describe the hegemony of power contained in the “Buton 1969” poem. Through this poem, we can get a description of the power that has ever occurred through the diction that the poet extracts. In this paper, the theory of hegemony is used with a qualitative descriptive methods to examine the actions of the authorities and the consequences of actions for the people that occurred in Buton. To describe the hegemony of power, it is done by means of diction which is described by denotation and connotation. The results of the research show that the “Buton 1969” poem is related to the ideology that was breathed in the authorities through the issue that Buton was the basis of the PKI. Through this issue, the apparatus of power made arrests of the Butonnese officers and people. Such acts of power tools leave deep and prolonged suffering and sorrow for the Butonese community.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hegemoni kekuasaan yang terdapat dalam puisi “Buton 1969”. Hegemoni dalam puisi tersebut penting dikaji secara ilmiah karena di dalamnya disiratkan tindakan penguasa terhadap masyarakat yang melahirkan derita yang berkepanjangan. Melalui puisi ini, dapat diperoleh gambaran jejak kekuasaan yang pernah terjadi melalui diksi yang disarikan penyair. Dalam tulisan ini digunakan teori hegemoni dengan metode deskriptif kualitatif untuk mengkaji tindakan penguasa dan akibat tindakan bagi masyarakat yang terjadi di Buton. Untuk mendeskripsikan hegemoni kekuasaan dilakukan melalui sarana diksi yang dideskripsikan secara denotasi dan konotasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Buton 1969” berkaitan dengan ideologi yang dihembuskan oleh penguasa melalui isu bahwa Buton sebagai basis PKI. Melalui isu itu, peranti kekuasaan melakukan penangkapan terhadap aparat dan masyarakat Buton. Tindakan peranti kekuasaan yang demikian meninggalkan penderitaan dan duka yang mendalam dan berkepanjangan pada masyarakat Buton.
Title: HEGEMONI DALAM PUISI “BUTON 1969” KARYA IRIANTO IBRAHIM
Description:
This study aims to describe the hegemony of power contained in the “Buton 1969” poem.
Through this poem, we can get a description of the power that has ever occurred through the diction that the poet extracts.
In this paper, the theory of hegemony is used with a qualitative descriptive methods to examine the actions of the authorities and the consequences of actions for the people that occurred in Buton.
To describe the hegemony of power, it is done by means of diction which is described by denotation and connotation.
The results of the research show that the “Buton 1969” poem is related to the ideology that was breathed in the authorities through the issue that Buton was the basis of the PKI.
Through this issue, the apparatus of power made arrests of the Butonnese officers and people.
Such acts of power tools leave deep and prolonged suffering and sorrow for the Butonese community.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hegemoni kekuasaan yang terdapat dalam puisi “Buton 1969”.
Hegemoni dalam puisi tersebut penting dikaji secara ilmiah karena di dalamnya disiratkan tindakan penguasa terhadap masyarakat yang melahirkan derita yang berkepanjangan.
Melalui puisi ini, dapat diperoleh gambaran jejak kekuasaan yang pernah terjadi melalui diksi yang disarikan penyair.
Dalam tulisan ini digunakan teori hegemoni dengan metode deskriptif kualitatif untuk mengkaji tindakan penguasa dan akibat tindakan bagi masyarakat yang terjadi di Buton.
Untuk mendeskripsikan hegemoni kekuasaan dilakukan melalui sarana diksi yang dideskripsikan secara denotasi dan konotasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Buton 1969” berkaitan dengan ideologi yang dihembuskan oleh penguasa melalui isu bahwa Buton sebagai basis PKI.
Melalui isu itu, peranti kekuasaan melakukan penangkapan terhadap aparat dan masyarakat Buton.
Tindakan peranti kekuasaan yang demikian meninggalkan penderitaan dan duka yang mendalam dan berkepanjangan pada masyarakat Buton.
Related Results
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU KARYA W. S. RENDRA (SOCIAL CRITICISM IN DOA UNTUK ANAK CUCU ANTHOLOGY BY W.S. RENDRA)
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU KARYA W. S. RENDRA (SOCIAL CRITICISM IN DOA UNTUK ANAK CUCU ANTHOLOGY BY W.S. RENDRA)
Kritik Sosial dalam Kumpulan Puisi Doa untuk Anak Cucu karya W.S. Rendra. Tujuan dari penelitianini adalah: (1) Mendeskripsikan wujud kritik sosial (tentang kemiskinan, kejahatan, ...
HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL 86 KARYA OKKY MADASARI
HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL 86 KARYA OKKY MADASARI
ABSTRAK: Teori hegemoni Gramsci memberikan pengaruh terhadap studi sastra. Sastra tidak hanya dipandang sebagai gejala yang diciptakan masyarakat saja, tetapi sastra mampu memberik...
Diksi Pada Antologi Puisi Cerita Perjuangan Karya Dosen Dan Guru Bahasa Indonesia Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA
Diksi Pada Antologi Puisi Cerita Perjuangan Karya Dosen Dan Guru Bahasa Indonesia Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan diksi yang digunakan pada antologi puisi Cerita Perjuangan karya dosen dan guru bahasa Indonesia dan untuk mendeskripsikan implik...
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA
Analisis ekokritik pada karya sastra puisi masih jarang dibahas dalam kegiatan pembelajaran sastra di sekolah. Padahal persoalan lingkungan setiap saat semakin mengompleks dan sela...

