Javascript must be enabled to continue!
Peran Media Sosial dalam Mendorong Perilaku Konsumen terhadap Boikot Produk Israel
View through CrossRef
Abstract: The focus of this study is on consumer behavior and the economic consequences of the boycott campaign against Israeli products in Indonesia. This research adopts a qualitative approach to analyze consumer responses to the boycott movement that has spread across social media. Data were collected through documentation from various information platforms such as books, journals, reports, magazines, newspapers, and others. The findings reveal that consumer behavior is influenced by the boycott movement, particularly in terms of product and brand choices. Consumers are largely influenced by their religious beliefs, cultural values, and ethnocentric views toward certain products. Moreover, social media plays a significant role in disseminating information and supporting the boycott movement. The economic impact analysis of the boycott includes the potential decline in sales and how companies respond to consumer pressure. The extent to which this movement will affect Indonesia’s overall economy remains a subject of debate, although it may exert considerable pressure on targeted companies. This study provides deeper insight into the complexity of the phenomena caused by the boycott campaign of Israeli products in Indonesia. It is crucial to thoroughly consider both the economic impact and changes in consumer behavior at local and international levels.Abstrak: Fokus penelitian ini adalah perilaku konsumen dan konsekuensi ekonomi dari kampanye boikot produk Israel di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis respons konsumen terhadap gerakan boikot yang tersebar di media sosial. Data dikumpulkan dengan cara dokumentasi di perbagai platform informasi seperti buku, jurnal, laporan, majalah, koran, dan lain sebagainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen dipengaruhi oleh gerakan boikot, terutama dalam hal memilih produk dan merek. Konsumen banyak dipengaruhi oleh agama, budaya, dan pandangan etnosentris mereka tentang produk tertentu. Selain itu, media sosial sangat penting untuk menyebarkan informasi dan mendukung gerakan boikot. Selain itu, analisis dampak ekonomi gerakan boikot mencakup potensi penurunan penjualan dan bagaimana perusahaan menanggapi tekanan konsumen. Bagaimana gerakan ini akan berdampak pada ekonomi Indonesia secara keseluruhan masih diperdebatkan, meskipun dapat menempatkan tekanan besar pada perusahaan yang menjadi sasaran. Dengan penelitian ini, kita dapat lebih memahami lebih lanjut tentang kompleksitas fenomena yang disebabkan oleh kampanye boikot produk Israel di Indonesia. Sangat penting untuk mempertimbangkan dampak ekonomi dan perubahan perilaku konsumen secara menyeluruh, baik di tingkat lokal maupun internasional.
Universitas Muhammadiyah Mataram
Title: Peran Media Sosial dalam Mendorong Perilaku Konsumen terhadap Boikot Produk Israel
Description:
Abstract: The focus of this study is on consumer behavior and the economic consequences of the boycott campaign against Israeli products in Indonesia.
This research adopts a qualitative approach to analyze consumer responses to the boycott movement that has spread across social media.
Data were collected through documentation from various information platforms such as books, journals, reports, magazines, newspapers, and others.
The findings reveal that consumer behavior is influenced by the boycott movement, particularly in terms of product and brand choices.
Consumers are largely influenced by their religious beliefs, cultural values, and ethnocentric views toward certain products.
Moreover, social media plays a significant role in disseminating information and supporting the boycott movement.
The economic impact analysis of the boycott includes the potential decline in sales and how companies respond to consumer pressure.
The extent to which this movement will affect Indonesia’s overall economy remains a subject of debate, although it may exert considerable pressure on targeted companies.
This study provides deeper insight into the complexity of the phenomena caused by the boycott campaign of Israeli products in Indonesia.
It is crucial to thoroughly consider both the economic impact and changes in consumer behavior at local and international levels.
Abstrak: Fokus penelitian ini adalah perilaku konsumen dan konsekuensi ekonomi dari kampanye boikot produk Israel di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis respons konsumen terhadap gerakan boikot yang tersebar di media sosial.
Data dikumpulkan dengan cara dokumentasi di perbagai platform informasi seperti buku, jurnal, laporan, majalah, koran, dan lain sebagainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen dipengaruhi oleh gerakan boikot, terutama dalam hal memilih produk dan merek.
Konsumen banyak dipengaruhi oleh agama, budaya, dan pandangan etnosentris mereka tentang produk tertentu.
Selain itu, media sosial sangat penting untuk menyebarkan informasi dan mendukung gerakan boikot.
Selain itu, analisis dampak ekonomi gerakan boikot mencakup potensi penurunan penjualan dan bagaimana perusahaan menanggapi tekanan konsumen.
Bagaimana gerakan ini akan berdampak pada ekonomi Indonesia secara keseluruhan masih diperdebatkan, meskipun dapat menempatkan tekanan besar pada perusahaan yang menjadi sasaran.
Dengan penelitian ini, kita dapat lebih memahami lebih lanjut tentang kompleksitas fenomena yang disebabkan oleh kampanye boikot produk Israel di Indonesia.
Sangat penting untuk mempertimbangkan dampak ekonomi dan perubahan perilaku konsumen secara menyeluruh, baik di tingkat lokal maupun internasional.
Related Results
Analisis Perilaku Konsumen Islam Terhadap Boikot Produk Israel
Analisis Perilaku Konsumen Islam Terhadap Boikot Produk Israel
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumen Islam terhadap boikot produk Israel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan dan literatur...
BOIKOT PRODUK ISRAEL DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
BOIKOT PRODUK ISRAEL DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Kontroversi terkait pemboikotan produk Israel dalam pandangan hukum Islam. Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina atas...
Hukum Boikot Barangan Israel Berdasarkan kepada Fiqh Al-Jihad
Hukum Boikot Barangan Israel Berdasarkan kepada Fiqh Al-Jihad
This study is to determine the law to the boycott of Israeli goods based on the discipline of jihad fi sabilillah. The boycott of Israeli goods is a campaign to avoid purchasing pa...
Call for Boycott of Pro-Israel Products in MUI Fatwa: An Analysis of Tafsīr Maqaṣidi
Call for Boycott of Pro-Israel Products in MUI Fatwa: An Analysis of Tafsīr Maqaṣidi
This research analyzes the call to boycott Israeli products issued by the Indonesian Ulema Council (MUI) from the perspective of maqāṣidic exegesis (tafsīr maqaṣidi). The maqāṣidic...
Teori Konsumsi Islam: Implementasi Produk Boikot
Teori Konsumsi Islam: Implementasi Produk Boikot
Tulisan ini membahas konsep konsumsi dalam perspektif ekonomi Islam yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan jasmani, tetapi juga mengintegrasikan dimensi etika, spir...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...
PENGARUH FAKTOR PRIBADI DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MENGGUNAKAN PRODUK KOSMETIK NATASHA PADA KLINIK KECANTIKAN NATASHA SKIN CARE DI KOTA PALU
PENGARUH FAKTOR PRIBADI DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MENGGUNAKAN PRODUK KOSMETIK NATASHA PADA KLINIK KECANTIKAN NATASHA SKIN CARE DI KOTA PALU
Tujuan dari penelitian ini adalah (1). Untuk menganalisis faktor pribadi dan faktor psikologis secara serempak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen menggunakan produk...

