Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
View through CrossRef
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik merujuk pada nyeri yang berkelanjutan lebih dari tiga bulan. Penyebab nyeri kronik tersering adalah nyeri punggung bawah kronik, diikuti oleh nyeri leher kronik, migrain, osteoartritis, gangguan muskuloskeletal lainnya, nyeri kepala akibat penggunaan obat yang berlebihan, dan polineuropati diabetikum
Prevalensi nyeri kronik meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Nyeri kronik merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia, mempengaruhi 19% orang dewasa Eropa dan 20,4% di Amerika Serikat.
Keluhan subjektif pasien nyeri kronik dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa nyeri kronik dikaitkan dengan defisit kognitif. Pada pasien nyeri kronik terjadi interaksi antara nyeri dan fungsi kognitif secara lebih kompleks. Hal ini menyebabkan gangguan fungsi otak yang berkembang mengikuti progresi dari nyeri kronik. Pada nyeri kronik dijumpai aktifitas neuron yang berlebihan, disfungsi jaringan dan pengurangan volume grey matter. Kehilangan grey matter dijumpai dalam amigdala, korteks entorinal girus hipokampus, girus singulata anterior, thalamus dan insula.
Hubungan antara nyeri kronik dan penurunan fungsi kognitif selayaknya diperhatikan lebih lanjut dikarenakan memiliki implikasi terhadap fungsi dan kualitas hidup individu. Berbagai penelitian menunjukkan hasil hubungan signifikan terbalik penurunan dari atensi, memori, proses informasi dan fungsi eksekutif pada pasien dengan nyeri kronik.
University of Muhammadiyah Prof. Hamka (UHAMKA)
Title: Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Description:
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan.
Nyeri kronik merujuk pada nyeri yang berkelanjutan lebih dari tiga bulan.
Penyebab nyeri kronik tersering adalah nyeri punggung bawah kronik, diikuti oleh nyeri leher kronik, migrain, osteoartritis, gangguan muskuloskeletal lainnya, nyeri kepala akibat penggunaan obat yang berlebihan, dan polineuropati diabetikum
Prevalensi nyeri kronik meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
Nyeri kronik merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia, mempengaruhi 19% orang dewasa Eropa dan 20,4% di Amerika Serikat.
Keluhan subjektif pasien nyeri kronik dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa nyeri kronik dikaitkan dengan defisit kognitif.
Pada pasien nyeri kronik terjadi interaksi antara nyeri dan fungsi kognitif secara lebih kompleks.
Hal ini menyebabkan gangguan fungsi otak yang berkembang mengikuti progresi dari nyeri kronik.
Pada nyeri kronik dijumpai aktifitas neuron yang berlebihan, disfungsi jaringan dan pengurangan volume grey matter.
Kehilangan grey matter dijumpai dalam amigdala, korteks entorinal girus hipokampus, girus singulata anterior, thalamus dan insula.
Hubungan antara nyeri kronik dan penurunan fungsi kognitif selayaknya diperhatikan lebih lanjut dikarenakan memiliki implikasi terhadap fungsi dan kualitas hidup individu.
Berbagai penelitian menunjukkan hasil hubungan signifikan terbalik penurunan dari atensi, memori, proses informasi dan fungsi eksekutif pada pasien dengan nyeri kronik.
Related Results
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak
Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TM II Dan III : Literatur review
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TM II Dan III : Literatur review
ABSTRAKNyeri punggung merupakan keluhan yang sering dialami wanita hamil trimester II dan III. Melakukan senam hamil dapat meringankan nyeri punggung. Nyeri yang timbul pada kehami...
Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut
Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut
Proses degeneratif tubuh yang terjadi seiring dengan pertambahan usia akan meningkatkan risiko terjadinya nyeri sendi akibat osteoarthritis lutut, terutama pada lansia. Nyeri sendi...
Pengaruh Tehknik Murottal Al-Qur’an Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di RSUD dr. Zainoel Abidin
Pengaruh Tehknik Murottal Al-Qur’an Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di RSUD dr. Zainoel Abidin
Hampir semua ibu hamil mengalami nyeri persalinan. Intensitas nyeri selama persalinan dapat mempengaruhi proses persalinan dan kesejahteraan janin. Berbagai upaya telah dilakukan u...
Pemberian Terapi Reminiscence Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia
Pemberian Terapi Reminiscence Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia
Lansia merupakan kelompok individu yang telah memasuki tahap akhir fase kehidupan, dimana banyak sekali permasalahan yang sering dihadapi para lansia salah satunya adalah menurunny...
Kombinasi Repetitive Transcranial Magnetic Stimulation pada Dorsolateral Prefrontal Cortex kiri dengan Repetitive Peripheral Magnetic Stimulation Menurunkan Skala Nyeri pada Pasien Nyeri Punggung Bawah Kronik
Kombinasi Repetitive Transcranial Magnetic Stimulation pada Dorsolateral Prefrontal Cortex kiri dengan Repetitive Peripheral Magnetic Stimulation Menurunkan Skala Nyeri pada Pasien Nyeri Punggung Bawah Kronik
Prevalensi nyeri punggung bawah kronik (NPBK) masih tinggi, saat ini belum ada pengobatan farmakologis yang efektif dengan efek samping yang minimal apabila dikonsumsi dalam jangka...

