Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOTAL FENOL COKLAT YANG DIPERKAYA DENGAN KAYU MANIS (Cinnamomum verum) DAN JAHE (Zingiber officinale)

View through CrossRef
<p class="Abstrak"><span lang="EN-GB">Coklat adalah produk yang diformulasi dari massa kakao, dicampur dengan atau tanpa penambahan gula, susu, atau bahan makanan lain yang diizinkan. Kakao kaya akan polifenol, terutama katekin dan <em>procyanidin</em>. Kakao juga mengandung berbagai mineral seperti magnesium dan zat besi. Berbagai manfaat kakao membuat coklat tidak hanya menjadi makanan pilihan tetapi juga memiliki nilai fungsional bagi mereka yang mengkonsumsinya. Salah satu diversifikasi coklat olahan adalah fortifikasi dengan jahe atau bubuk kayu manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologis coklat yang difortifikasi dengan jahe dan kayu manis. Analisis fisik yang dilakukan adalah uji tekstur dan warna, analisis kimia dengan uji proksimat (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan kadar karbohidrat <em>by different</em>), uji kadar fenol total dan uji antioksidan (DPPH) sedangkan analisis mikrobiologis dilakukan dengan <em>total plate count</em>. Hasilnya menyebutkan bahwa penambahan jahe dan kayu manis meningkatkan nilai kekerasan, <em>cohesiveness</em> dan <em>gumminess</em> dalam coklat. Kadar fenol meningkat dari 4,83 mg GAE/mg di coklat original menjadi 6,77 mg GAE/mg di coklat kayu manis dan 6,83 mg GAE/mg di coklat jahe.</span></p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak"><strong><span class="Heading2Char"><span lang="EN-GB">Antioxidant Activity And Total Phenolic Content of Chocolate Enriched With <em>Cinnamomum verum</em> And<em> Zingiber officinale</em></span></span></strong></p><p class="Abstrak"><span lang="EN-GB">Chocolate is a product that is produced from the cocoa mass, mixed with or without the addition of sugar, milk or other food ingredients that are permitted. Cocoa is rich in polyphenols, especially catechins and procyanidins. Cocoa also contains various minerals such as magnesium and iron. The various benefits of cocoa make chocolate not only a preferred food but also has functional value for those who consume it. One diversification of processed chocolate bars is fortification with ginger or cinnamon powder. This study aims to determine the physical, chemical and microbiological characteristics of chocolate bars added with ginger and cinnamon. Physical analysis performed was texture and color test, chemical analysis with proximate test (water content, ash content, fat content, protein content and carbohydrate content by difference), total phenol content test and antioxidant test (DPPH) while microbiological analysis was carried out with total plate count. The results mentioned that the addition of ginger and cinnamon increased the value of hardness, cohesiveness and gumminess parameter in chocolate. However, phenol levels increased from 4.83 mg GAE/mg in original chocolate to 6.77 mg GAE/mg in cinnamon chocolate and 6.83 mg GAE/mg in ginger chocolate.</span></p>
Title: AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOTAL FENOL COKLAT YANG DIPERKAYA DENGAN KAYU MANIS (Cinnamomum verum) DAN JAHE (Zingiber officinale)
Description:
<p class="Abstrak"><span lang="EN-GB">Coklat adalah produk yang diformulasi dari massa kakao, dicampur dengan atau tanpa penambahan gula, susu, atau bahan makanan lain yang diizinkan.
Kakao kaya akan polifenol, terutama katekin dan <em>procyanidin</em>.
Kakao juga mengandung berbagai mineral seperti magnesium dan zat besi.
Berbagai manfaat kakao membuat coklat tidak hanya menjadi makanan pilihan tetapi juga memiliki nilai fungsional bagi mereka yang mengkonsumsinya.
Salah satu diversifikasi coklat olahan adalah fortifikasi dengan jahe atau bubuk kayu manis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologis coklat yang difortifikasi dengan jahe dan kayu manis.
Analisis fisik yang dilakukan adalah uji tekstur dan warna, analisis kimia dengan uji proksimat (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan kadar karbohidrat <em>by different</em>), uji kadar fenol total dan uji antioksidan (DPPH) sedangkan analisis mikrobiologis dilakukan dengan <em>total plate count</em>.
Hasilnya menyebutkan bahwa penambahan jahe dan kayu manis meningkatkan nilai kekerasan, <em>cohesiveness</em> dan <em>gumminess</em> dalam coklat.
Kadar fenol meningkat dari 4,83 mg GAE/mg di coklat original menjadi 6,77 mg GAE/mg di coklat kayu manis dan 6,83 mg GAE/mg di coklat jahe.
</span></p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak"><strong><span class="Heading2Char"><span lang="EN-GB">Antioxidant Activity And Total Phenolic Content of Chocolate Enriched With <em>Cinnamomum verum</em> And<em> Zingiber officinale</em></span></span></strong></p><p class="Abstrak"><span lang="EN-GB">Chocolate is a product that is produced from the cocoa mass, mixed with or without the addition of sugar, milk or other food ingredients that are permitted.
Cocoa is rich in polyphenols, especially catechins and procyanidins.
Cocoa also contains various minerals such as magnesium and iron.
The various benefits of cocoa make chocolate not only a preferred food but also has functional value for those who consume it.
One diversification of processed chocolate bars is fortification with ginger or cinnamon powder.
This study aims to determine the physical, chemical and microbiological characteristics of chocolate bars added with ginger and cinnamon.
Physical analysis performed was texture and color test, chemical analysis with proximate test (water content, ash content, fat content, protein content and carbohydrate content by difference), total phenol content test and antioxidant test (DPPH) while microbiological analysis was carried out with total plate count.
The results mentioned that the addition of ginger and cinnamon increased the value of hardness, cohesiveness and gumminess parameter in chocolate.
However, phenol levels increased from 4.
83 mg GAE/mg in original chocolate to 6.
77 mg GAE/mg in cinnamon chocolate and 6.
83 mg GAE/mg in ginger chocolate.
</span></p>.

Related Results

Karakterisasi Tiga Jenis Simplisia Jahe yang Tumbuh di Jawa Barat
Karakterisasi Tiga Jenis Simplisia Jahe yang Tumbuh di Jawa Barat
Abstract. Emprit ginger (Zingiber officinale var. Amarum), elephant ginger (Zingiber officinale var. Rosc), and red ginger (Zingiber officinale var. sunti Valeton) are notable biop...
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Tanaman kayu manis yang berkembang di Indonesia, terutama jenis Cinnamomum burmanii Blumea. Dalam penelitian ini salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan yaitu minyak ats...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL DARI MIKROALGA LAUT Chlorella vulgaris
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL DARI MIKROALGA LAUT Chlorella vulgaris
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal radikal bebas, beberapa penelitian membuktikan mikroalga memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal beba...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Kayu Manis Indonesia ke Jerman
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Kayu Manis Indonesia ke Jerman
Penelitian ini menganalisis faktor yang memengaruhi ekspor kayu manis Indonesia ke Jerman. Data sekunder diperoleh menggunakan FAOSTAT, UN Comtrade, dan BPS meliputi tahunan harga ...
FORMULASI DAN EVALUASI STABILITAS FISIK CREAM MINYAK JAHE MERAH
FORMULASI DAN EVALUASI STABILITAS FISIK CREAM MINYAK JAHE MERAH
Jahe merah mempunyai efek untuk menurunkan sensasi nyeri juga meningkatkan proses penyembuhan jaringan yang mengalami kerusakan, penggunaan panas pada jahe merah selain memberikan ...
Diversifikasi Produk Susu Fermentasi dengan Pemanfaatan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) sebagai Inovasi Pangan Fungsional: Review
Diversifikasi Produk Susu Fermentasi dengan Pemanfaatan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) sebagai Inovasi Pangan Fungsional: Review
Produk olahan susu kian digemari oleh masyarakat saat ini, terlebih lagi pasca pandemi COVID-19. Masyarakat lebih memilih untuk mengonsumsi pangan sehat yang memiliki khasiat lebih...

Back to Top