Javascript must be enabled to continue!
Kekuatan Bundling Mainan dalam Meningkatkan Penjualan Makanan Cepat Saji
View through CrossRef
This study aims to explore the effect of the bundling strategy in the form of toys in McDonald's “Happy Meal” packages on sales levels and customer satisfaction. The research used a quantitative approach through a questionnaire distributed to 50 respondents of various ages. The aspects studied include health, customer loyalty, psychological influence, and pricing. The results showed that the bundling strategy was effective in increasing purchase intention and customer satisfaction, especially through the appeal of toys targeted at children and parents. However, there were still some concerns regarding the nutritional value of the products, which could be improved by adding healthy food options. This successful bundling strategy shows the potential to expand market share and increase revenue, while maintaining a balance between price, added value, and consumer preferences
Keywords: Happy Meal, consumer preferences, customer satisfaction
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh strategi bundling berupa mainan dalam paket "Happy Meal" McDonald's terhadap tingkat penjualan dan kepuasan pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden dari berbagai kalangan usia. Aspek yang diteliti meliputi kesehatan, loyalitas pelanggan, pengaruh psikologis, dan penetapan harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bundling efektif meningkatkan minat beli dan kepuasan pelanggan, khususnya melalui daya tarik mainan yang ditargetkan kepada anak-anak dan orang tua. Namun, masih terdapat beberapa kekhawatiran terkait nilai gizi produk, yang dapat ditingkatkan dengan menambahkan opsi makanan sehat. Strategi bundling yang berhasil ini menunjukkan potensi untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara aspek harga, nilai tambah, dan preferensi konsumen.
Kata Kunci: Happy Meal, preferensi konsumen, kepuasan pelanggan
Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Title: Kekuatan Bundling Mainan dalam Meningkatkan Penjualan Makanan Cepat Saji
Description:
This study aims to explore the effect of the bundling strategy in the form of toys in McDonald's “Happy Meal” packages on sales levels and customer satisfaction.
The research used a quantitative approach through a questionnaire distributed to 50 respondents of various ages.
The aspects studied include health, customer loyalty, psychological influence, and pricing.
The results showed that the bundling strategy was effective in increasing purchase intention and customer satisfaction, especially through the appeal of toys targeted at children and parents.
However, there were still some concerns regarding the nutritional value of the products, which could be improved by adding healthy food options.
This successful bundling strategy shows the potential to expand market share and increase revenue, while maintaining a balance between price, added value, and consumer preferences
Keywords: Happy Meal, consumer preferences, customer satisfaction
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh strategi bundling berupa mainan dalam paket "Happy Meal" McDonald's terhadap tingkat penjualan dan kepuasan pelanggan.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden dari berbagai kalangan usia.
Aspek yang diteliti meliputi kesehatan, loyalitas pelanggan, pengaruh psikologis, dan penetapan harga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bundling efektif meningkatkan minat beli dan kepuasan pelanggan, khususnya melalui daya tarik mainan yang ditargetkan kepada anak-anak dan orang tua.
Namun, masih terdapat beberapa kekhawatiran terkait nilai gizi produk, yang dapat ditingkatkan dengan menambahkan opsi makanan sehat.
Strategi bundling yang berhasil ini menunjukkan potensi untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara aspek harga, nilai tambah, dan preferensi konsumen.
Kata Kunci: Happy Meal, preferensi konsumen, kepuasan pelanggan.
Related Results
Bahaya makanan cepat saji
Bahaya makanan cepat saji
Dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya, manusia berusaha memenuhi kebutuhan primernya, dan salah satu kebutuhan primer tersebut adalah makanan. Zaman dahulu peranan makan...
Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Mahasiswa IKK Tata Boga UNP
Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Mahasiswa IKK Tata Boga UNP
Fast food consumption among students is quite high, although they have knowledge about choosing good food, not all students apply it in their food consumption. This study aims to d...
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMPN 2 RATOLINDO
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMPN 2 RATOLINDO
Obesitas merupakan salah satu masalah epidemiologi global yang hingga saat ini masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Hal ini disebabkan karna pola makan...
KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI PADA REMAJA DI SURABAYA
KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI PADA REMAJA DI SURABAYA
ABSTRAK
Tingkat kesibukan masyarakat membuat masyarakat menyukai sesuatu yang praktis, termasuk dalam pemilihan makanan. Makanan cepat saji sangat mudah di jumpai sehingga ba...
LANSKAP LINGUISTIK MAKANAN SIAP SAJI BURGER KING PADA MASYARAKAT MILENIAL
LANSKAP LINGUISTIK MAKANAN SIAP SAJI BURGER KING PADA MASYARAKAT MILENIAL
Pada era milenial saat ini, masyarakat selalu sibuk dengan aktifitasnya sehingga makanan siap saji selalu menjadi pilihan utama dalam menu makannya. Makanan siap saji, baik yang da...
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN PECEL
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN PECEL
Makanan pecel di Lokawisata Baturraden menjadi makanan favorite para pengunjung disana apabila hygiene sanitasi makanan tidak memenuhi syarat dapat menimbulkan penyakit sesuai Kepm...
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Homemade Dengan Prinsip Happy Mix and Match Food di Posyandu Tulip, Dusun Nyabagan, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Homemade Dengan Prinsip Happy Mix and Match Food di Posyandu Tulip, Dusun Nyabagan, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, Dari dan bersama masyarakat, untuk memberdayaka...
Gambaran Komposisi Makanan Siswa SMA pada Masa Pandemi Covid-19
Gambaran Komposisi Makanan Siswa SMA pada Masa Pandemi Covid-19
Pendahuluan: Komposisi makanan dapat mempengaruhi status gizi seseorang, kekurangan komposisi makanan, baik secara kuantitas maupun kualitas, pada tiap usia dapat menyebabkan gangg...

