Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI PADA REMAJA DI SURABAYA

View through CrossRef
ABSTRAK Tingkat kesibukan masyarakat membuat masyarakat menyukai sesuatu yang praktis, termasuk dalam pemilihan makanan. Makanan cepat saji sangat mudah di jumpai sehingga banyak orang menyukainya. Disisi lain, kandungan gizi makanan cepat saji yang tidak seimbang akan menimbulkan masalah gizi, dan merupakan faktor risiko berat badan lebih atau obesitas serta berbagai penyakit degeneratif. Perilaku ini tentunya sangat berbahaya jika dimiliki oleh remaja, karena dampak negatifnya akan didapatkan sekarang maupun jangka panjang yang akan menurunkan kualitas kesehatan bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran konsumsi makanan cepat saji dan kejadian obesitas pada remaja di Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan studi Analisis Observasional pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah remaja SMP di Surabaya dengan jumlah sampel sebanyak 166 orang. Cara pemilihan sampel dengan probability sampling yaitusecara cluster sampling. Alat pengambilan data adalah menggunakan kuesioner JFIM (Junk Food Intake Measure). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja sebesar 84,3% mengkonsumsi makanan cepat saji dengan frekuensi yang tinggiserta terdapat hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian gizi lebih (p = 0,037). Perlu kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan Puskesmas dalam mengedukasi remaja tentang bahaya mengkonsumsi junkfood dalam frekuensi yang tinggi. Selain itu penting juga untuk memberikan edukasi kepada orang tua agar menyediakan makanan yang sehat dirumah. Peran sekolah juga sangat penting dalam menyediakan kantin sehat, sehingga gerakan masyarakat sehat yang dicanangkan pemerintah bisa terdukung dengan baik.
Title: KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI PADA REMAJA DI SURABAYA
Description:
ABSTRAK Tingkat kesibukan masyarakat membuat masyarakat menyukai sesuatu yang praktis, termasuk dalam pemilihan makanan.
Makanan cepat saji sangat mudah di jumpai sehingga banyak orang menyukainya.
Disisi lain, kandungan gizi makanan cepat saji yang tidak seimbang akan menimbulkan masalah gizi, dan merupakan faktor risiko berat badan lebih atau obesitas serta berbagai penyakit degeneratif.
Perilaku ini tentunya sangat berbahaya jika dimiliki oleh remaja, karena dampak negatifnya akan didapatkan sekarang maupun jangka panjang yang akan menurunkan kualitas kesehatan bangsa.
Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran konsumsi makanan cepat saji dan kejadian obesitas pada remaja di Surabaya.
Metode penelitian ini menggunakan studi Analisis Observasional pendekatan Cross Sectional.
Populasi adalah remaja SMP di Surabaya dengan jumlah sampel sebanyak 166 orang.
Cara pemilihan sampel dengan probability sampling yaitusecara cluster sampling.
Alat pengambilan data adalah menggunakan kuesioner JFIM (Junk Food Intake Measure).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja sebesar 84,3% mengkonsumsi makanan cepat saji dengan frekuensi yang tinggiserta terdapat hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian gizi lebih (p = 0,037).
Perlu kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan Puskesmas dalam mengedukasi remaja tentang bahaya mengkonsumsi junkfood dalam frekuensi yang tinggi.
Selain itu penting juga untuk memberikan edukasi kepada orang tua agar menyediakan makanan yang sehat dirumah.
Peran sekolah juga sangat penting dalam menyediakan kantin sehat, sehingga gerakan masyarakat sehat yang dicanangkan pemerintah bisa terdukung dengan baik.

Related Results

Pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap gizi remaja
Pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap gizi remaja
Makanan siap saji adalah makanan yang dapat dengan mudah dan cepat diolah sebagai makanan pengganti rumahan. Semakin populernya makanan cepat saji atau fast food di kalangan remaja...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Analisis Pengaruh Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Resiko Obesitas Pada Kalangan Remaja
Analisis Pengaruh Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Resiko Obesitas Pada Kalangan Remaja
Makanan cepat saji merupakan salah satu makanan yang kurang sehat dan sangat digemari oleh anak remaja. Makanan cepat saji merupakan makanan cepat saji yang mengandung lemak, prote...
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMPN 2 RATOLINDO
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMPN 2 RATOLINDO
Obesitas merupakan salah satu masalah epidemiologi global yang hingga saat ini masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Hal ini disebabkan karna pola makan...
Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Mahasiswa IKK Tata Boga UNP
Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Mahasiswa IKK Tata Boga UNP
Fast food consumption among students is quite high, although they have knowledge about choosing good food, not all students apply it in their food consumption. This study aims to d...
Pola Konsumsi Makanan Satwika Pada Bhakta Hare Krishna di Sri Sri Krishna Balarama Ashram Denpasar
Pola Konsumsi Makanan Satwika Pada Bhakta Hare Krishna di Sri Sri Krishna Balarama Ashram Denpasar
Makanan merupakan sarana untuk bertahan hidup. Dalam hal makanan, manusia memiliki kebudayaan masing-masing mengenai pola konsumsi makanan. Pada penelitian ini, yang menarik adalah...
Bahaya makanan cepat saji
Bahaya makanan cepat saji
Dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya, manusia berusaha memenuhi kebutuhan primernya, dan salah satu kebutuhan primer tersebut adalah makanan. Zaman dahulu peranan makan...

Back to Top