Javascript must be enabled to continue!
Gaya Bahasa dalam Kumpulan Puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana
View through CrossRef
Gaya bahasa merupakan karakteristik yang digunakan penulis untuk mengungkapkan sudut pandang dalam bentuk tulisan dengan menggunakan bahasa yang indah dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam gaya bahasa retoris dan kiasan yang terdapat dalam kumpulan puisi Lalu Kau karya Radhar Panca Dahana. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif kajian teks. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan 24 gaya bahasa yang digunakan dalam kumpulan puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana, terdiri atas: (1) 17 gaya bahasa retoris yang terdiri dari: aliterasi, asonansi, anastrof, asidenton, polisidenton, kiamus, elipsis, eufimismus, litotes, hiteron proteron, pleonasme, perifrasis, prolepsis, erotesis, selepsis, dan zeugma, hiperbola, paradoks. Selanjutnya, (2) 7 gaya bahasa kiasan yang terdiri atas: persamaan atau simile, metafora, personifikasi, sinekdok, metonimia, antonomasia, hipalase. Gaya bahasa yang paling sering digunakan dalam kumpulan puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana adalah gaya bahasa aliterasi yang termasuk gaya bahasa retoris. Kumpulan puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana merupakan puisi yang dominan berisi tentang keagamaan dengan menggunakan bahasa yang sederhana.
Kata kunci: gaya bahasa; gaya bahasa retoris; gaya bahasa kiasan; kumpulan puisi
Figurative Language in the Poetry Collection Lalu Kau by Radhar Panca Dahana
The use of figurative language is a characteristic that writers use to express their point of view in writing by using beautiful and meaningful language. This study aims to describe the variety of rhetorical and figurative language styles found in the poetry collection "Lalu Kau" by Radhar Panca Dahana. This study uses a qualitative approach to text analysis. The data collection technique used in this study is documentation study. Data analysis uses the Miles and Huberman model which includes three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the study, there are 24 styles of language used in the poetry collection "Lalu Kau" by Radhar Panca Dahana, consisting of: (1) 17 rhetorical language styles consisting of: alliteration, assonance, anastrophe, asyndeton, polysyndeton, chiasmus, ellipsis, euphemism, litotes, hysteron proteron, pleonasm, periphrasis, prolepsis, erotesis, syllepsis, and zeugma, hyperbole, paradox; and (2) 7 figurative language styles consisting of: simile, metaphor, personification, synecdoche, metonymy, antonomasia, hyperbole. The most frequently used language style in the poetry collection "Lalu Kau" by Radhar Panca Dahana is the alliteration style, which is included in the rhetorical language style. The poetry collection "Lalu Kau" by Radhar Panca Dahana is predominantly about religion and uses simple language.
Keywords: language style; rhetorical language style; figurative language style; poetry collection
State University of Malang (UM)
Title: Gaya Bahasa dalam Kumpulan Puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana
Description:
Gaya bahasa merupakan karakteristik yang digunakan penulis untuk mengungkapkan sudut pandang dalam bentuk tulisan dengan menggunakan bahasa yang indah dan bermakna.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam gaya bahasa retoris dan kiasan yang terdapat dalam kumpulan puisi Lalu Kau karya Radhar Panca Dahana.
Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif kajian teks.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi.
Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan 24 gaya bahasa yang digunakan dalam kumpulan puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana, terdiri atas: (1) 17 gaya bahasa retoris yang terdiri dari: aliterasi, asonansi, anastrof, asidenton, polisidenton, kiamus, elipsis, eufimismus, litotes, hiteron proteron, pleonasme, perifrasis, prolepsis, erotesis, selepsis, dan zeugma, hiperbola, paradoks.
Selanjutnya, (2) 7 gaya bahasa kiasan yang terdiri atas: persamaan atau simile, metafora, personifikasi, sinekdok, metonimia, antonomasia, hipalase.
Gaya bahasa yang paling sering digunakan dalam kumpulan puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana adalah gaya bahasa aliterasi yang termasuk gaya bahasa retoris.
Kumpulan puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana merupakan puisi yang dominan berisi tentang keagamaan dengan menggunakan bahasa yang sederhana.
Kata kunci: gaya bahasa; gaya bahasa retoris; gaya bahasa kiasan; kumpulan puisi
Figurative Language in the Poetry Collection Lalu Kau by Radhar Panca Dahana
The use of figurative language is a characteristic that writers use to express their point of view in writing by using beautiful and meaningful language.
This study aims to describe the variety of rhetorical and figurative language styles found in the poetry collection "Lalu Kau" by Radhar Panca Dahana.
This study uses a qualitative approach to text analysis.
The data collection technique used in this study is documentation study.
Data analysis uses the Miles and Huberman model which includes three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
Based on the results of the study, there are 24 styles of language used in the poetry collection "Lalu Kau" by Radhar Panca Dahana, consisting of: (1) 17 rhetorical language styles consisting of: alliteration, assonance, anastrophe, asyndeton, polysyndeton, chiasmus, ellipsis, euphemism, litotes, hysteron proteron, pleonasm, periphrasis, prolepsis, erotesis, syllepsis, and zeugma, hyperbole, paradox; and (2) 7 figurative language styles consisting of: simile, metaphor, personification, synecdoche, metonymy, antonomasia, hyperbole.
The most frequently used language style in the poetry collection "Lalu Kau" by Radhar Panca Dahana is the alliteration style, which is included in the rhetorical language style.
The poetry collection "Lalu Kau" by Radhar Panca Dahana is predominantly about religion and uses simple language.
Keywords: language style; rhetorical language style; figurative language style; poetry collection.
Related Results
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
Bahasa merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Aktivitas Bahasa mengenal adanya empat keterampilan berbahasa yaitu, mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis....
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. DAHANA (PERSERO) SUBANG
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. DAHANA (PERSERO) SUBANG
Karyawan sebagai aset perusahaan dengan peranannya yang sangat menentukan berhasil tidaknya perusahaan dalam mencapai tujuannya. Dalam memperoleh karyawan yang berkinerja baik peru...
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU KARYA W. S. RENDRA (SOCIAL CRITICISM IN DOA UNTUK ANAK CUCU ANTHOLOGY BY W.S. RENDRA)
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU KARYA W. S. RENDRA (SOCIAL CRITICISM IN DOA UNTUK ANAK CUCU ANTHOLOGY BY W.S. RENDRA)
Kritik Sosial dalam Kumpulan Puisi Doa untuk Anak Cucu karya W.S. Rendra. Tujuan dari penelitianini adalah: (1) Mendeskripsikan wujud kritik sosial (tentang kemiskinan, kejahatan, ...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
Analisis Tema dan Gaya Bahasa pada Puisi “Yang Kuminta Hanyalah” Karya Taufiq Ismail dan Puisi “Perempuan Yang Tergusur “Karya W.S Rendra
Analisis Tema dan Gaya Bahasa pada Puisi “Yang Kuminta Hanyalah” Karya Taufiq Ismail dan Puisi “Perempuan Yang Tergusur “Karya W.S Rendra
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tema dan gaya bahasa pada puisi yang kuminta hanyalah karya Taufiq Ismail dan perempuan yang tergusur karya W. S Rendra.Dan mendeskripsi...

