Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

BUDAYA GOMO SOHO BAGI MASYARAKAT DI SUKU NGALIK DISTRIK SILIMO KABUPATEN YAHUKIMO

View through CrossRef
Dimanapun dan siapapun yang hidup di kolong langit ini telah menciptakan dan mempunyai tradisi yang lahir dan berkembang dari bahasa lisan. Pada umumnya tradisi lahir dari suatu kebiasaan masyarakat yang terus menerus dilakukan yang membentuk polah hidup masyarakat. Kebiasaan tersebut telah menjadi pola hidup dan dijadikannya sebagai warisan nenek moyang sehingga di lestarikan dan di jaga sebagaimana bentuk dan polanya di sesuaikan dengan perkembangan zaman, walaupun demikian polanya tetap di pertahankan seasli mungkin seiring jalannya waktu. Dengan demikian maka tradisi lisan sebagai kekayaan budaya bangsa yang merupakan salah satu bentuk ekspresi kebudayaan daerah yang berharga, sebab tidak hanya menyimpan nilai-nilai budaya dari masyarakat tradisional, tetapi juga menjadi akar budaya dari suatu masyarakat baru.Maka atas dasar itu tradisi lisan mampu merekam dan mendokumentasikan semua peristiwa dan kejadian dalam bentuk lisan dan menjadi sejarah lisah sebagai warisan budaya lisan. Demikian juga “berbagai ekspresi masyarakat yang dinyatakan dalam tradisi lisan memang tidak hanya berisi cerita dongeng, mitologi, atau legenda seperti yang umumnya diartikan, tetapi juga mengenai sistem kognitif masyarakat, sumber identitas, sarana ekspresi, sistem religi dan kepercayaan, pembentukan dan peneguhan adat-istiadat, sejarah, hukum, pengobatan, keindahan, kreativitas, asal-usul masyarakat, dan kearifan lokal mengenai ekologi dan lingkungannyaKesemuanya itu mengatarkan bahwa tradisi lisan menjadi sumber inspirasi sebagaimana nilai ‘Gomo wene dalam budaya Ngalik Distrik Silimo Kabupaten Yahukimo bahwa secara kramatiknya gomo wene adalah pengajaran yang bersifat nasehat atau pengajaran dan menetap berbeda dengan kata ‘gomo1 yang hanya mempunyai arti tunggal yaitu nasehat sementara di kaitkan dengan kata ‘gomo wene artinya menjadi pengajaran tentang nasehat. Oleh karena itu ‘gomo wene merupakan bagian dari pengajaran yang terus menerus dilakukan oleh orang tua kepada generasi muda terutama kepada anak laki-laki sebagai pewaris nilai tradisi budaya secara lisan
Center for Open Science
Title: BUDAYA GOMO SOHO BAGI MASYARAKAT DI SUKU NGALIK DISTRIK SILIMO KABUPATEN YAHUKIMO
Description:
Dimanapun dan siapapun yang hidup di kolong langit ini telah menciptakan dan mempunyai tradisi yang lahir dan berkembang dari bahasa lisan.
Pada umumnya tradisi lahir dari suatu kebiasaan masyarakat yang terus menerus dilakukan yang membentuk polah hidup masyarakat.
Kebiasaan tersebut telah menjadi pola hidup dan dijadikannya sebagai warisan nenek moyang sehingga di lestarikan dan di jaga sebagaimana bentuk dan polanya di sesuaikan dengan perkembangan zaman, walaupun demikian polanya tetap di pertahankan seasli mungkin seiring jalannya waktu.
Dengan demikian maka tradisi lisan sebagai kekayaan budaya bangsa yang merupakan salah satu bentuk ekspresi kebudayaan daerah yang berharga, sebab tidak hanya menyimpan nilai-nilai budaya dari masyarakat tradisional, tetapi juga menjadi akar budaya dari suatu masyarakat baru.
Maka atas dasar itu tradisi lisan mampu merekam dan mendokumentasikan semua peristiwa dan kejadian dalam bentuk lisan dan menjadi sejarah lisah sebagai warisan budaya lisan.
Demikian juga “berbagai ekspresi masyarakat yang dinyatakan dalam tradisi lisan memang tidak hanya berisi cerita dongeng, mitologi, atau legenda seperti yang umumnya diartikan, tetapi juga mengenai sistem kognitif masyarakat, sumber identitas, sarana ekspresi, sistem religi dan kepercayaan, pembentukan dan peneguhan adat-istiadat, sejarah, hukum, pengobatan, keindahan, kreativitas, asal-usul masyarakat, dan kearifan lokal mengenai ekologi dan lingkungannyaKesemuanya itu mengatarkan bahwa tradisi lisan menjadi sumber inspirasi sebagaimana nilai ‘Gomo wene dalam budaya Ngalik Distrik Silimo Kabupaten Yahukimo bahwa secara kramatiknya gomo wene adalah pengajaran yang bersifat nasehat atau pengajaran dan menetap berbeda dengan kata ‘gomo1 yang hanya mempunyai arti tunggal yaitu nasehat sementara di kaitkan dengan kata ‘gomo wene artinya menjadi pengajaran tentang nasehat.
Oleh karena itu ‘gomo wene merupakan bagian dari pengajaran yang terus menerus dilakukan oleh orang tua kepada generasi muda terutama kepada anak laki-laki sebagai pewaris nilai tradisi budaya secara lisan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENERAPAN ASAS-ASAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN YANG BAIK DI KABUPATEN YAHUKIMO DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004
PENERAPAN ASAS-ASAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN YANG BAIK DI KABUPATEN YAHUKIMO DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan tata kepemerintahan yang  dalam penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Yahukimo ditinjau dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun ...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Penerapan Asas-Asas Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Baik Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
Penerapan Asas-Asas Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Baik Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan tata pemerintahan khususnya di Kabupaten Yahukimo ditinjau dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, dan untuk mengetahui kend...
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku. Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hin...
Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Distrik Musatfak Kabupaten Jayawijaya
Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Distrik Musatfak Kabupaten Jayawijaya
Kantor Distrik Musatfak Kabupaten Jayawijaya, Kepala Distrik kurang berkoordinasi dengan bawahann, seperti dalam pengabdian masyarakat, dalam melaksanakan aturan yang ada di Distri...

Back to Top