Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL DARI MIKROALGA LAUT Chlorella vulgaris

View through CrossRef
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal radikal bebas, beberapa penelitian membuktikan mikroalga memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan dan penetapan kadar fenol total dari mikroalga Chlorella vulgaris. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol 96%. Uji aktivitas antioksidan dengan peredaman DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhldrazyl) dan penetapan kadar fenol total menggunakan pereaksi Folin-Ciolcalteau. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukan bahwa mikroalga Chlorella vulgaris memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 untuk n-heksana, etil asetat, etanol dan vitamin C sebagai pembanding berturut-turut sebesar 18,896, 11,979, 20,437 dan 7,895 µg/ml. Hasil penetapan kadar fenol total ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol berturut-turut sebesar 1,388, 1,184, 1,184 mg/GAE (gallic acid equivalence) per 100 mg ekstrak. Ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 11,979 µg/ml dan kadar fenol total yang tertinggi pada ekstrak n-heksana sebesar 1,388 mg/GAE (gallic acid equivalence) per 100 mg ekstrak. Hasil penelitian menunjukan bahwa baik ekstrak n-heksan; etil asetat dan etanol memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat namun ekstrak etil asetat dari mikroalga Chlorella vulgaris lebih potensial untuk digunakan sebagai alternatif sumber senyawa antioksidan.Kata kunci: antioksidan, Chlorella vulgaris, DPPH, fenol total.
Title: AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL DARI MIKROALGA LAUT Chlorella vulgaris
Description:
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal radikal bebas, beberapa penelitian membuktikan mikroalga memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan dan penetapan kadar fenol total dari mikroalga Chlorella vulgaris.
Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol 96%.
Uji aktivitas antioksidan dengan peredaman DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhldrazyl) dan penetapan kadar fenol total menggunakan pereaksi Folin-Ciolcalteau.
Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukan bahwa mikroalga Chlorella vulgaris memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 untuk n-heksana, etil asetat, etanol dan vitamin C sebagai pembanding berturut-turut sebesar 18,896, 11,979, 20,437 dan 7,895 µg/ml.
Hasil penetapan kadar fenol total ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol berturut-turut sebesar 1,388, 1,184, 1,184 mg/GAE (gallic acid equivalence) per 100 mg ekstrak.
Ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 11,979 µg/ml dan kadar fenol total yang tertinggi pada ekstrak n-heksana sebesar 1,388 mg/GAE (gallic acid equivalence) per 100 mg ekstrak.
Hasil penelitian menunjukan bahwa baik ekstrak n-heksan; etil asetat dan etanol memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat namun ekstrak etil asetat dari mikroalga Chlorella vulgaris lebih potensial untuk digunakan sebagai alternatif sumber senyawa antioksidan.
Kata kunci: antioksidan, Chlorella vulgaris, DPPH, fenol total.

Related Results

POTENSI BIOPIGMEN MIKROALGA Chlorella sp. SEBAGAI ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus
POTENSI BIOPIGMEN MIKROALGA Chlorella sp. SEBAGAI ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus
Mikroalga sebagai organisme fotosintetis mengandung biomassa yang telah dieksplorasi untuk menghasilkan bahan bakar alternatif dalam bentuk biodiesel dan bioetanol. Selain itu, bio...
Potensi Rumput Laut Eucheuma sp. Terhadap Kepadatan Fitoplankton Chlorella sp.
Potensi Rumput Laut Eucheuma sp. Terhadap Kepadatan Fitoplankton Chlorella sp.
Chlorella sp. merupakan sumber makanan bagi ikan dan udang. Untuk menumbuhkan, Chlorella sp. maka diperlukan media kultur dengan nutrien yang baik. Eucheuma sp. merupakan rumput la...
Kadar serum 25-hidroksi vitamin D berkorelasi negatif dengan interleukin-17 pada acne vulgaris derajat berat
Kadar serum 25-hidroksi vitamin D berkorelasi negatif dengan interleukin-17 pada acne vulgaris derajat berat
Background: Acne vulgaris is a common skin disease in Indonesia. Inflammation is a key factor in its development. 25-hydroxy vitamin D or 25(OH)D is considered to have antioxidant ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENENTUAN KANDUNGAN TOTAL FENOL DAN TOTAL FLAVONOID EKSTRAK DAUN KELENGKENG (Dimoncarpus longan Lour)
PENENTUAN KANDUNGAN TOTAL FENOL DAN TOTAL FLAVONOID EKSTRAK DAUN KELENGKENG (Dimoncarpus longan Lour)
Tanaman kelengkeng (Dimoncarpus longan Lour) memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami. Senyawa metabolit sekunder yang berperan sebagai antioksidan tersebut diantaranya ad...
Produksi Bioetanol dari Mikroalga Laut Ambon Chlorella sp. Galur TAD
Produksi Bioetanol dari Mikroalga Laut Ambon Chlorella sp. Galur TAD
Mikroalga merupakan mikroorganisme fotosintesis yang mengandung karbohidrat sehingga dapat diubah menjadi glukosa melalui proses hidrolisis, sehingga dapat digunakan sebagai bahan ...
Karakterisasi dan Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Kulit Kentang (Solanum tuberosum L.)
Karakterisasi dan Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Kulit Kentang (Solanum tuberosum L.)
Abstract. Potato (Solanum tuberosum L.) is the main staple food for humans and the fourth largest crop grown worldwide after rice, wheat and maize. Potato peel, a waste by-product ...

Back to Top