Javascript must be enabled to continue!
Kepatuhan Penggunaan Weton Masyarakat Jawa dalam Penetapan Waktu Menikah
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepatuhan penggunaan weton masyarakat Jawa dalam penetapan waktu menikah. Weton adalah sistem penanggalan Jawa yang bergantung pada aspek astrologi dan tradisi budaya yang kompleks. Penetapan waktu menikah yang sesuai dengan weton dianggap penting dalam budaya Jawa, karena diyakini dapat mempengaruhi keberuntungan dan kesuksesan dalam pernikahan, dengan melakukan perhitungan weton diyakini dapat menyangkal hari sial dan jalan untuk terhindar dari hari sial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis etnografi dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara secara langsung terhadap informan dengan karakteristik pasangan yang menikah menggunakan perhitungan weton. Analisis data menggunakan etnografi domain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan penggunaan weton masyarakat Jawa dalam penetapan waktu menikah merupakan praktik yang masih kuat hingga saat ini, hal tersebut mencerminkan keyakinan dan kebanggaan dalam melestarikan tradisi budaya. Masyarakat Jawa meyakini bahwa dengan melakukan perhitungan weton untuk menentukan waktu pernikahan akan membawa keberuntungan serta menghindari keburukan. Kepatuhan ini dipengaruhi oleh faktor kepribadian, kepercayaan, lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
Title: Kepatuhan Penggunaan Weton Masyarakat Jawa dalam Penetapan Waktu Menikah
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepatuhan penggunaan weton masyarakat Jawa dalam penetapan waktu menikah.
Weton adalah sistem penanggalan Jawa yang bergantung pada aspek astrologi dan tradisi budaya yang kompleks.
Penetapan waktu menikah yang sesuai dengan weton dianggap penting dalam budaya Jawa, karena diyakini dapat mempengaruhi keberuntungan dan kesuksesan dalam pernikahan, dengan melakukan perhitungan weton diyakini dapat menyangkal hari sial dan jalan untuk terhindar dari hari sial.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis etnografi dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara secara langsung terhadap informan dengan karakteristik pasangan yang menikah menggunakan perhitungan weton.
Analisis data menggunakan etnografi domain.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan penggunaan weton masyarakat Jawa dalam penetapan waktu menikah merupakan praktik yang masih kuat hingga saat ini, hal tersebut mencerminkan keyakinan dan kebanggaan dalam melestarikan tradisi budaya.
Masyarakat Jawa meyakini bahwa dengan melakukan perhitungan weton untuk menentukan waktu pernikahan akan membawa keberuntungan serta menghindari keburukan.
Kepatuhan ini dipengaruhi oleh faktor kepribadian, kepercayaan, lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Praktik Penentuan Waktu Nikah Berdasarkan Weton dikaitkan dengan Keutuhan Rumah Tangga menurut Fikih Munakahat
Praktik Penentuan Waktu Nikah Berdasarkan Weton dikaitkan dengan Keutuhan Rumah Tangga menurut Fikih Munakahat
Abstract. This study investigates the practice of determining marriage dates based on weton in Argawana Village, Pulo Ampel District, Serang Regency, where this tradition is deeply...
Tradisi Weton Pada Jual Beli Gerobak Di UD Kalimas Jati Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
Tradisi Weton Pada Jual Beli Gerobak Di UD Kalimas Jati Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
Indonesia memiliki keanekaragaman budaya, termasuk tradisi weton yang dipercaya oleh masyarakat Jawa. Seperti halnya tradisi weton yang digunakan oleh salah satu customer dalam mel...
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Rata-rata setiap wanita mempunyai target usia menikah. Namun tidak semuanya sesuai dengan target usia pernikahan yang diinginkan. Antara lain mereka lebih mengutamakan karir diband...
Tradisi Perhitungan Weton Sebagai Acuan Dalam Pernikahan Di Desa Karang Dukuh Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala
Tradisi Perhitungan Weton Sebagai Acuan Dalam Pernikahan Di Desa Karang Dukuh Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kebiasaan masyarakat di Desa Karang Dukuh yang menggunakan perhitungan weton sebelum melangsungkan pernikahan. Perhitungan weton dilakukan ma...
EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO
EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion menjadi film T...
TINJAUAN HUKUM KELUARGA TERHADAP FENOMENA KEKHAWATIRAN PARA JANDA UNTUK MENIKAH KEMBALI
TINJAUAN HUKUM KELUARGA TERHADAP FENOMENA KEKHAWATIRAN PARA JANDA UNTUK MENIKAH KEMBALI
Pertimbangan dari para janda yang khawatir untuk menikah kembali, sering muncul dan dihubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang pernah terjadi yaitu kegaga...

