Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KESTABILAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi di Perumnas Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen design dengan pre-post test design. Populasi penelitian ini adalah semua lansia di Perumnas Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri sejumlah 50 orang. Sampel sejumlah 45 orang diambil dengan teknik simple random Sampling. Variabel independen adalah senam lansia dan variabel dependennya adalah kestabilan tekanan darah. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner untuk data umum dan lembar observasi untuk data khusus dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon dengan alpha 0,05. Hasil penelitian didapatkan dari total 45 responden, sebagian besar responden memiliki kestabilan tekanan darah sebelum senam tidak stabil yaitu 32 dari 45 responden (71,1%) dan sebagian besar responden memiliki kestabilan tekanan darah sesudah senam stabil yaitu 33 dari 45 responden (73,3%). Hasil analisis Wilcoxon menunjukkan nilai p: 0,000 (< =0,05) maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh senam lansia dengan kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi. Untuk meningkatkan kestabilan tekanan darah maka perlu dilakukan senam lansia secara rutin
Title: PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KESTABILAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi di Perumnas Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri.
Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen design dengan pre-post test design.
Populasi penelitian ini adalah semua lansia di Perumnas Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri sejumlah 50 orang.
Sampel sejumlah 45 orang diambil dengan teknik simple random Sampling.
Variabel independen adalah senam lansia dan variabel dependennya adalah kestabilan tekanan darah.
Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner untuk data umum dan lembar observasi untuk data khusus dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon dengan alpha 0,05.
Hasil penelitian didapatkan dari total 45 responden, sebagian besar responden memiliki kestabilan tekanan darah sebelum senam tidak stabil yaitu 32 dari 45 responden (71,1%) dan sebagian besar responden memiliki kestabilan tekanan darah sesudah senam stabil yaitu 33 dari 45 responden (73,3%).
Hasil analisis Wilcoxon menunjukkan nilai p: 0,000 (< =0,05) maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh senam lansia dengan kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Untuk meningkatkan kestabilan tekanan darah maka perlu dilakukan senam lansia secara rutin.
Related Results
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Penyakit hipertensi lebih akrab disebut penyakit darah tinggi. Penyakit arteri yang diakibatkan tekanan darah yang meningkat secara kronis. Penyakit ini tanpa gejala yang dapat men...
Literature Review Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia
Literature Review Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia
Penyebab kematian utama diseluruh dunia adalah penyakit hipertensi yang kronis dimana keadaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal dan lainnya. Menurut Worl...
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Senam Lansia Dengan Hipertensi Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Senam Lansia Dengan Hipertensi Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan
Latar Belakang: Lanjut Usia (Lansia) sebuah proses bertambahnya usia disertai adanya penurunan fungsi organ tubuh pada lansia, seiring meningkatnya usia, terjadi perubahan dalam st...
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI MASYARAKAT
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI MASYARAKAT
Latar belakang: Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas dimana telah mengalami penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan. Peningkatan usia yang d...
PKM Pemberdayaan Lansia Desa Melalui Senam Lansia Dalam Upaya Meningkatkan Physical Health Masyarakat Desa
PKM Pemberdayaan Lansia Desa Melalui Senam Lansia Dalam Upaya Meningkatkan Physical Health Masyarakat Desa
Memasuki masa Lanjut usia berarti mengalami penurunan fungsi tubuh, misalnya pada usia tersebut lansia mengalami penurunan kebugaran dan kesegaran jasmani, penurunan fungsi kardiov...
PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM MENGONTROL REGULASI TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI RT 03 RW 08 GIRILAYA SURABAYA
PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM MENGONTROL REGULASI TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI RT 03 RW 08 GIRILAYA SURABAYA
Abstrak
Meningkatnya faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) yaitu disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh atau obesitas, pola makan yang tida...

